Berita Daerah

Kubur Apa Adanya, “Wasiat Ayah yang Bikin Tukang Nisan Angkat Alis”

270
×

Kubur Apa Adanya, “Wasiat Ayah yang Bikin Tukang Nisan Angkat Alis”

Sebarkan artikel ini

Aceh, SniperNew.id — Jumat (14/11/2025) Sebuah unggahan di media sosial Threads oleh akun bernama Zoelfick menarik perhatian warganet setelah ia membagikan kembali wasiat ayahnya mengenai bentuk makam yang sederhana tanpa ornamen berlebih.

Dalam unggahannya, Zoelfick menuliskan pesan mendiang ayahnya:
“Nanti, saat bapak meninggal, jangan dipoles-poles kuburan bapak. Cukup batu jadi tanda ada bapakmu di sana. Jangan ada penghalang air hujan turun dari langit.”

  Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Cipatat Disetop Usai Temuan Praktik Cuci Nampan Tak Higienis

Menurut Zoelfick, adiknya yang berkunjung ke Aceh sempat mendatangi makam sang ayah untuk memastikan bahwa wasiat tersebut tetap dipatuhi. Ia menyampaikan bahwa makam ayahnya masih terawat secara sederhana tanpa tambahan bangunan apa pun.

Unggahan tersebut kemudian mendapat berbagai tanggapan. Salah satu pengguna, nurlinaaulia123, menautkan komentar bahwa kesederhanaan makam juga sesuai dengan ajaran Rasulullah, yang menyarankan agar makam tidak dibangun tinggi.

  Mama Maria, Pemandu Lokal Flores yang Fasih Bahasa Inggris Bikin Wisatawan Kagum

Sementara itu, seorang pengguna lain, selawahakhiriah, menceritakan pengalaman serupa. Ia mengaku mengikuti wasiat almarhum ayahnya untuk membuat makam sesederhana mungkin, hanya dengan batu nisan tanpa bangunan tambahan.

Ia menyebut sempat ada pihak yang memprotes, namun keluarga tetap berpegang pada pesan sang ayah. Bahkan, menurutnya, kini pengurus makam di daerahnya menerapkan aturan yang mewajibkan semua makam menggunakan nisan sederhana tanpa bangunan tambahan.

  Wakil Bupati Berharap Dapat Meningkatkan Aksesibilitas, Kualitas, dan Elisensi Layanan Kesehatan

Unggahan dan diskusi tersebut kembali mengangkat topik kesederhanaan dalam pemakaman, yang sering kali menjadi perbincangan di tengah masyarakat, terutama dalam konteks menjaga kesahajaan sesuai keyakinan dan tradisi keluarga.

kutipan: (Iskandar).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *