Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita DaerahBerita Investigasi

Masyarakat Heboh Omongi Soal Dana TPG IV Tahun 2024 Belum Cair, Kursi Sekda Diduduki Pejabat Punya Rekam Jejak Kinerja Buruk

632
×

Masyarakat Heboh Omongi Soal Dana TPG IV Tahun 2024 Belum Cair, Kursi Sekda Diduduki Pejabat Punya Rekam Jejak Kinerja Buruk

Sebarkan artikel ini

SERGAI, – Snipernew.id.

Kabu­pat­en Ser­dang Beda­gai (Ser­gai) yang memi­li­ki mot­to “Tanah Bertu­ah Negeri Bera­dat” dalam sem­i­ng­gu ini dihe­bohkan den­gan beri­ta-beri­ta ten­tang dana Tun­jan­gan Pro­fe­si guru (TPG) tri­wu­lan IV, Okto­ber – Naovem­ber-Desem­ber 2024 yang belum dicairkan hing­ga Juni 2025. Ham­pir semua kalan­gan masyarakat saat ini di Ser­gai, baik di seko­lah, warung kopi, rumah makan, kan­tor-kan­tor pemer­in­tah dan para abang bet­tor, turut mem­ba­has ten­tang dana TPG Tri­wu­lan IV tahun 2024 tidak cair.
“Masalah keter­lam­bat­an penyalu­ran dana TPG Tri­wu­lan IV tahun 2024 lebih kurang Rp.20 Mili­yar dan kini dike­tahui secara luas bah­wa dana TPG Tri­wu­lan IV itu lebih kurang Rp.5 Mili­yar belum cair, sebut Rah­mat, war­ga Keca­matan Per­baun­gan, Kamis (12/6/2025), ini salah satu buk­ti buruknya kin­er­ja Kadis Pen­didikan Ser­gai Suwan­to Nasu­tion dan Sekre­taris Agus Sal­im Berutu.

  Wakil Gubernur Viktor Mailangkay: “Sulut Bermazmur” Teguhkan Iman dan Persaudaraan Umat

Kini Suwan­to Nasu­tion malah diberikan peng­har­gaan dari buruknya kin­er­janya di Dinas PUPR Ser­gai dan Dinas Pen­didikan Ser­gai, beru­pa pro­mosi jabatan untuk men­dudu­ki kur­si Sek­da. “Ini sung­guh luar biasa, semoga tidak banyak kepala dinas yang kin­er­janya buruk mem­per­oleh pro­mosi jabatan lebih baik, kare­na dikhawatirkan kehar­mon­isan Bupati Ser­gai dan Wak­il Ser­gai sela­ma ini dike­tahui baik, eh tiba-tiba retak alias pec­ah kongsi.Ia berharap Bupati Ser­gai lebih jeli dalam memil­ih orang untuk men­dudu­ki kur­si Sek­da, tidak sekedar meng­han­dalkan pandai lobi, tapi secara admin­is­trasi dan ilmu pemer­in­ta­han harus juga mumpuni sehing­ga posisi roda pemer­in­ta­han ini bisa ber­jalan jauh lebih baik dari sebelum­nya. Ungkap Rah­mat mengin­gatkan.

  GPIB PEDULI Bencana Banjir di Sumatera

Kejatisu Dim­inta Usut Dana TPG Tahun 2024

Ket­ua Front Komu­ni­tas Indone­sia Satu (FKI‑1) Kabu­pat­en Ser­dang Beda­gai (Ser­gai), M.Nur Bawean didampin­gi Sekre­taris Aziz Tan­jung, Kamis (12/6/2025) secara tegas mem­inta kepa­da Kejatisu untuk melakukan pemerik­saaan ter­hadap Kepala Dinas Pen­didikan Ser­gai, Sekre­taris Pen­didikan Ser­gai, Kepala Badan Pen­gelo­laan Keuan­gan dan Asset Daer­ah (BPKAD) Ser­gai, para Kor­wil di Keca­matan dan para guru pener­i­ma maupun yang belum ter­i­ma dana TPG tahun 2024 di Ser­gai, seba­gaimana dise­butkan oleh Sekre­taris Dis­dik Ser­gai Agus Sal­im Berutu pada Rabu (11/6/2025) di media online, bah­wa 1540 orang guru sudah mener­i­ma dana TPG Tri­wu­lan IV, tahun 2024 den­gan jum­lah uang yang ditrans­fer lebih kurang Rp. 20 Mili­yar.
Sedan­gkan 458 orang guru lagi belum mener­i­ma dana TPG Tri­wu­lan IV tahun 2024, den­gan jum­lah uang lebih kurang Rp.5 Mili­yar. Masalah terse­but kami minta Kejatisu turun tan­gan dan men­gusut­nya hing­ga tun­tas ke akar-akarnya. sebut M.Nur.
“Melakukan penun­daaan pem­ba­yaran TPG meru­pakan salah satu per­bu­atan melang­gar hukum dan merugikan para guru. Per­bu­atan terse­but dini­lai berten­tan­gan den­gan Undang-Undang Nomor 41 tahun 2009 ten­tang Tun­jan­gan Pro­fe­si Guru dan Dosen,Tunjangan Khusus Guru dan ser­ta Tun­jan­gan Kehor­matan Pro­fe­sor, Per­at­u­ran Menteri Pen­didikan dan Kebu­dayaan Nomor 12 tahun 2017 ten­tang Petun­juk Tek­nis Penyalu­ran Tun­jan­gan Pro­fe­si, Tun­jan­gan khusus dan tam­ba­han peng­hasi­lan guru Pegawai Negeri sip­il Daerah.”jelas M.Nur.

  Diduga Mangkrak, Kepsek SMKN 2 Payak Kumang: Bukan Bangunan Sekolah, ini Milik D Anggota DPRD

BT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *