Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Duka Bencana Sumatera, Perkumpulan Aritonang Hadir Menguatkan Korban di Tapanuli Utara

95
×

Duka Bencana Sumatera, Perkumpulan Aritonang Hadir Menguatkan Korban di Tapanuli Utara

Sebarkan artikel ini

Tapan­uli Utara —Snipernew.id

Duka ben­cana Sumat­era meny­isakan luka men­dalam. Rumah rusak, har­ta hilang, dan rasa aman run­tuh seketi­ka. Tidak hanya mere­ka yang ter­dampak lang­sung, duka ini juga dirasakan oleh banyak pihak yang turut berem­pati dan berg­er­ak mem­beri ban­tu­an.

Di ten­gah suasana pilu itu, Perkumpu­lan Pun­guan Toga Ari­to­nang se-Indone­sia (PPTA) hadir mem­bawa ban­tu­an dan penghibu­ran. Aksi kemanu­si­aan ini difokuskan bagi kelu­ar­ga besar Toga Ari­to­nang di Kabu­pat­en Tapan­uli Utara yang ter­dampak ben­cana pada akhir Desem­ber lalu.

  FPII dan DPI Ciptakan Sinergitas Pers,Tingkatkan Citra Positif Imigrasi Bekasi di Masyarakat

Ket­ua Umum PPTA, Johanes Kennedy Ari­to­nang, bersama istri, didampin­gi Richard Rajagukguk, Nel­ly Rajagukguk, ser­ta jajaran pen­gu­rus DPC Toga Ari­to­nang Kabu­pat­en Tapan­uli Utara. Hadir pula Luhut Ari­to­nang selaku Ket­ua DPC, bersama Anggiat Rajagukguk, Marni Sire­gar, Jupati Rajagukguk, Chris­t­ian Rajagukguk, dan pen­gu­rus lain­nya.

Sebelum ban­tu­an dis­er­ahkan, Johanes Kennedy Ari­to­nang menyam­paikan kata penghibu­ran. Ia mene­gaskan bah­wa duka yang diala­mi kelu­ar­ga besar Toga Ari­to­nang adalah duka bersama. Selu­ruh kelu­ar­ga besar ikut bersedih atas musi­bah ini.

Ia men­ga­jak para kor­ban untuk tetap kuat dan bangk­it. Menu­rut­nya, cobaan tidak akan diberikan Tuhan di luar kemam­puan umat-Nya. Musi­bah ini men­ja­di pengin­gat untuk lebih mendekatkan diri kepa­da Tuhan dan men­ja­ga lingkun­gan agar ben­cana seru­pa tidak teru­lang.

  Viral! Politikus Bali 74 Tahun Menikahi Gadis 22 Tahun: “Jomblo, Sabar Dulu, Mungkin Jodoh Belum Lahir”

Suasana men­ja­di san­gat haru keti­ka rangka­ian adat Batak dijalankan. Boras Sipir Ni Ton­di ditaburkan di atas kepala kor­ban. Rit­u­al ini men­ja­di sim­bol pem­berkatan untuk men­guatkan jiwa atau ton­di, agar para kor­ban memi­li­ki keku­atan batin meng­hadapi cobaan berat.

Mak­na budaya berlan­jut den­gan pem­ber­ian pisang. Pisang melam­bangkan keku­atan hidup, kesinam­bun­gan, dan hara­pan akan masa depan yang lebih baik. Hara­pan itu diteguhkan den­gan Itak Gur­gur, makanan dari tepung beras yang melam­bangkan seman­gat yang mem­bara.

Selan­jut­nya diberikan Aek Sitio-Tio, air putih yang men­ja­di sim­bol pemuli­han, kete­nan­gan jiwa, dan kemurn­ian hati sete­lah gun­can­gan ben­cana. Air itu seo­lah men­ja­di jeda sejuk di ten­gah kesedi­han pan­jang.

Rangka­ian adat ditut­up den­gan doa bersama. Doa dipan­jatkan agar para kor­ban diberi ketaba­han, kese­hatan, ser­ta keku­atan untuk bangk­it dan mena­ta kem­bali kehidu­pan mere­ka.

  Kades Rumah Deleng Bangun Purba Sulit Ditemui: APBDes Diduga Tidak Transparan Kepada Publik, Ada Apa?

Ada­pun wilayah yang dikun­jun­gi pen­gu­rus pusat PPTA di Kabu­pat­en Tapan­uli Utara meliputi Keca­matan Adi­an Kot­ing, Keca­matan Simangum­ban, Keca­matan Pur­bat­ua, Keca­matan Pahae Jae , dan Keca­matan Par­mo­nan­gan. Total kurang lebih 200 kepala kelu­ar­ga Toga Ari­to­nang yang ter­dampak ben­cana.

Ket­ua DPC Toga Ari­to­nang Kabu­pat­en Tapan­uli Utara, Luhut Ari­to­nang, menyam­paikan bah­wa ban­tu­an yang diberikan mungkin tidak besar. Namun kehadi­ran lang­sung untuk men­jumpai kelu­ar­ga yang tertim­pa musi­bah dan men­jalankan tra­disi Batak diyaki­ni san­gat berar­ti.

Ia berharap keber­samaan dan kepedu­lian ini men­ja­di keku­atan baru bagi kelu­ar­ga besar Toga Ari­to­nang untuk bangk­it dari keter­pu­rukan aki­bat ben­cana. Dalam duka, mere­ka tidak sendiri.

Red