Berita Investigasi

Ketegasan dan Keseriusan Pemkab Pasaman Penanganan Camat Duo Koto Bandel Diragukan

203
×

Ketegasan dan Keseriusan Pemkab Pasaman Penanganan Camat Duo Koto Bandel Diragukan

Sebarkan artikel ini

Pasaman, SniperNew,id – 21/02/2025 Polemik AY Camat Duo Koto yang disinyalir kerap mangkir kerja telah ditelusuri pihak Tata Pemerintahan Daerah Kabupaten Pasaman. Untuk hasil penelusuran lapangan yang telah dilakukan bidang Tata Pemerintahan tersebut telah diserahkan ke BKPSDM.

Hal itu dijelaskan Afnita kabag Tapem Daerah Kabupaten Pasaman saat dikomfirmasi melalui panggilan Whast Aap,
19/2/2025.

“Kami sudah cek kelapangan, kami juga sudah memanggil berbagai pihak untuk menggali informasi terkait berita dimedia masa yang menyebutkan AY Camat Duo Koto yang sering mangkir kerja. Hanya AY yang tidak menghadiri panggilan kami, dan untuk hasilnya sudah kami serahkan berupa laporan ke pihak BKPSDM, ungkap Afnita.

  Potong Pajak Dua Kali, Pembangunan Bantaran Sungai dan Normalisasi Muara Desa Reugemuk Diduga Sarat Penyimpangan

Terpisah Joko Rifanto kepala BKPSDM Kabupaten Pasaman menyebut akan merapatkan hal terkait serta membenarkan jika laporan tersebut sudah ia terima.

“Akan dirapatkan dulu pak, kemarin baru turun laporan dari asisten 1, ungkap Joko Rifanto saat di komfirmasi kamis 20/2/2025.

Informasi AY oknum Camat yang suka mangkir kerja ini memang sudah menjadi perbincangan ditengah tengah masyarakat, terbaru bahkan dia tidak menghadiri acara musrembang di kecamatan Duo Koto yang ia pimpin, hal ini juga membuat Rona Rezki,SH anggota DPRD Kabupaten Pasaman yang menghadiri kegiatan itu jadi geram.

  Dana Desa Sukadana diduga Sarat Penyimpangan, Kades Blokir Nomor Wartawan Media ini!

Masyarakat tentu sangat menambakan tauladan yang baik dari ASN apa lagi sosok Camat yang semestinya dapat memberikan contoh dan tauladan yang baik untuk bawahan dan masyarakat pada umumnya.

  Kuat Dugaan SPBN Pesaguan Tidak Tersentuh Hukum Aph Ketapang

Salah seorang masyarat di Lubuk Sikaping yang enggan di sebut namanya, ”
mengatakan peristiwa ini mungkin hanya 1 dari puluhan peristiwa kelalaian yang dilakukan ASN, dan kita berharap para pihak terkait tidak menyalah gunakan kekompakan dan korsanya dalam penegakan disiplin ASN.

“Kita tau ada semacam korsa dalam tubuh sebagian pejabat pejabat ini, tapi saya yakin mereka tidak akan merusak institusi dan gelar pendidikannya untuk melindungi kesalahan, tutupnya.

(Ade Putra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *