Jakarta, Sabtu 6 Juni 2025 — Akun resmi @Kiosked di platform sosial X (sebelumnya Twitter) mengunggah informasi penting bagi pelaku industri periklanan digital, khususnya yang bergerak di bidang iklan programatik. Dalam unggahan tersebut, Kiosked mempromosikan artikel blog terbarunya yang membahas secara mendalam perbedaan antara CPM (Cost Per Mille) dan RPM (Revenue Per Mille), serta bagaimana keduanya memengaruhi pendapatan situs web.
Unggahan tersebut berbunyi:
“Discover the differences between CPM and RPM in programmatic advertising and how they affect your website’s revenue in our latest blog post, #blogpost #programmaticadvertising #adtech #CPM #RPM”
Gambar Documen @Kiosked, Sabtu 06 Juni 2025.
Unggahan ini mengarahkan pengguna ke sebuah artikel blog edukatif yang disusun oleh tim Kiosked. Artikel tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada penerbit (publisher), pemasar digital, dan pelaku industri adtech mengenai dua metrik penting dalam periklanan programatik, yakni CPM dan RPM. Dijelaskan pula cara keduanya bekerja dan bagaimana penerbit dapat mengoptimalkan strategi monetisasi mereka.
Kiosked, sebuah perusahaan teknologi periklanan (adtech) yang dikenal dengan solusi iklan inovatif dan teknologi monetisasi situs web, merupakan pihak yang menerbitkan konten ini. Target audiens utama dari artikel ini adalah publisher, pengelola situs web, analis iklan, dan profesional pemasaran digital.
Informasi disebarkan melalui akun media sosial Kiosked di platform X (@Kiosked), dan tautan blog yang dibagikan merujuk ke situs resmi Kiosked tempat artikel tersebut dipublikasikan. Dengan strategi ini, Kiosked memanfaatkan media sosial sebagai kanal distribusi konten untuk menjangkau audiens lebih luas.
Unggahan tersebut dipublikasikan dalam beberapa hari terakhir, dan mendapat respons dari para pengikut akun yang terdiri dari profesional adtech dan pemilik bisnis digital. Artikel blog yang dipromosikan tersedia untuk diakses publik sejak waktu unggahan tersebut.
Topik mengenai CPM dan RPM penting untuk dipahami karena keduanya berpengaruh langsung terhadap pendapatan yang dihasilkan oleh publisher melalui iklan digital. CPM menggambarkan biaya per seribu tayangan yang dibayarkan oleh pengiklan, sedangkan RPM menunjukkan pendapatan per seribu tayangan yang diterima oleh publisher. Pemahaman yang tepat terhadap dua metrik ini membantu pengelola situs mengidentifikasi cara meningkatkan performa iklan dan memaksimalkan penghasilan dari trafik mereka.
Untuk membaca artikel lengkapnya, pengguna dapat mengunjungi tautan yang disediakan oleh Kiosked di unggahan tersebut. Artikel tersebut dikemas dalam bahasa yang mudah dipahami dan dilengkapi dengan ilustrasi serta studi kasus ringan untuk memperjelas konsep CPM dan RPM dalam praktik periklanan programatik sehari-hari.
Tentang Kiosked:
Kiosked adalah perusahaan teknologi periklanan global yang menyediakan solusi monetisasi canggih untuk penerbit digital. Dengan platform programatik yang terintegrasi, Kiosked berfokus pada pengoptimalan pendapatan iklan dengan tetap menjaga pengalaman pengguna.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi https://www.kiosked.com
Kontak Media:
Email: [email protected]
X: @Kiosked
Website: www.kiosked.com
Editor: (anbl)



















