Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Kinerja KPU Kabupaten Pasaman Diragukan Menyonsong PSU 2025

414
×

Kinerja KPU Kabupaten Pasaman Diragukan Menyonsong PSU 2025

Sebarkan artikel ini

Pasaman, Sniper,new,id — Kepro­fe­sion­alan Komisi Pemil­i­han Umum (KPU) Kabu­pat­en Pasaman dalam bek­er­ja pada Pemil­i­han Kepala Daer­ah (Pilka­da) Tahun 2024 patut diper­tanyakan, 26/02/2025

Pasal­nya, aki­bat kelala­ian mere­ka tidak sedik­it keru­gian negara yang ditim­bulkan kare­na diduga tidak teliti dalam melakukan ver­i­fikasi admin­is­trasi Pasan­gan Calon Bupati dan Wak­il Bupati Pasaman, sehing­ga pros­es Pemilu ber­jalan hing­ga ter­akhir.

Iro­nis­nya, Pasan­gan Calon Nomor urut 1 yaitu Welly Suheri – Anggit Kur­ni­awan Nasu­tion yang dite­tap­kan KPU seba­gai peme­nang den­gan meraih suara ter­banyak, batal dilan­tik men­ja­di Bupati dan Wak­il Bupati Pasaman peri­ode 2025–2030, lan­taran berkas admin­is­trasi Anggit Kur­ni­awan Nasu­tion tidak memenuhi syarat berdasarkan kepu­tu­san Mahkamah Kon­sti­tusi.

  Pringsewu Peringkat Terbaik Kedua Dalam Penanganan Stunting di Lampung

Wan­di, salah seo­rang war­ga Lubuk Sikap­ing san­gat menyayangkan ter­jadinya keja­di­an seper­ti ini di Kabu­pat­en Pasaman. Menu­rut­nya, KPU Pasaman tidak pro­fe­sion­al dalam bek­er­ja.

“Jika dari awal mere­ka teliti melakukan penge­cekan admin­is­trasi para calon, ten­tu tidak ada yang dirugikan dan tidak ada keru­gian negara yang tim­bul sela­ma pros­es Pilka­da di Kabu­pat­en Pasaman ini,” gerutun­ya.

Semen­tara itu, Ujang salah satu war­ga lainya menyam­paikan den­gan kesal “Hibah dari Pem­da Pasaman untuk Pilka­da 2024 yang diter­i­ma KPU Pasaman lebih kurang 23,9 Mil­iar, dana itu habis per­cuma sek­i­tar 22 Mil­iar itu kare­na keti­dak becu­san KPU Pasaman dalam bek­er­ja. Itu baru dana hibah Pem­da. Belum lagi keru­gian moril, teruta­ma moril yang dihabiskan 3 Paslon yang sudah berkom­petisi tidak lah sedik­it.

  Petambang Emas Diduga Ilegal di Pasaman Sebut Sudah Libur Satu Minggu

Sekarang KPU Pasaman butuh lagi dana sek­i­tar 14 Mil­iar untuk PSU. Jika dana itu diban­gunkan untuk iri­gasi bera­pa buah iri­gasinya dan san­gat besar man­faat­nya untuk kese­jahter­aan petani Pasaman.
Apala­gi sekarang sedang efisien­si anggaran sesuai Impres No 1 Tahun 2025, maka PSU ini san­gat mem­be­bankan Pem­da Pasaman.

“Semua itu ter­ja­di kare­na KPU Pasaman tidak Pro­fe­sion­al. Jika pro­fe­sion­al dan cer­mat dalam memerik­sa berkas pencalo­nan tan­tu MK tidak akan mem­bat­alk­an Kepu­tu­san KPU Pasaman nomor 851 ten­tang pene­ta­pan hasil Pemil­i­han Bupati dan Wak­il Bupati Pasaman ter­tang­gal 2 Desem­ber 2024. Baiknya selu­ruh Komi­sion­er KPU ini diber­hen­tikan DKPP,” tam­bah Ujang.

  Persiapan Rekapitulasi DPSHP, KPU Pasaman Gelar Rapat Konsolidasi Data

Men­jawab keke­salan masyarakat ini, Ket­ua KPU Pasaman, Tau­fiq saat dikom­fir­masi media ini, Rabu (26/2/2025) men­jawab den­gan tegas.

“Tidak ada satu narasi pun putu­san Hakim MK yang meny­atakan KPU Pasaman tidak pro­fe­sion­al. KPU Pasaman sudah men­jalankan taha­pan pencalo­nan sesuai den­gan per­at­u­ran KPU No 8 Tahun 2024 dan Juk­nis ten­tang pencalo­nan Guber­nur dan Wak­il Guber­nur, Bupati dan Wak­il Bupati ser­ta Wali Kota dan Wak­il Wali Kota,” katanya.

(Ade Putra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *