Pasaman, SniperNew.id — Polemik AY oknum Camat Duo Koto, Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat yang disinyalir kerap mangkir kerja (Masuk Kantor). Telah ditelusuri pihak Tata Pemerintahan Daerah Kabupaten Pasaman, Jumat (21/02/2025).
Untuk hasil penelusuran lapangan yang telah dilakukan Bidang Tata Pemerintahan tersebut telah diserahkan ke BKPSDM Pasaman.
Hal itu, dijelaskan Afnita Kabag Tapem Daerah Kabupaten Pasaman saat dikomfirmasi melalui panggilan WhastAap, pada
(19/2/2025).
“Kami sudah cek kelapangan, kami juga sudah memanggil berbagai pihak untuk menggali informasi terkait berita dimedia masa yang menyebutkan AY oknum Camat Duo Koto yang sering mangkir kerja,” terangnya.
“Hanya AY yang tidak menghadiri panggilan kami, dan untuk hasilnya sudah kami serahkan berupa laporan ke pihak BKPSDM,” ungkap Afnita.
Terpisah, Joko Rifanto kepala BKPSDM daerah Kabupaten Pasaman menyebut akan merapatkan hal terkait serta membenarkan jika laporan tersebut sudah ia terima.
“Akan dirapatkan dulu pak, kemarin baru turun laporan dari Asisten 1,” ungkap Joko Rifanto saat di komfirmasi paa kamis (20/2/2025).
Informasi AY oknum Camat yang suka mangkir kerja ini memang sudah menjadi perbincangan ditengah tengah masyarakat.
Terbaru, bahkan dia tidak menghadiri acara Musrembang di Kecamatannya Duo Koto yang ia pimpin. Hal ini, juga membuat Rona Rezki, SH., salah satu anggota DPRD Kabupaten Pasaman yang menghadiri kegiatan itu jadi geram.
Masyarakat tentu sangat menambakan tauladan yang baik dari ASN apa lagi sosok Camat yang semestinya dapat memberikan contoh dan tauladan yang baik untuk bawahan dan masyarakat pada umumnya.
Salah seorang masyarkat di Lubuk Sikaping yang enggan disebut namanya, mengatakan peristiwa ini mungkin hanya 1 dari puluhan peristiwa kelalaian yang dilakukan ASN, dan kita berharap para pihak terkait tidak menyalah gunakan kekompakan dan korsanya dalam penegakan disiplin ASN.
“Kita tau ada semacam korsa dalam tubuh sebagian pejabat pejabat ini, tapi saya yakin mereka tidak akan merusak institusi dan gelar pendidikannya untuk melindungi kesalahan,” tutupnya.
(Ade Putra)











