Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Hukum

Dua Warga Aceh dan WNI Lainnya Ditembak di Malaysia

603
×

Dua Warga Aceh dan WNI Lainnya Ditembak di Malaysia

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta, SniperNew.id — 27/01/2025 Dua war­ga Aceh ikut men­ja­di kor­ban dalam insi­d­en pen­em­bakan oleh Agen­si Pen­guatkuasaan Mar­itim Malaysia (APMM) di perairan Tan­jung Rhu, Selan­gor Malaysia, Jumat (24/1/2025).

Ked­u­anya yakni Andry Ramad­hana (30) war­ga asal Gam­pong Keude Pante Raja, Keca­matan Pante Raja, Kabu­pat­en Pidie yang men­gala­mi luka tem­bak di lengan. Kemu­di­an Muham­mad Hanafi­ah (40) war­ga Gam­pong Alue Bugeng Keca­matan Peureulak Timur, Kabu­pat­en Aceh Timur yang tertem­bak diba­gian paha.

  Tangis Ibu Delpedro Viral di Threads, Soroti Rasa Keadilan dalam Proses Hukum

Muham­mad Hanafi­ah Bersama 3 War­ga Negara Indone­sia (WNI) yang men­gala­mi luka saat ini masih men­jalani per­awatan di rumah sak­it di Malaysia. Sedan­gkan 1 WNI berna­ma Bas­ri War­ga Rokan Hulu Riau yang berper­an seba­gai Awak Buah Kapal (ABK) mening­gal dunia aki­bat dari insi­d­en pen­em­bakan terse­but.

Semen­tara Andry Ramad­hana men­jalani pen­go­b­atan secara ter­pisah atas lukanya di sebuah klinik di Malaysia.

Berdasarkan keteran­gan H. Sudirman Haji Uma, S.Sos Anggota Dewan Per­wak­i­lan Daer­ah (DPD) Repub­lik Indone­sia Dapil Aceh, insi­d­en pen­em­bakan terse­but ter­ja­di saat para Peker­ja Migran Indone­sia (PMI)
unpro­ce­dur­al yang berjum­lah 26 orang, ter­ma­suk 2 war­ga Aceh hen­dak kelu­ar dari Malaysia secara ile­gal meng­gu­nakan boat.

Namun boat yang ditumpan­gi oleh 26 WNI terse­but ter­de­tek­si yang kemu­di­an sal­ing kejar menge­jar dan sal­ib menyal­ib den­gan kapal patroli APMM. Hing­ga selan­jut­nya petu­gas mar­itim Malaysia itu melepas tem­bakan mem­babi buta kear­ah boat WNI yang ber­jarak antara 20 meter hing­ga 25 meter diten­gah malam gelap.

  Warga Morombo Pantai Polisikan Oknum Kades yang Diduga Gunakan Ijazah Palsu

Menu­rut perny­ataan Kepolisian Malaysia, bah­wa pen­em­bakan ter­ja­di kare­na adanya per­lawanan oleh WNI. Namun hal ini telah diban­tah oleh sak­si kor­ban yang sela­mat seper­ti dis­am­paikan­nya kepa­da Haji Uma.

“Saya kon­fir­masi ke kor­ban beru­lang dan pen­gakuan­nya tidak ada per­lawanan sama sekali. Menu­rut­nya, mere­ka bisa melawan den­gan apa seba­gai sip­il dan tan­pa alat”, ujar Haji Uma, Ming­gu (26/1/2025).

Haji Uma menam­bahkan bah­wa boat yang ditumpan­gi para WNI berhasil melarikan diri usai pen­em­bakan dan selan­jut­nya mer­a­p­at dikawasan hutan bakau daer­ah Bant­i­ng yang masih di kawasan Selan­gor Malaysia. Sete­lah itu para kor­ban kemu­di­an dibawa ke rumah sak­it Ser­dang Selan­gor Malaysia oleh Tekong.

  Kejaksaan Agung Periksa Satu Saksi Terkait Perkara Impor Gula

Terkait kasus ini, pemer­in­tah Indone­sia melalui Kementer­ian Luar Negeri telah melakukan upaya diplo­matik agar kasus ini dilakukan pen­gusu­tan oleh pemer­in­tah Malaysia.

Untuk itu, Haji Uma menye­but jika dirinya telah berko­mu­nikasi den­gan Direk­tur Per­lin­dun­gan War­ga Negara Indonesia/Badan Hukum Indone­sia (PWNI/BHI) Kementer­ian Luar Negeri, Yud­ha Nugra­ha dan men­da­p­at infor­masi jika kasus ini akan diu­payakan penye­le­sa­ian­nya secara hukum melalui pen­dekatan diplo­matik.

“Saya telah berko­mu­nikasi den­gan Pak Jud­ha Nugra­ha Direk­tur Per­lin­dun­gan WNI dan Ban­tu­an Hukum Indone­sia Kemen­lu dan kasus ini akan didorong melalui upaya diplo­matik agar diusut tun­tas oleh otori­tas pemer­in­tah Malaysia dan dis­e­le­saikan secara hukum yang berlaku”, tut­up Haji Uma.
Kaper­wil Aceh/Af

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *