Jakarta, SniperNew.id – Peristiwa kebakaran terjadi di salah satu gedung ikonik di kawasan Jakarta pada hari Minggu (4/8), yakni Telkom Landmark Tower, yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, tampak asap hitam tebal membubung dari lantai atas gedung, sementara petugas pemadam kebakaran dan aparat kepolisian sibuk mengamankan lokasi.
Dalam video berdurasi singkat yang diunggah akun Instagram @jakut_update, terlihat kobaran asap keluar dari bagian atas bangunan modern berdesain futuristik dengan motif segitiga. Gedung yang sebagian besar terdiri dari material kaca dan baja ini merupakan salah satu pusat operasional Telkom Indonesia.
Terlihat pula sejumlah anggota kepolisian berseragam hadir di lokasi, mengamati proses pemadaman dan membantu pengamanan area sekitar. Beberapa petugas pemadam kebakaran sudah mulai menyemprotkan air ke sumber asap dari luar gedung menggunakan tangga pemadam yang menjulang tinggi ke arah lantai atas.
Belum ada informasi resmi terkait penyebab kebakaran, namun sumber api tampaknya berasal dari bagian atas gedung, tepat di area yang mencuat dari struktur utama. Hingga saat ini, belum dilaporkan adanya korban jiwa atau luka akibat insiden tersebut.
Gedung Telkom Landmark Tower sendiri merupakan salah satu gedung perkantoran premium milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, yang juga dikenal sebagai pusat teknologi dan komunikasi digital nasional. Kebakaran ini tentu menjadi perhatian publik, mengingat gedung tersebut merupakan pusat operasional penting milik BUMN.
Kebakaran diduga mulai terjadi sekitar pukul 10.30 WIB, saat aktivitas kantor sedang dalam kondisi relatif sepi karena hari libur. Asap tebal mulai tampak dari sisi kiri atas bangunan dan dengan cepat membubung ke langit Jakarta.
Dalam video yang beredar, tampak pula palang otomatis di pintu masuk gedung telah terbuka, diduga untuk mempermudah akses masuk kendaraan pemadam kebakaran dan pihak berwenang. Beberapa warga dan karyawan juga terlihat berkumpul di luar gedung, menyaksikan kejadian sambil menjaga jarak.
Aparat kepolisian dari satuan Polres Jakarta Selatan dan Satlantas turut hadir di lokasi untuk mengamankan area dan mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat warga yang penasaran.
Pihak Pemadam Kebakaran DKI Jakarta telah mengerahkan sejumlah unit mobil pemadam ke lokasi kejadian. Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman masih berlangsung, dan pihak berwenang tengah melakukan evakuasi terhadap seluruh penghuni gedung.
“Api mulai terlihat dari lantai atas sekitar pukul setengah sebelas. Petugas langsung datang dalam waktu kurang dari 15 menit,” ujar salah satu saksi mata yang enggan disebut namanya.
Tim Damkar juga memastikan bahwa proses pemadaman dilakukan dengan standar keselamatan tinggi karena struktur bangunan yang tinggi dan padat material mudah terbakar.
—
Reaksi Publik:
Video kejadian yang diunggah oleh akun Instagram @jakut_update langsung mendapatkan banyak perhatian dari warganet. Beberapa komentar mempertanyakan sistem keamanan dan alarm kebakaran di gedung modern tersebut, sementara yang lain berharap agar tidak ada korban jiwa dan proses pemadaman berjalan lancar.
Dalam tayangan tersebut, tampak 7 pengguna menyukai unggahan tersebut, 1 komentar masuk, dan beberapa pengguna lainnya membagikan ulang video tersebut sebagai bentuk kepedulian dan informasi cepat kepada publik.
Hingga saat ini, pihak manajemen Telkom maupun Dinas Pemadam Kebakaran belum memberikan pernyataan resmi mengenai kerugian materiil ataupun penyebab utama kebakaran. Investigasi lebih lanjut akan dilakukan setelah api berhasil dipadamkan sepenuhnya dan kondisi dinyatakan aman.
Pihak kepolisian juga akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim forensik guna mengungkap penyebab kebakaran yang sempat mengejutkan warga sekitar dan pengguna jalan di kawasan Gatot Subroto.
Masyarakat diimbau untuk tidak mendekati lokasi demi keselamatan dan memberi ruang bagi tim evakuasi dan pemadam untuk bekerja secara maksimal.
Perkembangan lebih lanjut akan segera kami laporkan begitu informasi resmi dirilis oleh pihak berwenang. (Editor: Ahmad)



















