Berita Nasional

Pisau Bermata Dua: Polemik Pajak, Sri Mulyani, dan Bayang-Bayang Kebijakan The Fed

1033
×

Pisau Bermata Dua: Polemik Pajak, Sri Mulyani, dan Bayang-Bayang Kebijakan The Fed

Sebarkan artikel ini
Gambar ilustrasi berupa gambar gunting yang memotong grafik pertumbuhan, unggah akun sosial Treands, dikutip (Selasa (09/09).

Jakar­ta, SniperNew.id  – Sebuah ung­ga­han di plat­form media sosial Threads oleh akun berna­ma fadli.hyeon baru-baru ini menarik per­ha­t­ian pub­lik kare­na men­gu­las isu sen­si­tif men­ge­nai posisi Menteri Keuan­gan Repub­lik Indone­sia, Sri Mulyani Indrawati, ser­ta kai­tan­nya den­gan kebi­jakan fiskal dan mon­eter glob­al, Selasa (09/09).

Ung­ga­han terse­but meny­oroti kebi­jakan kenaikan pajak di Indone­sia, alasan di balik kepu­tu­san terse­but, ser­ta kemu­ngk­i­nan dampak dari kebi­jakan bank sen­tral Ameri­ka Serikat, The Fed­er­al Reserve (The Fed), ter­hadap arah kebi­jakan ekono­mi Indone­sia ke depan.

  GEKRAFS Bersama Kemenkraf Laksanakan Penandatanganan Kesepahaman Bersama

Dalam tulisan­nya, akun terse­but menggam­barkan upaya meng­gan­ti Sri Mulyani bagaikan “pisau berma­ta dua.”

“Sebe­narnya meng­gan­tikan Menteri Keuan­gan Sri Mulyani itu bagaikan pisau berma­ta dua. Sri pun­ya alasan sendiri kena­pa Indone­sia itu per­lu kenaikan pajak yang cukup ting­gi. Mungkin dikare­nakan utang atau peng­hasi­lan devisa negara yang tidak men­cukupi dll,” tulis akun itu.

Selain meny­oroti soal pajak, ung­ga­han terse­but juga meny­ing­gung soal ren­cana The Fed di Ameri­ka Serikat yang pada 17 Sep­tem­ber men­datang akan melakukan pemangkasan suku bun­ga sebe­sar 0,5%.

  TOLONG JENDERAL: Kabareskrim Diminta Turunkan Team Mabes Polri Tangkap MUNIR Mafia Minyak Jambi

“Belum lagi pada tang­gal 17 Sep­tem­ber nan­ti Ameri­ka akan melakukan cut rate atau pemangkasan suku bun­ga oleh The Fed sebe­sar 0,5%. Negara seper­ti kita, Indone­sia, kemu­ngk­i­nan besar akan mengiku­ti arah langkah yang sama den­gan US dan mungkin lebih besar persen­tasenya,” lan­jut akun terse­but.

Ung­ga­han ini turut dis­er­tai ilus­trasi beru­pa gam­bar gunt­ing yang mem­o­tong grafik per­tum­buhan, seo­lah menan­dakan adanya dile­ma antara pemangkasan atau kenaikan dalam kebi­jakan ekono­mi.

Isu uta­ma yang muncul adalah perde­batan men­ge­nai kebi­jakan Menteri Keuan­gan Sri Mulyani, khusus­nya terkait kenaikan pajak yang cukup ting­gi. Ung­ga­han juga meny­oroti poten­si dampak kebi­jakan mon­eter Ameri­ka Serikat ter­hadap ekono­mi Indone­sia, teruta­ma sete­lah adanya sinyal pemangkasan suku bun­ga oleh The Fed.

  Ketua KAMUUU: Ketua PP Medan dan Ketua HIPMI Pusat Paling Relevan Gantikan Musa Rajekshah Pimpin Golkar Sumut

Tulisan terse­but men­gibaratkan posisi Sri Mulyani seba­gai sebuah dile­ma, di mana kebi­jakan yang diam­bil dap­at mem­bawa kon­sekuen­si gan­da, baik posi­tif maupun negatif, layaknya “pisau berma­ta dua.”

Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuan­gan RI, seba­gai tokoh uta­ma yang kebi­jakan­nya diper­soalkan.

Akun media sosial Threads @fadli.hyeon, seba­gai pihak yang menuliskan opi­ni dan men­ja­di sum­ber uta­ma beri­ta ini.

The Fed­er­al Reserve (The Fed), bank sen­tral Ameri­ka Serikat, yang kebi­jakan­nya berpoten­si memen­garuhi arah ekono­mi glob­al ter­ma­suk Indone­sia. (Dar/Dar).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *