Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Jabatan Kadis Kesehatan Tak Dicopot, Diduga Cakada Deli Serdang Manfaatkan Fasilitas Negara Kampanye Terselubung

276
×

Jabatan Kadis Kesehatan Tak Dicopot, Diduga Cakada Deli Serdang Manfaatkan Fasilitas Negara Kampanye Terselubung

Sebarkan artikel ini

DELI SERDANG, Snipernew.id ‑Diduga adanya kesan pem­biaran dan seo­lah dis­en­ga­ja mem­berikan fasil­i­tas negara baik itu dari Badan Kepe­gawa­ian Daer­ah (BKD) maupun dari Peja­bat (PJ) Bupati Deli Ser­dang kepa­da Bakal calon (Balon) Bupati Deli Ser­dang Asri Ludin Tam­bunan untuk meman­faatkan Jabatan­nya seba­gai Kepala Dinas (Kadis) Kese­hatan ter­li­hat san­gat jelas, kurang eti­ka ter­li­hat dimasyarakat den­gan sta­tus Asri Ludin Tam­bunan sudah mendaf­tarkan dirinya ke Komisi Pemil­i­han Umum (KPU) Deli Ser­dang, namun dirinya masih bebas meng­gu­nakan fasil­i­tas negara den­gan men­ja­bat seba­gai Kadis yang sedang dija­bat­nya, hing­ga kini walaupun sudah melakukan pen­gun­duran diri dari Aparatur Sip­il Negara (ASN) tetapi Jabatan Kadis­nya belum juga di copot hal ini kare­na meru­juk Per­at­u­ran Komisi Pemil­i­han Umum (PKPU) yang meny­atakan jika sese­o­rang peng­gu­na anggaran negara bakal maju di Pilka­da diny­atakan mundur pada saat pene­ta­pan nomor pasan­gan calon (Paslon) oleh KPU seba­gai pihak penye­leng­gara.

*Sudah Daf­tar di KPU, Jabatan Kadis Kese­hatan Belum Dicopot*

Infor­masi yang dihim­pun awak media di Lapan­gan, sejak dirinya mendaf­tar di KPU maju seba­gai balon pada Pilka­da di Deli Ser­dang, ter­li­hat daf­tar Kadis Kese­hatan Asri Ludin Tam­bunan terse­but mengge­lar beber­a­pa kegiatan Dinas yang ten­tun­ya memakai fasil­i­tas pemer­in­tah bahkan kegiatan terse­but dan meng­gu­nakan fasil­i­tas negara terse­but hing­ga sam­pai saat ini, salah sat­un­ya seper­ti melak­sanakan jalan sehat, senam mas­sal di Desa Sam­pali Keca­matan Per­cut Sei Tuan yang dihadiri perangkat Pemer­in­ta­han seper­ti A.Sukri selaku Camat dan Kepala Desa (Kades) Sam­pali M.Ruslan.

  Sukses!! Gelar Peluncuran Kirab Pilkada, PPK Dukuhturi: Nati Akan Dilaksanakan 

Semen­tara itu Kepala BKD Abduh Raza­li saat dikon­fir­masi terkait adanya ASN yang juga kelu­ar­ga salah satu Calon Bupati (Cabup) atau Calon wak­il bupati (Cawabup) terke­san adanya pak­saan atau diduga inter­ven­si dari salah seo­rang Calon Bupati ter­ten­tu agar segera mengam­bil cuti dari ASN. Sedan­gkan Kadis Kese­hatan Asri Ludin Tam­bunan masih berleng­gang den­gan jabatan­nya dan menikmati fasil­i­tas negara diduga meman­faatkan­nya sam­pai adanya pene­ta­pan nomor Paslon pada 22 Sep­tem­ber yang akan datang.

” Ini saran aja bang , yang kami layangkan surat Cuti , agar tidak ada apa apa kemu­di­an hari , kare­na kita khawatir ada dipoli­tisir kepa­da ASN ini” kilah Abduh saat dikon­fir­masi awak media.

Namun saat di tanya , soal Kadis Kese­hatan Asri Ludin Tam­bunan yang nota banenya seba­gai salah satu Balon Bupati pada Pilka­da 2024 ini, berkas pen­gun­duran dirinya sudah sam­pai di mana pros­es­nya kare­na hing­ga hari ini yang bersangku­tan masih men­ja­bat seba­gai Kadis Kese­hatan di Kabu­pat­en Deli Ser­dang, bahkan Asrl Ludin Tam­bunan belum dinon­jobkan dari jabatan­nya seba­gai Kepala Dinas, ter­li­hat Abduh seba­gai Kepala BKD tidak bisa men­jawab.

” Gini bang, kita harus netral , biar jan­gan ada apa apa ” jawab Abduh seper­ti memu­tar mutar jawa­ban dari awak media baru baru ini.

*Jan­gan Lakukan Poli­tik Busuk*

Menang­gapi hal ini Ket­ua Komu­ni­tas War­ga Penc­in­ta Deli Ser­dang (KWPDS) Kabu­pat­en Deli Ser­dang Sawalud­din Lubis menye­salkan den­gan adanya dugaan pemak­saan dari BKD Deli Ser­dang untuk men­cu­tikan salah satu ASN yang masih kelu­ar­ga dari Calon Bupati-Cawabup, ia meni­lai ada per­lakuan yang san­gat kotor dan san­gat berbau poli­ti­sasi dari Calon Bupati lain yakni diduga dilakukan Kadis Kese­hatan den­gan meng­in­ter­ven­si BKD Deli Ser­dang.

” Kepala BKD dan PJ Bupati Deli Ser­dang harus benar benar netral, jan­gan melakukan poli­tik busuk, ini belum masa kam­pa­nye kok salah satu kelu­ar­ga Calon di pak­sa Cuti, semen­tara ASN yang ter­li­bat lang­sung dalam bur­sa pemil­i­han Pilka­da Deli Ser­dang masih terus men­ja­bat seba­gai Kadis, dan seenaknya meng­gu­nakan fasil­i­tas negara baik itu secara barang maupun tena­ga ASN nya, seharus­nya yang dibebas tugaskan itu Kadis Kese­hatan Asri Ludin Tam­bunan dan jabatan Kadis­nya harus sudah di copot sam­bil menung­gu pene­ta­pan dari KPU , Ini kan seper­ti ada pem­biaran sebelum pene­ta­pan Calon Bupati pada 22 Sep­tem­ber nan­ti , sehing­ga Kadis Kese­hatan itu berleng­gang sesu­ka hatinya melakukan kegiatan pemer­in­ta­han dan diduga fasil­i­tas negara terse­but diman­faatkan untuk kam­pa­nye terselubung sebelum masa pene­ta­pan oleh KPU” beber Sawalud­din Lubis kepa­da awak media Jumat (6/9) di Lubuk Pakam.

  Persiapan Pekan Raya Lampung 2024, Jajaran Pemkab Lamsel Gelar Rapat

Ia mem­inta kepa­da Pemer­in­ta­han Kabu­pat­en (Pemkab) Deli Ser­dang, jika Asri Lud­din Tam­bunan segera dicopot dari Jabatan­nya dan jan­gan melang­gar surat edaran Netral­i­tas ASN.

“PJ Bupati dan BKD harus segera men­copot Jabatan Kadis Kese­hatan dan jan­gan dib­iarkan seper­ti saat ini, kesan­nya dis­en­ga­ja dib­iarkan oleh pemkab Deli Ser­dang agar Asri Ludin Tam­bunan lelu­asa meng­gu­nakan fasil­i­tas negara berkam­pa­nye terselubung yang diba­lut den­gan pro­gram pemer­in­ta­han kare­na dirinya masih men­ja­bat seba­gai Kepala Dinas, ini yang mem­bu­at demokrasi kita di ced­erai pada­hal pemkab Deli Ser­dang melalui PJ Sekre­taris Daer­ah Kabu­pat­en (Sek­dakab) Deli Ser­dang sudah men­gelu­arkan surat edaran ten­tang Netral­i­tas ASN, nah surat edaran­nya ini ya jan­gan di lang­gar sama yang mem­bu­at ini , kan sama saja mem­bodohi masyarakat­nya sendiri. PJ Bupati dan jajaran­nya harus netral dan men­ja­ga integri­tas ini, apa­bi­la tidak netral maka kami akan melakukan demo besar ke Kan­tor Bupati Deli Ser­dang dan Kan­tor Bawaslu Deli Ser­dang” tagas Sawalud­din lagi.

Semen­tara itu secara ter­pisah, PJ.Bupati Deli Ser­dang Wiriya Alrah­man per­nah men­gatakan agar ASN netral dalam mengiku­ti Pilka­da serentak ini.

  Camat Tanjung Morawa Kunjungi Sekolah Sekolah Di Hari Pertama Masuk Sekolah Tahun Ajaran 2024 - 2025 Di Kecamatan Tanjung Morawa

“PNS wajib netral, tegas itu, cuma kita harus sadari juga, sekarang inikan belum ada calon, nah itu juga. Sekali lagi kita harus paha­mi juga posisi calon belum ada, masih bakal calon yang baru ada. Mis­al­nyalah kalau kami pun tak boleh dekat den­gan dr Aci (sapaan akrab dr Asri Ludin Tam­bunan) semen­tara dia Kepala Dinas kami, bagaimana logikanya?, ” ujar Wiriya Alrah­man saat di kon­fir­masi.

Wiriya menam­bahkan, lain hal­nya kalau nan­ti dr Aci sudah dite­tap­kan jadi calon Bupati. Dis­aat itu sta­tus­nya pun lang­sung berubah kare­na telah berhen­ti dari PNS. Wiriya meman­dang sejauh ini netral­i­tas anggotanya masih bagus.

“Belum ada masuk lapo­ran (ke dirinya) terkait tidak netral­nya PNS di Deli Ser­dang) kare­na masih bakal calon. Sekarang saya tanya apa udah pasti kali rupa­nya Aci itu jadi calon? Balon bisa putus dan kem­pes (gagal). Kalau menu­rut saya sekarang ini masih belum (bisa dikatakan melang­gar kalau ASN berte­mu den­gan Balon),” kata Wiriya.

*Sete­lah Pene­ta­pan ASN Harus Netral*

PJ Bupati mene­gaskan ada saat­nya ASN baru bisa dikatakan melang­gar pada saat sudah 22 Sep­tem­ber, sete­lah itu baru ada pene­ta­pan calon dan di situ PNS seper­ti Aci harus berhen­ti. Ia men­gaku sudah beru­lang kali mengin­gatkan jajaran­nya agar tetap netral sete­lah ada pene­ta­pan calon.

“Kami nan­ti akan buat tim dan kami akan dipan­tau juga. Semua PNS itu wajib netral tapi ingat kami pun­ya hak pil­ih. Bukan kami nggak bisa mil­ih. Kalau si anu sor sama si anu ya itu hak dia. Tapi tidak boleh ikut iku­tan (jadi tim suk­ses),” ucap Wiriya men­gakhiri wawancara.HRT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *