Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Drama Senayan Berujung Reshuffle: Budi Arie Aktif di DPR, Dicopot Beberapa Jam Kemudian

168
×

Drama Senayan Berujung Reshuffle: Budi Arie Aktif di DPR, Dicopot Beberapa Jam Kemudian

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta, SniperNew.id – Perge­ser­an kabi­net yang dilakukan Pres­i­den Prabowo Subianto pada Senin sore, 8 Sep­tem­ber 2025, menge­jutkan banyak pihak. Salah satu kepu­tu­san pal­ing dis­orot adalah pen­copotan Budi Arie Setia­di dari jabatan­nya seba­gai Menteri Kop­erasi. Iro­nis­nya, hanya beber­a­pa jam sebelum kepu­tu­san itu diu­mumkan, Budi Arie masih ter­li­hat aktif men­jalankan tugas kene­garaan di Senayan.

Budi Arie Setia­di, tokoh yang sebelum­nya diper­caya Pres­i­den untuk memimpin Kementer­ian Kop­erasi, harus rela mening­galkan kur­si menterinya. Posisinya kini diisi oleh Fer­ry Juliantono, yang sebelum­nya men­ja­bat seba­gai wakil­nya. Per­gant­ian ini menim­bulkan tan­da tanya besar, teruta­ma kare­na Budi Arie masih ter­li­hat bek­er­ja penuh pada hari yang sama.

  Polisi Kembali Gagalkan Peredaran Sabu, Satu Pelaku Diringkus*

Tepat pada siang hari, Senin, 8 Sep­tem­ber 2025, Budi Arie meng­hadiri rap­at pent­ing den­gan Komisi VI DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakar­ta. Dalam kesem­patan itu, ia mema­parkan pagu anggaran Kementer­ian Kop­erasi untuk Tahun Anggaran 2026 sebe­sar Rp 937 mil­iar. Tidak berhen­ti di situ, ia juga men­ga­jukan tam­ba­han anggaran sebe­sar Rp 7,8 tril­i­un.

Menu­rut Budi Arie, tam­ba­han anggaran terse­but pent­ing untuk melakukan repo­sisi struk­tur organ­isasi yang ada di kementer­ian. Ia menekankan per­lun­ya dig­i­tal­isasi dan sis­tem cash­less bagi Kop­erasi Desa Mer­ah Putih. Menu­rut­nya, langkah ini pent­ing untuk memit­i­gasi poten­si fraud dan salah kelo­la yang ser­ing ter­ja­di dalam prak­tik kop­erasi.

Keju­tan besar muncul keti­ka beber­a­pa jam sete­lah rap­at terse­but, Pres­i­den Prabowo Subianto mengu­mumkan reshuf­fle kabi­net. Fer­ry Juliantono ditun­juk seba­gai Menteri Kop­erasi yang baru, meng­gan­tikan posisi Budi Arie. Tidak ada tan­da-tan­da sebelum­nya yang mengindikasikan adanya peruba­han men­dadak ini.

  Bawa Sabu 100 Gram, Anak Medan Diciduk Polisi Di Labura 

Lebih mengher­ankan lagi, Budi Arie sendiri men­gaku tidak menge­tahui adanya per­gant­ian jabatan terse­but. Saat dite­mui seu­sai rap­at di DPR, ia hanya meny­atakan fokus pada tugas­nya untuk melayani masyarakat. “Belum, kita ker­ja saja ngu­rus raky­at ya. Fokus ngu­rus raky­at,” ujarnya singkat.

Kepu­tu­san pen­copotan diu­mumkan secara res­mi pada Senin sore, 8 Sep­tem­ber 2025. Namun, menu­rut pen­gakuan Budi Arie, ia tidak mener­i­ma undan­gan untuk meng­hadap ke Istana Negara. Artinya, pem­ber­i­tahuan res­mi men­ge­nai pen­copotan­nya tidak ia ketahui secara lang­sung. Hal ini menim­bulkan speku­lasi men­ge­nai mekanisme komu­nikasi inter­nal pemer­in­tah dalam menyam­paikan kepu­tu­san strate­gis semacam ini.

Langkah Pres­i­den Prabowo ini menim­bulkan banyak per­tanyaan di kalan­gan poli­tik dan pub­lik. Men­ga­pa per­gant­ian dilakukan secara men­dadak? Apakah ada eval­u­asi khusus ter­hadap kin­er­ja Budi Arie? Ataukah ini bagian dari strate­gi poli­tik yang lebih besar?

  Data Pendidikan Wakil Wali Kota Tebing Tinggi Disorot, Kelulusan S1 Tak Muncul di PDDikti

Seba­gian penga­mat meni­lai bah­wa per­gant­ian men­dadak ini menun­jukkan bah­wa Pres­i­den Prabowo ingin mem­perku­at barisan kabi­net­nya den­gan fig­ur-fig­ur yang lebih sejalan den­gan agen­da poli­tik dan pem­ban­gu­nan pemer­in­ta­han­nya. Fer­ry Juliantono, seba­gai peng­gan­ti, dini­lai lebih memi­li­ki kedekatan den­gan lingkaran inti Prabowo.

Namun, bagi seba­gian kalan­gan, kepu­tu­san ini diang­gap kurang transparan. Tidak adanya komu­nikasi lang­sung kepa­da menteri yang digan­ti bisa menim­bulkan kesan bah­wa pros­es reshuf­fle tidak ber­jalan sesuai eti­ka birokrasi yang seharus­nya.

Dalam perny­ataan­nya, Budi Arie ter­li­hat ten­ang dan mener­i­ma kepu­tu­san terse­but den­gan sikap legawa. Ia mene­gaskan bah­wa dirinya tetap akan berkomit­men untuk raky­at mes­ki tidak lagi men­ja­bat seba­gai menteri. “Fokus ngu­rus raky­at,” kata Budi Arie, men­ja­di kali­mat yang mencer­minkan seman­gat pengab­di­an­nya mes­ki posisinya berubah. Ia juga menam­bahkan bah­wa tidak ada undan­gan dari Istana yang ia ter­i­ma. Sum­ber: (abd/Ahm)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *