Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Lokakarya Mini UPTD Puskesmas Kotabumi II: Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Kesehatan Masyarakat, Babinkamtibmas Turut Hadir

309
×

Lokakarya Mini UPTD Puskesmas Kotabumi II: Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Kesehatan Masyarakat, Babinkamtibmas Turut Hadir

Sebarkan artikel ini

Kotabu­mi, SniperNew.id — Suasana seder­hana namun penuh seman­gat ter­li­hat di sebuah bal­ai ter­bu­ka, saat UPTD Puskesmas Kotabu­mi II Keca­matan Kotabu­mi, Kabu­pat­en Lam­pung Utara, mengge­lar Lokakarya Mini Tribu­lanan Lin­tas Sek­tor.

Acara terse­but berlang­sung Selasa siang, 26 Agus­tus 2025, dan men­da­p­at antu­si­asme dari para peser­ta yang hadir, baik dari unsur masyarakat, perangkat desa, maupun unsur kea­manan.

Dari pan­tauan dan infor­masi yang dihim­pun SniperNew.id melalui ung­ga­han akun media sosial res­mi salah satu peja­bat setem­pat, Marya­di Muchtar, kegiatan ini ber­jalan den­gan khid­mat. Ia menuliskan cap­tion singkat namun penuh seman­gat:

Kegiatan Lokakarya Mini UPTD Puskesmas Kotabu­mi II. Tetap seman­gat jan­gan lupa baha­gia.”

Ung­ga­han terse­but pun ramai men­da­p­atkan respons war­ganet, ter­li­hat dari 15 tan­da suka, 16 komen­tar, dan sejum­lah dukun­gan posi­tif yang dit­ing­galkan di kolom komen­tar. Seba­gian besar komen­tar mem­berikan doa, seman­gat, hing­ga uca­pan sela­mat kepa­da para peser­ta lokakarya.

Lokakarya Mini Tribu­lanan meru­pakan agen­da rutin Puskesmas yang bertu­juan untuk meningkatkan koor­di­nasi lin­tas sek­tor dalam men­dukung pro­gram kese­hatan masyarakat.

Di Keca­matan Kotabu­mi II, kegiatan ini meny­oroti berba­gai isu kese­hatan seper­ti:

1. Pen­ingkatan kual­i­tas layanan kese­hatan masyarakat desa.

2. Koor­di­nasi lin­tas sek­tor antara tena­ga kese­hatan, aparat kea­manan, perangkat desa, dan unsur masyarakat.

3. Pence­ga­han penyak­it menu­lar maupun tidak menu­lar melalui sosial­isasi pola hidup sehat.

  Truk Terperosok di Tanjakan Pamulang, Lalu Lintas Macet Parah Rabu Pagi

4. Eval­u­asi pro­gram-pro­gram kese­hatan sebelum­nya yang telah dilak­sanakan oleh UPTD Puskesmas Kotabu­mi II.

 

Dalam lokakarya kali ini, ter­li­hat jelas seman­gat keber­samaan. Para peser­ta yang duduk berje­jer di meja uta­ma, men­ge­nakan paka­ian batik war­na-warni, mem­berikan suasana hangat nan akrab.

Yang menarik per­ha­t­ian adalah kehadi­ran Babinkamtib­mas setem­pat. Aparat kepolisian yang bertu­gas di desa terse­but tam­pak duduk di kur­si barisan depan den­gan ser­agam dinas lengkap, turut meny­i­mak seti­ap sesi diskusi yang dige­lar.

Kehadi­ran Babinkamtib­mas ini bukan sekadar for­mal­i­tas. Ia berper­an seba­gai unsur penga­man sekali­gus mitra Puskesmas dalam memas­tikan pro­gram kese­hatan dap­at ber­jalan lan­car di ten­gah masyarakat. Dukun­gan dari aparat kea­manan mem­berikan pesan bah­wa kese­hatan dan ketert­iban sosial ber­jalan seir­ing.

Babinkamtib­mas tidak hanya fokus pada kea­manan, tetapi juga men­dukung kegiatan sosial dan kese­hatan. Den­gan adanya sin­er­gi ini, masyarakat merasa lebih ter­lin­dun­gi dan nya­man mengiku­ti kegiatan,” ujar salah satu peser­ta yang hadir.

Suasana Acara: Hangat, Seder­hana, dan Bermak­na Foto-foto yang diung­gah mem­per­li­hatkan suasana san­tai namun serius. Sebuah meja pan­jang den­gan taplak mer­ah marun ter­ta­ta rapi, dihi­asi botol minu­man dan berkas doku­men. Di samp­ingnya, sebuah proyek­tor menampilkan materi paparan, menam­bah kesan pro­fe­sion­al meskipun acara berlang­sung di bal­ai ter­bu­ka seder­hana den­gan peman­dan­gan sawah dan rumah war­ga di belakangnya.

Para nara­sum­ber tam­pak bergant­ian menyam­paikan pema­paran. Beber­a­pa peser­ta ter­li­hat sibuk men­catat, semen­tara yang lain fokus meny­i­mak.

Uniknya, mes­ki suasana for­mal terasa, ung­ga­han Marya­di Muchtar menekankan sisi “baha­gia”. Pesan singkat “tetap seman­gat jan­gan lupa baha­gia” men­ja­di pengin­gat bah­wa kegiatan sosial dan kese­hatan tidak selalu harus kaku, melainkan juga harus mem­bawa kegem­bi­raan.

  Propam Polres Pekalongan Laksanakan Waskat Personil PH Pagi

Respons War­ganet: Dari Seman­gat Hing­ga Can­daan

Kolom komen­tar ung­ga­han ini men­ja­di buk­ti bah­wa kegiatan lokal semacam ini juga mam­pu menarik per­ha­t­ian di media sosial.

Beber­a­pa komen­tar yang muncul di antaranya:

“Sela­mat sore kk ku,” tulis Rosa­di Wiji Adam.

“Man­tap jiwo ❤️,” tam­bah Hardiyan­to Yan­to.

“Baha­gia selalu donk,” sam­bung Agus Sandimin.

“Salam seman­gat kak,” komen­tar Wagiyem.

Bahkan ada pula yang menut­up den­gan sapaan, “Sela­mat mlm pak,” tulis Her­dianto Amba Karaeng.

Marya­di Muchtar pun mem­balas seti­ap komen­tar den­gan ramah, menun­jukkan inter­ak­si posi­tif antara peja­bat dan masyarakat. Kehangatan ini mem­bu­at ung­ga­han seder­hana men­ja­di viral kecil di lingkup lokal, mem­buk­tikan bah­wa kegiatan berba­sis masyarakat tetap mam­pu mem­ban­gun engage­ment di dunia dig­i­tal.

Lokakarya Mini ini men­ja­di con­toh nya­ta bah­wa kese­hatan masyarakat tidak bisa berdiri sendiri. Puskesmas seba­gai ujung tombak pelayanan kese­hatan dasar mem­bu­tuhkan dukun­gan dari berba­gai pihak, ter­ma­suk aparat kea­manan, tokoh masyarakat, perangkat desa, hing­ga par­tisi­pasi war­ga.

Menu­rut sejum­lah nara­sum­ber yang hadir, masalah kese­hatan ser­ing kali berkai­tan den­gan fak­tor sosial, budaya, dan kea­manan. Mis­al­nya, upaya vaksi­nasi akan ber­jalan lan­car jika didukung oleh rasa aman dan keper­cayaan masyarakat. Di sini­lah per­an lin­tas sek­tor men­ja­di san­gat pent­ing.

Mak­na di Balik Slo­gan: “Tetap Seman­gat Jan­gan Lupa Baha­gia” Kali­mat seder­hana yang dit­ulis Marya­di Muchtar sejatinya menggam­barkan filosofi pelayanan pub­lik. Dalam meng­hadapi berba­gai tan­ta­n­gan kese­hatan, seman­gat harus tetap dija­ga. Namun di balik semua ker­ja keras, keba­ha­giaan juga tidak boleh dilu­pakan.

Seman­gat tan­pa keba­ha­giaan bisa menim­bulkan kejenuhan. Seba­liknya, keba­ha­giaan tan­pa seman­gat tidak akan meng­hasilkan peruba­han berar­ti. Kese­im­ban­gan ked­u­anya men­ja­di modal uta­ma dalam melayani masyarakat.

  Ratusan Muslimat NU Sambut Calon Bupati & Calon Wakil Bupati Rapi Pasangan Nomor Urut 4

Ung­ga­han kegiatan Lokakarya Mini UPTD Puskesmas Kotabu­mi II ini menun­jukkan bagaimana sebuah kegiatan lokal dap­at men­ja­di kon­ten posi­tif dan trend­ing di media sosial.

Di ten­gah maraknya infor­masi negatif, hoaks, dan perde­batan panas di jagat maya, hadirnya postin­gan seper­ti ini mem­beri war­na berbe­da: seder­hana, penuh mak­na, dan mem­ban­gun opti­misme.

Den­gan terse­leng­garanya Lokakarya Mini ini, dihara­p­kan:

1. Koor­di­nasi lin­tas sek­tor semakin sol­id, teruta­ma antara tena­ga medis, aparat kea­manan, dan perangkat desa.

2. Pro­gram kese­hatan masyarakat lebih efek­tif, baik dalam pence­ga­han maupun penan­ganan masalah kese­hatan.

3. Masyarakat lebih aktif berpar­tisi­pasi, sehing­ga pro­gram yang dijalankan benar-benar menyen­tuh kebu­tuhan riil di lapan­gan.

4. Kegiatan seru­pa bisa men­ja­di inspi­rasi bagi keca­matan lain di Lam­pung Utara maupun daer­ah lain di Indone­sia.

Lokakarya Mini UPTD Puskesmas Kotabu­mi II bukan sekadar agen­da rutin, melainkan wujud nya­ta kolab­o­rasi lin­tas sek­tor untuk kese­hatan masyarakat. Kehadi­ran Babinkamtib­mas, dukun­gan masyarakat, hing­ga inter­ak­si hangat di media sosial, men­jadikan kegiatan ini lebih dari sekadar rap­at – tetapi momen­tum mem­ban­gun keber­samaan.

Seper­ti pesan Marya­di Muchtar yang kini viral kecil di dunia maya:

“Tetap seman­gat, jan­gan lupa baha­gia.”

Pesan yang seder­hana, namun men­gan­dung mak­na men­dalam: bah­wa ker­ja keras, sin­er­gi, dan keber­samaan harus selalu diirin­gi den­gan keba­ha­giaan. Kare­na hanya den­gan hati yang baha­gia, pengab­di­an kepa­da masyarakat akan ber­jalan tulus dan penuh man­faat.

Reporter: Tim SniperNew.id
Selasa, 26 Agus­tus 2025
Kotabu­mi, Lam­pung Utara

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *