Berita Daerah

Genangan Air Lumpuhkan Akses Bandar Lampung–Pringsewu

166
×

Genangan Air Lumpuhkan Akses Bandar Lampung–Pringsewu

Sebarkan artikel ini
Gambar kepret SniperNew.id/iskandar pada Sabtu (20/12/2025). Pukul15;04 WIB. ________________________________________________________________

PRINGSEWU, SNIPERNEW.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pringsewu kembali memicu genangan air di jalur utama Bandar Lampung–Pringsewu, tepatnya di Pekon Tambahrejo, Sabtu (20/12/2025). Kondisi tersebut mengakibatkan lalu lintas terganggu hingga sore hari, sekitar pukul 15.04 WIB.


Pan­tauan di lokasi menun­jukkan air mengge­nan­gi badan jalan den­gan ket­ing­gian bervari­asi, memak­sa pen­gen­dara roda dua maupun roda empat melam­bat­kan laju kendaraan demi menghin­dari mogok dan risiko kece­lakaan.

  Sumbar Imbau Libur Nataru Tanpa Perayaan Meriah

Situ­asi ini berdampak lang­sung pada mobil­i­tas war­ga ser­ta kelan­car­an dis­tribusi barang dan jasa di jalur penghubung antar­wilayah terse­but.
Sejum­lah peng­gu­na jalan menye­butkan bah­wa genan­gan di titik ini bukan keja­di­an baru.

Saat hujan den­gan inten­si­tas ting­gi, air ker­ap melu­ap ke badan jalan, yang diduga kuat aki­bat drainase tidak berfungsi opti­mal ser­ta kap­a­sitas salu­ran air yang dini­lai tidak lagi mam­pu menam­pung deb­it hujan.

  Pelantikan DPRa PKS Suradadi, Ketua DPC Tekankan Soliditas dan Kerja Nyata

Kon­disi beru­lang ini menim­bulkan kekhawati­ran masyarakat akan poten­si ban­jir yang lebih luas, ter­lebih jalur terse­but meru­pakan akses vital perekono­mi­an dan aktiv­i­tas har­i­an masyarakat.

Menang­gapi per­soalan terse­but, Ket­ua Umum Dewan Pimp­inan Pusat (DPP) LSM Him­punan Aksi Masyarakat Madani Ekono­mi Raky­at (HAMMER), Jamhari, menyam­paikan pan­dan­gan­nya secara tegas namun pro­por­sion­al.

Genan­gan yang terus beru­lang ini menun­jukkan per­lun­ya per­ha­t­ian lebih serius ter­hadap infra­struk­tur drainase. Jalur ini meru­pakan urat nadi aktiv­i­tas masyarakat, sehing­ga sudah sep­a­tut­nya men­da­p­at penan­ganan yang berke­lan­ju­tan,” ujar Jamhari.

Ia mene­gaskan bah­wa aspi­rasi yang dis­am­paikan meru­pakan ben­tuk kon­trol sosial yang kon­struk­tif, seba­gai bagian dari per­an masyarakat sip­il dalam men­dorong pelayanan pub­lik yang lebih baik.

Kami berharap pemer­in­tah daer­ah dap­at melakukan eval­u­asi tek­nis secara menyelu­ruh dan mengam­bil langkah nya­ta, agar per­soalan seru­pa tidak terus teru­lang seti­ap musim hujan,” tam­bah­nya.

Hing­ga beri­ta ini ditu­runk­an, belum ter­da­p­at keteran­gan res­mi dari instan­si terkait men­ge­nai ren­cana penan­ganan genan­gan air di lokasi terse­but. Masyarakat diim­bau untuk tetap was­pa­da dan berhati-hati saat melin­tas, khusus­nya saat hujan deras meng­guyur wilayah Pringsewu dan sek­i­tarnya.

Penulis: [iskan­dar


]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *