Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Dukung Kelestarian Lingkungan, Komunitas Sahabat Venny Lepaskan Tukik

189
×

Dukung Kelestarian Lingkungan, Komunitas Sahabat Venny Lepaskan Tukik

Sebarkan artikel ini

Gunungsi­toli, SniperNew.id - Seba­gai ben­tuk kepedu­lian lingkun­gan ter­hadap eko­sis­tem tukik (penyu), Komu­ni­tas Saha­bat Ven­ny yang dip­impin lang­sung oleh Koor­di­na­tor Saha­bat Ven­ny Ny. Veny Sowa’a Laoli melepasliarkan belasan tukik (penyu) di pesisir Pan­tai Lua­ha Lara­ga, Kota Gunungsi­toli.

  Snipernew.id Sampaikan Permintaan Maaf Terbuka kepada Serka Junaidi dan TNI

Tin­dakan terse­but dalam rang­ka men­dukung keber­lang­sun­gan hidup spe­sies penyu dan juga mem­perku­at eko­sis­tem pan­tai yang pent­ing bagi makhluk hidup lain­nya, Selasa (31/12/2024).

“Saya men­ga­jak selu­ruh masyarakat Kota Gunungsi­toli untuk men­ja­ga dan melestarikan pop­u­lasi Penyu yang saat ini ter­ma­suk dalam kat­e­gori spe­sies yang ter­an­cam punah di Kepu­lauan Nias dan di Kota Gunungsi­toli khusus­nya.”

“Saya juga menghim­bau untuk tidak mengkon­sum­si penyu dan tidak meng­gu­nakan kara­pas penyu seba­gai aksesoris. Mari kita kem­ba­likan ke habi­tat­nya agar lingkun­gan tetap ter­ja­ga.”

“Sebanyak 12 tukik kita lep­askan dan satu induk den­gan hara­pan dap­at bertelur lagi dan bisa meng­hasilkan penyu yang banyak lagi.” pesan Ny. Ven­ny.

Tidak hanya itu, Komu­ni­tas Saha­bat Ven­ny juga menyem­patkan diri untuk men­datan­gi penangkaran telur penyu Yayasan Terang Nias Ehowu yang ter­letak di Desa Bina­ka. Yayasan Terang Nias Ehowu juga menye­di­akan ane­ka oleh-oleh khas Kepu­lauan Nias seper­ti kain khas Nias, ker­a­ji­nan khas Nias dan peng­i­na­pan home­s­tay.

  Ada Apa?, LSM Kritik Kejari Maros, Kasus Diskominfo Rp 5,1 Miliar Belum Tuntas

Tem­pat penangkaran telur terse­but bertu­juan untuk melin­dun­gi spe­sies penyu yang ter­an­cam punah aki­bat aktiv­i­tas manu­sia dan peruba­han lingkungan.Telur-telur yang dikumpulkan dari pan­tai akan dipeli­hara den­gan baik, sete­lah tukiknya men­ca­pai uku­ran yang cukup, mere­ka dilepaskan kem­bali ke laut seba­gai bagian dari upaya men­ja­ga keber­lan­ju­tan habi­tat ala­mi penyu.

  Polda Riau Gelar Ziarah di TMP Kusuma Dharma Dalam Peringatan Hari Bhayangkara Ke-78

 

(Kaper­wil Kepu­lauan Nias)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *