Terupdate

Ketua Pengurus Cabang IKA-PMII Minta Kepada Pihak Terkait Agar Segera Tindak Tambang Ilegal

439
×

Ketua Pengurus Cabang IKA-PMII Minta Kepada Pihak Terkait Agar Segera Tindak Tambang Ilegal

Sebarkan artikel ini

Maros, SniperNew.id - Ket­ua Pen­gu­rus Cabang Ikatan Alum­ni Perg­er­akan Maha­siswa Islam Indone­sia (IKA-PMII) Kabu­pat­en Maros, Abrar Rah­man mem­inta kepa­da Pemkab, DPRD, Pol­res dan Kejari Maros agar mengevalusi selu­ruh perusa­haan tam­bang yang ada di Kabu­pat­en Maros.

Lebih khusus, kami mende­sak Pol­res dan Kejari Maros untuk tegas dalam upaya pene­gakan hukum tan­pa pan­dang bulu ter­hadap selu­ruh perusa­haan tam­bang “ile­gal” yang masih berop­erasi di Kabu­pat­en Maros, tegas Abrar Rah­man sesuai keteran­gan­nya, Sab­tu (11/5/ 2024).

  Semangat Juang Membara Calon Taruna/i Poltekip-Poltekim Riau Diuji, Budi Argap : "Percayalah, Kalian Mampu!

Kami juga mende­sak Pemkab Maros supaya melakukan mora­to­ri­um rekomen­dasi izin tam­bang dan juga mora­to­ri­um izin usa­ha bagi para devel­over peruma­han, kare­na fak­tanya hari ini yaitu mas­sifnya lahan per­tan­ian dan hutan dijadikan lokasi pemuki­man hing­ga berak­i­bat ker­ap ter­ja­di ban­jir dis­ek­i­tar lokasi peruma­han dise­babkan drainase yang buruk dan dibu­at seadanya oleh para pengem­bang, tegas Man­tan Ketum PB HIPMI Maros Raya peri­ode 2008–2010 itu.

Hal ini mende­sak untuk dilakukan pene­gakan hukum seba­gai langkah konkret untuk men­ja­ga lingkun­gan alam Maros supaya tidak rusak parah, kare­na itu san­gat berba­haya, musi­bah ban­jir ban­dang dan tanah lon­sor bukan tidak mungkin juga ter­ja­di Maros, tan­das­nya.

  Bupati Maya dan Wakil Hadiri Halal Bihalal dan Upah-Upah Calon Jamaah Haji

Jadi sebelum ben­cana datang, harus ada langkah sis­tem­a­tis dan mas­sif meli­batkan selu­ruh stake­hold­er dan masyarakat luas untuk berg­er­ak bersama secara nya­ta dila­pan­gan, supaya Maros Go Green bukan sebatas slo­gan tapi pro­gram turunan­nya jelas terasa man­faat­nya, terang Alum­ni PMII Uni­ver­si­tas Hasanud­din itu.

Hal ini pent­ing, kare­na sesuai data, Kabu­pat­en Maros adalah satu Kabu­pat­en pen­dukung Ibuko­ta Provin­si Sulsel, ben­tang alam­nya berk­isar >1000 meter hing­ga 0–25 meter dipesisir pan­tai-pan­tai, kata Abrar lebih lan­jut.

Saat ini karak­ter­is­tik ben­tang alam Maros dike­nal den­gan ben­tang alam kart­snya yang unik. Kawasan ini telah men­da­p­at pen­gakuan glob­al pada tahun 2023, melalui pen­canan­gan Maros-Pangkep UNESCO Glob­al Geop­ark dan Cagar Bios­fer Ban­timu­rung-Bulusa­raung, tam­bah­nya.

  Dinas Pariwisata Seponsori Wisata Religi dan Tour Sekopol Bone 

Berdasarkan resiko kajian keben­canaan Kabu­pat­en Maros, mem­pun­yai 9 jenis ben­cana alam, yaitu: ban­jir, ban­jir ban­dang, kon­disi cua­ca ekstrim, gelom­bang ekstrim dan abrasif, gem­pa bumi, kebakaran hutan dan lahan, kek­eringan, tanah long­sor, tsuna­mi, kata Abrar lebih lan­jut.

Kemu­di­an pada tahun 2019, Kabu­pat­en Maros dilan­jir ban­jir besar yang sem­pat memu­tus akses trans­portasi dan perekono­mi­an masyarakat, keja­di­an ban­jir terse­but meru­pakan yang ter­parah dalam 20 tahun ter­akhir.

Data BNPB 2021, Kabu­pat­en Maros secara umum masuk dalam kat­e­gori ker­awanan ben­cana den­gan kerentanan sedang-ting­gi, hal ini ten­tu per­lu men­da­p­at per­ha­t­ian khusus dari Pemkab untuk sesegera mungkin mengam­bil tin­dakan pre­ven­tif ter­hadap poten­si ben­cana yang sewak­tu-wak­tu bisa ter­ja­di. (M.Firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *