Terupdate

Memanfaatkan Pekarangan Rumah Menjadi Lahan Produktif

332
×

Memanfaatkan Pekarangan Rumah Menjadi Lahan Produktif

Sebarkan artikel ini

Labura, snipernew.id – Pekarangan adalah sebidang tanah yang ada di sekitar rumah tinggal tampak bagian depan, belakang, maupun samping dan jelas batas-batasnya, karena letaknya disekitar rumah maka pekarangan mudah untuk dimanfaatkan oleh seluruh anggota keluarga dengan memanfaatkan waktu yang tersedia.

Pemanfaatan pekarangan adalah pekarangan yang dikelola secara terpadu dengan berbagai jenis tanaman, ternak dan ikan sehingga akan menjamin ketersediaan bahan pangan yang beranekaragam secara terus menerus guna pemenuhan gizi keluarga.

  Kerjasama Solid, Kanwil Kemenkumham Riau dan Kepolisian Berhasil Ungkap Kasus Narkoba

Menjalani aktivitas di rumah sebaiknya diisi dengan kegiatan yang produktif. Memanfaatkan pekarangan rumah menjadi sesuatu hal yang bermanfaat merupakan kegiatan yang bisa dijalani oleh anggota keluarga.

Pemanfaatan pekarangan rumah yang baik sebaiknya dikelola melalui pendekatan terpadu dengan mengintegrasikan berbagai jenis tanaman ataupun ternak. Ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan bahan pangan secara terus menerus. Namun, jika halaman tidak hanya enak dipandang dan ingin memberikan manfaat, pemilik bisa menanam tanaman bunga sekaligus tanaman pangan.

  Banjir Tidak Menghalangi Aktivitas Warga 

Cara ini terbilang efektif. Pasalnya, tanaman bunga bisa mengusir hama tanaman pangan. Bila ingin lebih beragam, bisa diintegrasikan dengan memelihara hewan ternak, seperti ayam atau ikan. Limbah organik yang dihasilkan dari tanaman maupun hewan ternak, bisa diolah kembali menjadi kompos.

Memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga

  Kabag OPS Polres Kepulauan Meranti Pimpin Patroli KRYD dan Presisi Antisipasi C3

Menciptakan lingkungan yang hijau

Meningkatkan kemampuan keluarga dalam memanfaaatkan pekarangan

Untuk dapat memaksimalkan dalam pemanfaatan pekarangan rumah, pemilik sebaiknya memerhatikan baik-baik dalam pemilihan komoditas tanaman pangan atau tanaman hias yang akan ditanam. Hal ini sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan keluarga, segmen pasar jika tanaman akan dipasarkan, tingkat kesukaan atau hobi, luasan lahan, serta kondisi lingkungan, Senin (1/7/2024).Kamidi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *