Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Investigasi

Hasil Kegiatan Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah Desa Mara Semayuk diduga “Asal Jadi”

387
×

Hasil Kegiatan Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah Desa Mara Semayuk diduga “Asal Jadi”

Sebarkan artikel ini

Keta­pang, SniperNew.id — Berdasarkan pan­tauan anggota tim inves­ti­gasi Dewan Pimoinan Cabang (DPC) LAKI LASKAR ANTI KORUPSI Indone­sia, daer­ah Kabu­pat­en Keta­pang, Provin­si Kali­man­tan Barat bersama awak media dis­alah satu kegiatan Pengem­ban­gan Infra­struk­tur Sosial Ekono­mi Wilayah (PISEW) milik dinas Peker­jaan Umum dan Peruma­han Raky­at di desa Mara Semayuk diduga asal jadi, Rabu (18/12/2024).

  Proyek Sumur Bor Dusun Candik Daerah Ketapang Jadi Perbincangan Warga!

Dikatakan nara­sum­ber dilokasi hasil kegiatan Pengem­ban­gan Infra­struk­tur Sosial Ekono­mi Wilayah terse­but, san­gat jelas badan jalan cor beton nya kini sudah mulai ngeluoas dan mero­tol.

“Retak retak, patah, pec­ah-pec­ah dan batun­ya sudah mero­tol alias tim­bul diduga aki­bat kurang semen kebanyakan batu dan pasir,” ungkap salah satu sum­ber dilokasi.

Sena­da dipa­parkan war­ga desa Mara Semayuk yang berin­isial AC mema­parkan kepa­da awak media ini, Hasil kegiatan priyek Pengem­ban­gan Infra­struk­tur Sosial Ekono­mi ini adalah proyek pun­yaan­nya SA dari salah satu par­tai poli­tik, dan diban­tu oleh oknum camat Keca­matan Pema­han.

  Kepada APH Segeralah Bertindak Tangkap Tikus-tikus, Dinas PUTR Ketapang Diduga Anggaran 2024 Perencanaannya Gagal

“Nah, artinya sudah jelas ada aro­ma “korup­si ber­janaah” muncul bermoduskan proyek Pengem­ban­gan Infra­struk­tur Sosial Ekono­mi Wilayah, den­gan pagu yang ada diplang kegiatan itu, sebe­sar Rp.500.000.000,” Papar AC kepa­da awak media ini.

Den­gan demikian, dite­gaskan Bidang Inves­ti­gasi DPC LAKI kabu­pat­en Keta­pang, untuk mem­inta kepa­da Dinas Peker­jaan Umum dan Peruma­han Raky­at agar bisa mem­per tang­gung­jawabkan hasil kegiatan fisik ini.

“Dimana tidak sesuai den­gan Bestek yang ada di Dinas, konon katanya dip­i­hak dinas selalu bicara Bestek dan gam­bar sudah sesuai. Namun, keny­ataan­nya yang kita lihat di lapan­gan, apa­nya yang sesuai,” kata Bidang Inves­ti­gasi DPC LAKI.

“Hal ini diduga san­gat merugikan keuan­gan pemer­in­tah Daer­ah maupun provin­si dan pusat. men­ge­nang pro­gram bapak Pres­i­den Prabowo Subianto dan Wak­il Pres­i­den Gibran Rak­abum­ing Raka, supaya lebih tegas den­gan orang kemen­tri­an dinas Peker­jaan Umum dan Peruma­han Raky­at.” terang Bidang Inves­ti­gasi DPC LAKI.

  Jalan Rambat Beton Pulau Mengkudu RT 01 RW 01 Benua Kayong Belum 100% Terlihat Mulai Rusak 

“Dimana telah kami duga ada ari­na penyalah­gu­naan anggaran yang bermoduskan swa­daya masyarakat, pada­hal tidak ada swa­daya masyarakat, itu omong doang, maka harus dipros­es dijalur hukum,” tukas Bidang Inves­ti­gasi DPC LAKI.

Penulis: (Juma­di)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *