Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

GEMPA BUMI TEKTONIK MENGGUNCANG BARAT LAUT MELONGUANE, SULAWESI UTARA

298
×

GEMPA BUMI TEKTONIK MENGGUNCANG BARAT LAUT MELONGUANE, SULAWESI UTARA

Sebarkan artikel ini

Mel­onguane, SniperNew.id — Badan Mete­o­rolo­gi, Kli­ma­tolo­gi, dan Geofisi­ka (BMKG) mela­porkan bah­wa telah ter­ja­di gem­pa bumi tek­tonik den­gan mag­ni­tu­do 3,9 pada Kamis, 5 Juni 2025 pukul 10.39 WIB. Gem­pa ini ter­ja­di di wilayah laut den­gan koor­di­nat 6.15 Lin­tang Utara dan 125.70 Bujur Timur, atau sek­i­tar 262 kilo­me­ter barat laut Mel­onguane, Sulawe­si Utara, den­gan kedala­man 14 kilo­me­ter di bawah per­mukaan laut, Kamis (05/6/25)

  Kebakaran Pabrik Rokok KT&G di Pasuruan, Kronologi dan Penyebab Masih Diselidiki

Gem­pa bumi berkeku­atan Mag­ni­tu­do 3,9 meng­gun­cang wilayah laut di sebe­lah barat laut Mel­onguane. Gem­pa ini ter­ma­suk dalam kat­e­gori dan­gkal, yang umum­nya dise­babkan oleh aktiv­i­tas sesar lokal atau perg­er­akan lem­peng tek­tonik.

Peri­s­ti­wa ini dila­porkan dan dianal­i­sis oleh Badan Mete­o­rolo­gi, Kli­ma­tolo­gi, dan Geofisi­ka (BMKG), seba­gai lem­ba­ga res­mi pemer­in­tah yang bertu­gas meman­tau aktiv­i­tas geofisi­ka nasion­al.

  Bentrokan Dini Hari di Depok, Polisi Amankan Situasi di Jalan Akses UI

Gem­pa ter­ja­di pada Kamis, 5 Juni 2025 pukul 10.39 wak­tu Indone­sia barat (WIB).

Lokasi gem­pa bera­da di laut, 262 km barat laut Mel­onguane, Sulawe­si Utara, den­gan koor­di­nat 6.15°LU dan 125.70°BT, dan bera­da pada kedala­man 14 km.

Gem­pa bumi ini diperki­rakan ter­ja­di aki­bat aktiv­i­tas tek­tonik di zona perte­muan lem­peng, mengin­gat kawasan perairan utara Sulawe­si bera­da di wilayah yang rawan gem­pa kare­na kom­plek­si­tas struk­tur geolo­gi bawah laut.

Gem­pa ini ter­catat oleh sis­tem sen­sor BMKG dan dipros­es secara cepat untuk mem­berikan infor­masi awal kepa­da masyarakat. Hing­ga saat ini, belum ada lapo­ran kerusakan,korban jiwa, atau dampak sig­nifikan yang diter­i­ma. Gem­pa dirasakan lemah dan tidak berpoten­si menim­bulkan tsuna­mi.

  Truk Pengangkut Motor Terperosok di Sitinjau Lauik Akibat Rem Blong

 

Catatan Pent­ing:Infor­masi ini dis­usun berdasarkan hasil anal­i­sis awal BMKG dan masih dap­at berubah seir­ing den­gan pem­baru­an data dan ver­i­fikasi lan­ju­tan. Masyarakat diim­bau untuk tetap ten­ang dan mengiku­ti infor­masi res­mi dari BMKG.

 

Untuk pem­baru­an infor­masi, silakan men­gak­ses situs res­mi www.bmkg.go.id atau men­gun­duh aplikasi InfoBMKG.

(Edi­tor: Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *