Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Komite Perjuangan Pemekaran Daerah Otonom Baru Gelar FGD Bahas Peluang Rumbai Menjadi Daerah Otonom Baru

558
×

Komite Perjuangan Pemekaran Daerah Otonom Baru Gelar FGD Bahas Peluang Rumbai Menjadi Daerah Otonom Baru

Sebarkan artikel ini

Pekan­baru, SniperNew.id — Komite Per­juan­gan Pemekaran Daer­ah Otonom Baru (KPP-DOB) men­gadakan Focus Group Dis­cus­sion (FGD) untuk mem­ba­has pelu­ang Rum­bai men­ja­di daer­ah otonom baru. Acara yang berta­juk “Menat­ap Pelu­ang Rum­bai Menu­ju Daer­ah Otonom Baru” ini dilak­sanakan pada Ming­gu, 3 Novem­ber 2024, pukul 15.00 WIB, bertem­pat di Hotel Mutiara Marde­ka, Jalan Yos Sudar­so, Pekan­baru.

  Kabel Listrik Turun hingga 2,5 Meter di Pekon Margakaya, Warga Resah-Ketua Umum LSM HAMMER Desak PLN Pringsewu Bertindak

Beber­a­pa nara­sum­ber yang hadir untuk mem­berikan pan­dan­gan mere­ka dalam FGD ini antara lain:

Abdul Wahid, S. Pdi. M.Si

Dr. Intsi­awati Ayus, SH., MH

Dr. Tau­fik Arrakhman, SH., MH

Dr. Ram­li Walid, SE., M. Si

Dr. Tau­fik Arrakhman SH. MH seba­gai tokoh Rum­bai men­gatakan “hari ini adalah momen pent­ing dan bert­er­i­makasih kepa­da forum ini yang telah men­gun­dang saya, rum­bai sudah per­lu pun­ya seko­lah bertaraf nasion­al dan inter­na­sion­al, pemer­ataan pem­ban­gu­nan, teruta­ma rumah sak­it di rum­bai. Oleh kare­na itu pemekaran san­gat diper­lukan untuk rum­bai. Untuk lebih lan­jut­nya akan dilan­jutkan oleh calon waliko­ta kita Dr. Intsi­awati Ayus, SH., MH” ucap tau­fik.

  Air Mata Perantau Saat Aceh Tamiang Tenggelam

Dr. Intsi­awati ayus mema­parkan beber­a­pa keten­tu­an berdasarkan undang undang berna­ma undang-undang otono­mi daer­ah (ODB) rum­bai harus masuk dalam polek­nas agar dap­at bisa diper­juangkan.

Syarat kap­a­sitas tim kajian untuk selan­jut­nya men­ja­di bahan per­tim­ban­gan pemer­in­tah pusat ter­hadap DOB, Admin­is­tratif (pasal 37 UU Pem­da), kata beli­au pemekaran ini Per­lu sam­pai ke polek­nas, dan mele­wati pro­leg­da (pro­gram leg­is­latif daer­ah) dahu­lu, pem­ben­tukan ran­can­gan undang-undang otonom daer­ah rum­bai, Yuridis per­lu terususun den­gan baik oleh ket­ua.

Per­syaratan-per­syaratan dasar kewil­aya­han dan per­syaratan admin­is­trasi usu­lan pem­ben­tukan daer­ah per­siaoan dini­lai oleh pemer­in­tah pusat.

  Viral Kondisi Kota Kuala Simpang Tuai Sorotan Publik

FGD ini dihara­p­kan dap­at mem­berikan wawasan yang lebih men­dalam dan menyelu­ruh men­ge­nai berba­gai aspek yang per­lu diper­tim­bangkan dalam pros­es pemekaran Rum­bai seba­gai daer­ah otonom baru. Ket­ua KPP-DOB, Buya Afrizal, men­gungkap­kan bah­wa FGD ini adalah langkah awal yang pent­ing untuk mengi­den­ti­fikasi poten­si dan tan­ta­n­gan yang mungkin dihadapi dalam pros­es pemekaran.

Melalui perte­muan ini, dihara­p­kan ada langkah konkret yang dap­at diam­bil untuk mewu­jud­kan aspi­rasi masyarakat Rum­bai yang men­dambakan daer­ah otonom baru. KPP-DOB men­gu­cap­kan ter­i­ma kasih atas kehadi­ran dan par­tisi­pasi semua pihak yang men­dukung agen­da ini. (Ruli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *