Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Kirab Budaya PSI di Tegal Dihadiri Jokowi dan Kaesang, Ribuan Warga Padati Alun-Alun

157
×

Kirab Budaya PSI di Tegal Dihadiri Jokowi dan Kaesang, Ribuan Warga Padati Alun-Alun

Sebarkan artikel ini
Mantan Presiden RI ke-7 Joko Widodo bersama Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menyapa ribuan warga saat Kirab Budaya DPD PSI Kota Tegal di Alun-Alun Kota Tegal, Minggu (15/02).

TEGAL, SNIPERNEW.id  – Ming­gu pagi, 15 Feb­ru­ari 2026, suasana Kota Tegal, Jawa Ten­gah, tam­pak berbe­da dari biasanya. Sejak pukul 08.00 WIB, kawasan Jalan Pan­casi­la hing­ga Alun-Alun Kota Tegal dipa­dati ribuan war­ga yang datang untuk menyak­sikan Kirab Budaya yang dige­lar Dewan Pimp­inan Daer­ah (DPD) Par­tai Sol­i­dar­i­tas Indone­sia (PSI) Kota Tegal, Ming­gu (15/2/2026).

Berdasarkan lapo­ran di lapan­gan, masyarakat yang hadir tidak hanya berasal dari Kota Tegal, tetapi juga dari sejum­lah daer­ah sek­i­tar. Mere­ka mema­dati sep­a­n­jang rute kirab untuk menyak­sikan rangka­ian acara budaya sekali­gus kehadi­ran sejum­lah tokoh nasion­al.

Kehadi­ran Pres­i­den Repub­lik Indone­sia ke‑7 Joko Wido­do bersama Ket­ua Umum PSI Kae­sang Pan­garep men­ja­di per­ha­t­ian uta­ma dalam kegiatan terse­but. Saat ked­u­anya tampil dan menya­pa masyarakat dari pang­gung uta­ma, sorak sorai war­ga ter­den­gar mengge­ma di kawasan alun-alun. Banyak war­ga men­gangkat tele­pon genggam untuk mengabadikan momen terse­but.

  Berbagi Berkah Ramadhan, Ketum WLC Turun Langsung Pimpin Baksos di Tiga Titik Bandar Lampung

Kirab Budaya dibu­ka den­gan arak-arakan lima gunun­gan khas Tegal. Gunun­gan terse­but sarat mak­na filosofis yang melam­bangkan kemak­mu­ran, doa, dan rasa syukur masyarakat. Arak-arakan berlang­sung per­la­han diirin­gi musik tra­di­sion­al yang menam­bah kekhid­matan suasana pagi.

Selain itu, sejum­lah per­tun­jukan seni turut meme­ri­ahkan acara. Kesen­ian Kun­tu­lan tampil den­gan per­pad­u­an ger­ak dan ira­ma tra­di­sion­al yang energik. Per­tun­jukan Barong­sai juga men­ja­di daya tarik tersendiri, meng­hadirkan unsur keber­aga­man budaya yang hidup di ten­gah masyarakat Kota Tegal.

Penampi­lan Drum­band Can­ka Pad­man­a­ba dan Drum­band Srikan­di men­ja­di salah satu pun­cak acara. Har­moni rit­mis yang dita­mpilkan meme­ri­ahkan suasana dan mem­bangk­itkan seman­gat para peser­ta ser­ta penon­ton yang hadir.

Di sep­a­n­jang rute kirab, masyarakat tam­pak berbaur tan­pa sekat. Anak-anak, orang tua, pela­jar, peda­gang, hing­ga komu­ni­tas budaya berdiri berdampin­gan menyak­sikan jalan­nya acara. Sejum­lah war­ga men­gaku datang sejak pagi untuk men­da­p­atkan posisi strate­gis agar dap­at meli­hat lang­sung Joko Wido­do, yang sela­ma ini dike­nal den­gan gaya kepemimp­inan yang seder­hana dan dekat den­gan masyarakat.

  Evakuasi Penumpang dari Jembatan Kuta Blang Tiba dengan Aman Menggunakan Hiace

Selain menampilkan unsur budaya, kegiatan ini juga dini­lai memi­li­ki dimen­si poli­tik. Tampil­nya Joko Wido­do bersama Kae­sang Pan­garep di pang­gung PSI di Kota Tegal dipan­dang sejum­lah penga­mat seba­gai langkah strate­gis. Jawa Ten­gah sela­ma ini dike­nal seba­gai wilayah pent­ing dalam peta poli­tik nasion­al.

Mengge­lar kirab budaya berskala besar den­gan meng­hadirkan fig­ur nasion­al dini­lai bukan sekadar ser­e­moni, melainkan bagian dari kon­sol­i­dasi sim­bo­lik yang menyasar basis akar rumput.

Namun demikian, hing­ga beri­ta ini ditu­runk­an, belum ada keteran­gan res­mi dari pihak penye­leng­gara terkait tujuan poli­tik spe­si­fik dari kegiatan terse­but selain seba­gai kirab budaya dan ajang silat­u­rah­mi den­gan masyarakat.

Acara berlang­sung tert­ib den­gan penga­manan dari aparat setem­pat. Arus lalu lin­tas di sek­i­tar lokasi sem­pat dial­ihkan untuk men­dukung kelan­car­an kegiatan. Tidak dila­porkan adanya gang­guan berar­ti sela­ma pelak­sanaan kirab.

  Pelantikan Direktur Teknik PDAM Tegal, Air Bersih Jadi Fokus

Kegiatan ini juga men­ja­di ruang pro­mosi budaya lokal Kota Tegal. Gunun­gan khas daer­ah dan kesen­ian tra­di­sion­al yang dita­mpilkan mem­per­li­hatkan kekayaan budaya yang tetap lestari di ten­gah dinami­ka poli­tik nasion­al.

Di sisi lain, kehadi­ran tokoh nasion­al dalam kegiatan yang dis­e­leng­garakan par­tai poli­tik turut meman­tik per­ha­t­ian pub­lik men­ge­nai dinami­ka poli­tik men­je­lang agen­da poli­tik nasion­al men­datang.

Namun, secara umum kegiatan berlang­sung dalam nuansa budaya yang ken­tal dan par­tisi­pasi masyarakat yang ting­gi.

Kirab Budaya PSI di Kota Tegal terse­but mencer­minkan per­pad­u­an antara ekspre­si seni tra­di­sion­al dan aktiv­i­tas poli­tik mod­ern.

Ribuan war­ga yang hadir men­ja­di sak­si bagaimana ruang pub­lik diman­faatkan seba­gai ajang perte­muan antara tokoh nasion­al, par­tai poli­tik, dan masyarakat dalam suasana yang meri­ah namun tetap tert­ib.

Penulis: (Suwat­no).


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *