Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Kubur Apa Adanya, “Wasiat Ayah yang Bikin Tukang Nisan Angkat Alis”

249
×

Kubur Apa Adanya, “Wasiat Ayah yang Bikin Tukang Nisan Angkat Alis”

Sebarkan artikel ini

Aceh, SniperNew.id — Jumat (14/11/2025) Sebuah ung­ga­han di media sosial Threads oleh akun berna­ma Zoelfick menarik per­ha­t­ian war­ganet sete­lah ia mem­bagikan kem­bali wasi­at ayah­nya men­ge­nai ben­tuk makam yang seder­hana tan­pa orna­men berlebih.

  Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Cipatat Disetop Usai Temuan Praktik Cuci Nampan Tak Higienis

Dalam ung­ga­han­nya, Zoelfick menuliskan pesan men­di­ang ayah­nya:
“Nan­ti, saat bapak mening­gal, jan­gan dipoles-poles kubu­ran bapak. Cukup batu jadi tan­da ada bapak­mu di sana. Jan­gan ada peng­ha­lang air hujan turun dari lan­git.”

Menu­rut Zoelfick, adiknya yang berkun­jung ke Aceh sem­pat men­datan­gi makam sang ayah untuk memas­tikan bah­wa wasi­at terse­but tetap dipatuhi. Ia menyam­paikan bah­wa makam ayah­nya masih ter­awat secara seder­hana tan­pa tam­ba­han ban­gu­nan apa pun.

  Mama Maria, Pemandu Lokal Flores yang Fasih Bahasa Inggris Bikin Wisatawan Kagum

Ung­ga­han terse­but kemu­di­an men­da­p­at berba­gai tang­ga­pan. Salah satu peng­gu­na, nurlinaaulia123, menautkan komen­tar bah­wa keseder­hanaan makam juga sesuai den­gan ajaran Rasu­l­ul­lah, yang men­yarankan agar makam tidak diban­gun ting­gi.

Semen­tara itu, seo­rang peng­gu­na lain, selawa­hakhiri­ah, mencer­i­takan pen­gala­man seru­pa. Ia men­gaku mengiku­ti wasi­at almarhum ayah­nya untuk mem­bu­at makam seseder­hana mungkin, hanya den­gan batu nisan tan­pa ban­gu­nan tam­ba­han.

  Wakil Bupati Berharap Dapat Meningkatkan Aksesibilitas, Kualitas, dan Elisensi Layanan Kesehatan

Ia menye­but sem­pat ada pihak yang mem­protes, namun kelu­ar­ga tetap berpe­gang pada pesan sang ayah. Bahkan, menu­rut­nya, kini pen­gu­rus makam di daer­ah­nya men­er­ap­kan atu­ran yang mewa­jibkan semua makam meng­gu­nakan nisan seder­hana tan­pa ban­gu­nan tam­ba­han.

Ung­ga­han dan diskusi terse­but kem­bali men­gangkat top­ik keseder­hanaan dalam pemaka­man, yang ser­ing kali men­ja­di perbin­can­gan di ten­gah masyarakat, teruta­ma dalam kon­teks men­ja­ga kesa­ha­jaan sesuai keyak­i­nan dan tra­disi kelu­ar­ga.

kuti­pan: (Iskan­dar).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *