Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Politik

Kalah Lagi, Gugat Lagi! Drama Pilkada Barito Utara Masuk Babak MK

504
×

Kalah Lagi, Gugat Lagi! Drama Pilkada Barito Utara Masuk Babak MK

Sebarkan artikel ini

Bar­i­to Utara, SniperNew.id — Panas­nya suhu poli­tik di Kabu­pat­en Bar­i­to Utara tam­paknya belum juga reda. Alih-alih mener­i­ma hasil Pemu­ng­utan Suara Ulang (PSU) Pilka­da 2024 yang baru saja dite­tap­kan, pasan­gan calon (paslon) nomor urut 02, Jimmy–Inri, jus­tru memu­tuskan untuk kem­bali men­em­puh jalur hukum. Sen­gke­ta ini akan mere­ka bawa ke Mahkamah Kon­sti­tusi (MK), melan­jutkan dra­ma poli­tik yang sudah ber­jalan sejak Pilka­da tahun lalu.

Kepu­tu­san ini diu­mumkan lang­sung oleh tim hukum Jimmy–Inri, Roby Cahya­di, pada Ming­gu (10/8/2025) siang. Diku­tip tawe­hcom, Ia menyam­paikan bah­wa pihaknya sudah menyi­ap­kan segala kelengka­pan berkas untuk mendaf­tarkan per­mo­ho­nan sen­gke­ta hasil PSU ke MK dalam wak­tu dekat.

“Hari ini atau Senin kami akan mendaf­tar ke MK,” ujar Roby saat dite­mui awak media.

Mes­ki eng­gan mem­be­berkan isi materi gugatan, Roby mene­gaskan bah­wa selu­ruh doku­men pen­dukung dan argu­men­tasi hukum telah diper­si­ap­kan den­gan matang. Ia juga memas­tikan bah­wa semua prose­dur hukum akan ditem­puh sesuai keten­tu­an agar per­mo­ho­nan mere­ka dap­at diter­i­ma dan dipros­es oleh MK.

Sebelum­nya, Komisi Pemil­i­han Umum (KPU) Kabu­pat­en Bar­i­to Utara telah mene­tap­kan hasil PSU seba­gai tin­dak lan­jut dari Putu­san MK Nomor 313/PHPU.BUP-XXIII/2025 terkait sen­gke­ta hasil Pilka­da 2024. Pene­ta­pan ini dilakukan melalui rap­at pleno ter­bu­ka di Gedung Bal­ai Antang, Muara Teweh, pada Sab­tu (9/8/2025).

  Tujuh Partai Pendukung dan Ribuan Massa Antar Pasangan Mara Ondak - Desrizal ke KPU Pasaman

Dalam pleno terse­but, paslon nomor urut 01, Shalahuddin–Felix, diny­atakan ung­gul den­gan per­ole­han 40.400 suara atau 52,20 persen. Semen­tara itu, Jimmy–Inri mem­per­oleh 36.989 suara atau 47,80 persen, selisih 3.411 suara dari peme­nang.

Mes­ki pasan­gan Jimmy–Inri hadir mengiku­ti pros­es pleno melalui sak­si mere­ka, hasil rap­at itu tetap men­u­ai keber­atan. Sak­si paslon 02, Iqbal, meno­lak menan­datan­gani beri­ta acara reka­pit­u­lasi suara. Alasan­nya, menu­rut dia, masih ada per­soalan yang belum terse­le­saikan dalam pros­es PSU.

“Kami iku­ti prose­dur, tetapi den­gan tidak men­gu­ran­gi rasa hor­mat, kami tidak menan­datan­gani rekap terse­but,” tegas Iqbal.

PSU di Bar­i­to Utara bukan tan­pa sebab. Sebelum­nya, MK memu­tuskan untuk men­gu­lang pemu­ng­utan suara di sejum­lah TPS sete­lah men­e­mukan adanya pelang­garan yang dini­lai sig­nifikan dalam pros­es Pilka­da 2024. Putu­san terse­but dihara­p­kan men­ja­di jalan untuk memas­tikan hasil yang lebih bersih, transparan, dan dap­at diter­i­ma semua pihak.

Namun, alih-alih men­gakhiri kete­gan­gan, hasil PSU jus­tru memu­nculkan babak baru per­seteru­an poli­tik di daer­ah ini. Bagi seba­gian pihak, selisih suara yang cukup tipis—meski lebih dari 3 ribu—masih meny­isakan ruang untuk perde­batan dan poten­si gugatan.

Mes­ki belum men­gungkap secara rin­ci, sum­ber inter­nal tim Jimmy–Inri menye­but gugatan ke MK kemu­ngk­i­nan besar akan fokus pada dugaan pelang­garan prose­dur­al dan admin­is­tratif dalam pelak­sanaan PSU. Ter­ma­suk di dalam­nya dugaan keti­dakne­tralan aparatur, dis­tribusi logis­tik yang diang­gap bermasalah, hing­ga keber­atan ter­hadap daf­tar pemil­ih.

  Figur, H. Murnis Mansyur Syamsurizal Sosok Tepat Pemimpin Rokan Hulu

Roby Cahya­di memas­tikan, pihaknya akan mengede­pankan pen­dekatan hukum yang sis­tem­a­tis.

“Semua langkah kami pastikan sesuai prose­dur hukum. Kami ingin MK benar-benar mem­per­tim­bangkan buk­ti dan fak­ta yang kami ajukan,” ujarnya.

Langkah Jimmy–Inri ini ten­tu saja mem­bu­at situ­asi poli­tik di Bar­i­to Utara kem­bali mem­anas. Pub­lik setem­pat kini menung­gu apakah MK akan mener­i­ma per­mo­ho­nan gugatan terse­but. Jika diter­i­ma, pros­es per­si­dan­gan akan men­ja­di ton­to­nan poli­tik tersendiri, mengin­gat Pilka­da di daer­ah ini sudah beber­a­pa kali diwar­nai kete­gan­gan.

Jika MK memu­tuskan untuk mengab­ulkan gugatan, bukan tidak mungkin PSU akan diu­lang kembali—yang berar­ti selu­ruh pros­es Pilka­da akan memakan wak­tu dan biaya lebih besar. Namun jika gugatan dito­lak, keme­nan­gan Shalahuddin–Felix akan semakin kokoh.

Pihak KPU Kabu­pat­en Bar­i­to Utara men­gaku siap meng­hadapi pros­es hukum di MK. Ket­ua KPU setem­pat meny­atakan bah­wa selu­ruh pros­es PSU sudah dijalankan sesuai keten­tu­an perun­dang-undan­gan. Menu­rut­nya, hasil yang diu­mumkan dalam pleno adalah cer­mi­nan dari pil­i­han raky­at di TPS.

Semen­tara itu, kubu Shalahuddin–Felix ter­li­hat san­tai menang­gapi ren­cana gugatan terse­but. Seo­rang anggota tim suk­ses paslon 01 bahkan menye­but gugatan ke MK seba­gai “hal biasa” dalam dunia poli­tik.

  Pengambilan Formulir di Partai Gerindra Labuhanbatu Berjalan Lancar

“Kalau memang pun­ya buk­ti, silakan dibawa ke MK. Kami siap hadapi. Kami per­caya raky­at sudah memil­ih dan suaranya sudah jelas,” katanya.

Tak hanya war­ga lokal, para pemer­hati poli­tik daer­ah juga ikut meman­tau perkem­ban­gan ini. Beber­a­pa meni­lai, langkah Jimmy–Inri adalah upaya sah untuk men­cari kead­i­lan, namun ada pula yang khawatir bah­wa pros­es hukum yang pan­jang jus­tru meng­ham­bat sta­bil­i­tas pemer­in­ta­han daer­ah.

Media sosial di Bar­i­to Utara pun ramai mem­bicarakan isu ini. Ada yang berspeku­lasi bah­wa gugatan ke MK adalah strate­gi poli­tik jang­ka pan­jang, ada pula yang men­gang­gap­nya sekadar “usa­ha ter­akhir” sebelum men­gakui kekala­han.

Pros­es pendaf­taran gugatan ke MK dijad­walkan dilakukan pal­ing lam­bat awal pekan depan. Sete­lah pendaf­taran, MK akan memver­i­fikasi kelengka­pan berkas sebelum memu­tuskan apakah per­mo­ho­nan terse­but layak untuk disidan­gkan.

Jika per­mo­ho­nan diter­i­ma, sidang akan dilak­sanakan dalam beber­a­pa tahap: pemerik­saan pen­dahu­lu­an, pem­buk­t­ian, dan pem­ba­caan putu­san. Dalam pros­es ini, semua mata akan ter­tu­ju pada ruang sidang MK di Jakar­ta, tem­pat dra­ma Pilka­da Bar­i­to Utara akan mema­su­ki babak pun­cak.

Bagi war­ga Bar­i­to Utara, satu hal yang pasti: pes­ta demokrasi yang seharus­nya sele­sai Agus­tus ini tam­paknya masih akan berlan­jut. Seper­ti pepatah poli­tik di daer­ah itu, “di Bar­i­to, pilka­da bukan cuma sekali, kadang bisa sam­pai berkali-kali.”

Penulis: (Hen­ryanus)

Edi­tor: (Abdul­lah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *