Berita Peristiwa

Duh!!, Siswanya Meninggal Karena Tawuran, Kepsek SMK Muhammadiyah II Bilang Bukan Tanggungjawab Sekolah

413
×

Duh!!, Siswanya Meninggal Karena Tawuran, Kepsek SMK Muhammadiyah II Bilang Bukan Tanggungjawab Sekolah

Sebarkan artikel ini

Karawang, SniperNew.id - Seo­rang pela­jar SMK Muham­madiyah II yang berin­isial MI, dike­tahui men­ja­di kor­ban aksi tawu­ran yang ter­ja­di pada Kamis, (30/05–2024).

Koor­di­na­tor Sat­gas Pela­jar Dinas Pen­didikan dan Olahra­ga (Dis­dik­po­ra) Kabu­pat­en Karawang, Ris­man men­gungkap­kan bah­wa pihaknya mener­i­ma infor­masi bah­wa ada salah satu siswa yang men­ja­di kor­ban tawu­ran.

  Desa Sukamulya Terabaikan, PT Pertamina EP Diduga Abaikan Kesejahteraan Warga Sekitar

“Infor­masinya siswa SMK Muham­madiyah II, keja­di­an sub­uh pagi diduga ter­li­bat tawu­ran hing­ga mening­gal dunia,” ungkap­nya.

Semen­tara itu, Kan­it Reskrim Polsek Cikam­pek, AKP Abdul Wahab mem­be­narkan jika kor­ban mening­gal aki­bat tawu­ran yang ter­ja­di di Kawasan BIIC Pur­wakar­ta terse­but meru­pakan seo­rang siswa dari SMK Muham­madiyah II Cikam­pek. Dan Saat ini kepolisian ten­gah melakukan pros­es lidik.

“Kami baru tahu kemarin dan sudah men­datan­gi rumah kor­ban untuk men­cari tahu teman-teman kor­ban. Sam­pai saat ini belum ada ter­sang­ka yang dite­tap­kan, kami masih men­cari lawan­nya (lawan tawu­ran), Kasus ini sudah ditan­gani oleh Pol­res Karawang juga,” singkat­nya.

  Hari Lingkungan Hidup, PT ANI Peduli Ekosistem dan Penurunan CO2

Ter­pisah, Rah­mat Enda, Kepala Seko­lah Muham­madiyah II, men­gatakan jika pihaknya men­da­p­atkan infor­masi awal dari orang tua siswa bah­wa MI mening­gal kare­na men­gala­mi kece­lakaan.

” Info awal dari orang tuanya kece­lakaan terus kami takji­ah ke rumah­nya (rumah almarhum MI) (ada infor­masi) ter­ja­di seper­ti itu di luar jam seko­lah dan tidak pakai baju seko­lah keja­di­an malam kemarin. Dari Polsek Kotabaru dan Cikam­pek ke seko­lah kemu­di­an mere­ka ke rumah­nya,” jelas Rah­mat.

Ditanya kemu­di­an, apakah ini artinya pihak seko­lah tidak bertang­gung­jawab atas MI yang meru­pakan siswa dis­eko­lah­nya, SMK Muham­madiyah II. Rah­mat meng-iya-kan.

  Jadi Catatan Buruk, Kematian Bayi di Puskesmas Tirtajaya Kerawang

“Iya, di luar jam seko­lah,” ucap­nya.

Lalu adakah keter­li­batan siswa SMK Muham­madiyah II lain­nya dari keja­di­an ini, Rah­mat men­gatakan hanya MI saja yang tawu­ran malam itu.

“Yang lain keter­li­batan gak ada, itu ter­diri dari berba­gai seko­lah-seko­lah,” ungkap­nya.

Rah­mat pun men­gaku khawatir, mengin­gat keja­di­an tawu­ran yang menelan kor­ban jiwa ini ter­ja­di diten­gah seko­lah sedang melak­sanakan Pener­i­maan Peser­ta Didik Baru (PPDB).

”Pem­bi­naan, patroli ker­jasama den­gan sat­gas, komu­nikasi sama orang tua siswa semakin intens,” jawab­nya, ben­tuk anti­si­pasi pihak seko­lah agar siswa didiknya tidak ter­li­bat tawu­ran.

Kaper­wil Sniper New id. Jabar
– T . S –

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *