Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Istri dan Penumpang Trevel Ditikam, AL Seorang Pelaku Diamankan

483
×

Istri dan Penumpang Trevel Ditikam, AL Seorang Pelaku Diamankan

Sebarkan artikel ini
Foto pelaku penganiayaan saat tertangkap, Dok photo: (Istimewa/Dance)

Keta­pang, SniperNew.id - Pol­da Kalbar, Seo­rang pria berin­isial AL dia­mankan oleh pihak kepolisian Polsek Nan­ga Tayap Pol­res Keta­pang sete­lah melakukan pen­ga­ni­ayaan den­gan meng­gu­nakan pisau ter­hadap para penumpang mobil trav­el.

Peri­s­ti­wa yang ter­ja­di pada hari Ming­gu pagi tang­gal 18-08-2024, Pukul 08.30 Wib, Terse­but berlang­sung didalam sebuah mobil trav­el yang sedang mela­ju di Daer­ah jalan Trans Kali­man­tan Tepat­nya, di Area per­batasan perke­bunan saw­it, PT SISM Desa Pangkalan Suka, Keca­matan Nan­ga Tayap, Kabu­pat­en Keta­pang, Provin­si Kali­man­tan Barat.

Diungkap­kan Kapol­res Keta­pang, AKBP. Tom­my Fer­dian, S.I.K., M.Sc., (Eng)., Melalui Kasi Humas, IPTU. Dra­jat Pamungkas bah­wa, dalam keteran­gan­nya menyam­paikan peri­s­ti­wa terse­but, diduga dipicu oleh rasa cem­bu­ru yang memu­ncak. Sete­lah berin­isial AL menden­gar per­caka­pan antara sopir mobil trav­el berin­isial RO, bersama salah satu penumpang berin­isial HAS. Dimana, menu­rut pelaku, per­caka­pan terse­but mem­ba­has ten­tang persel­ingkuhan istri pelaku.

  Air Donasi Disita, Aksi Tolak Kenaikan PBB di Pati Memanas

“Pelaku bersama Dela­pan (8) orang penumpang lain­nya, ter­ma­suk istri pelaku sendiri yang sedang melakukan per­jalanan dari Batu Licin Kali­man­tan Sela­tan, akan menu­ju ke wilayah Pon­tianak meng­gu­nakan sebuah mobil trav­el.”

“Pada saat di per­jalanan, Sopir yaitu: RO sem­pat berbin­cang bersama seo­rang penumpang sdr HAS, dimana per­caka­pan ini diden­gar oleh pelaku dimana pelaku men­gang­gap bah­wa per­caka­pan terse­but mem­ba­has ten­tang istri pelaku yang bersel­ingkuh,” ujat Dra­jat.

Dita­m­bahkan­nya, dari hasil keteran­gan beber­a­pa kor­ban, pelaku yang sudah ter­su­lut cem­bu­ru, mengam­bil sebuah pisau dapur yang ter­da­p­at didalam tas yang biasa digu­nakan oleh para penumpang untuk menyi­ap­kan per­bekalan.

  24 Mahasiswa KKN dan Perangkat Nagari Hilang Usai Masuk Hutan di Lima Puluh Kota

Pada saat mobil sedang mela­ju di lokasi keja­di­an, pelaku lang­sung melakukan penika­man ter­hadap istri pelaku berin­isial FI.

Selan­jut­nya, melakukan penika­man ke penumpang lain­nya, ter­ma­suk kepa­da sopir. Pelaku yang sudah kalap akhirnya melarikan diri menu­ju kedalam hutan yang bara­da di tepi jalan raya.

IPTU. Dra­jat menyam­paikan bah­wa pihaknya lang­sung berg­er­ak cepat sete­lah mener­i­ma lapo­ran dari war­ga setem­pat.

“Anggota Polsek Nan­ga Tayap segera men­datan­gi tem­pat keja­di­an perkara dan lang­sung mengevakuasi para kor­ban ke puskesmas Keca­matan Nan­ga Tayap ser­ta melakukan penge­jaran ter­hadap pelaku yang sem­pat melarikan diri kedalam area hutan. Beber­a­pa jam sete­lah keja­di­an atau tepat­nya seki­ra Pukul 16.00 WIB. Pelaku berhasil kita amankan didalam are­al hutan Desa Pangkalan Suka, Keca­matan Nan­ga Tayap,” ujar, IPTU. Dra­jat.

Saat ini, AL telah dia­mankan di Mapolsek Nan­ga Tayap dan ten­gah men­jalani pemerik­saan lebih lan­jut, IPTU. Dra­jat juga menyam­paikan bah­wa pelaku akan dijer­at den­gan pasal tin­dak pidana pen­ga­ni­ayaan berat yang diatur dalam KUHP, den­gan anca­man huku­man mak­si­mal 10 tahun pen­jara.

  Pohon Sengon Lapuk Timpa Rumah Warga, Lima orang Terluka

Peri­s­ti­wa ini men­ja­di peringatan bagi masyarakat agar tidak mudah ter­bawa emosi dan mengam­bil tin­dakan hukum sendiri. Kasi Humas Pol­res Keta­pang terse­but menghim­bau kepa­da masyarakat untuk menye­le­saikan per­masala­han den­gan cara yang din­gin ser­ta lebih bijak­sana dan mengede­pankan dia­log.

Kepolisian juga men­gapre­si­asi war­ga yang den­gan cepat mela­porkan keja­di­an ini, sehing­ga petu­gas dap­at segera mengam­bil tin­dakan dan mence­gah hal yang lebih buruk ter­ja­di.

“Kami berharap, keja­di­an seru­pa tidak teru­lang kem­bali. Emosi sesaat yang tidak terk­endali bisa beru­jung pada tin­dakan krim­i­nal yang merugikan banyak pihak,” tut­up IPTU Dra­jat. (Dance/Jumadi/Rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *