Terupdate

DPC APDESI dan Seluruh Kepala Pekon Se-Pringsewu Bantah Pemberitaan Ada Anggaran Kebersamaan Rp 60 Juta Tiap Pekon

198
×

DPC APDESI dan Seluruh Kepala Pekon Se-Pringsewu Bantah Pemberitaan Ada Anggaran Kebersamaan Rp 60 Juta Tiap Pekon

Sebarkan artikel ini

Pringsewu, SniperNew.id — Dewan Pimp­inan Cabang Assosi­asi Pemer­in­tah Desa Selu­ruh Indone­sia (DPC Apde­si) Kabu­pat­en Pringsewu, Provin­si Lam­pung bersama jajaran kepala pekon mem­ban­tah keras pem­ber­i­taan yang menye­butkan adanya anggaran keber­samaan Rp60 juta seti­ap pekon.

  Dituduh Mencuri, Security PT Bahruny Dipecat Sepihak, Hingga Kehilangan Pesangon

Ket­ua DPC Apde­si Pringsewu, Jevi Her­di Sofyan men­je­laskan bah­wa pem­ba­yaran anggara media melalui 12 lem­ba­ga bukan­lah pem­ba­yaran kepa­da lem­ba­ga itu sendiri, melainkan untuk media yang ter­gabung seper­ti media cetak, online maupun elek­tron­ik.

“Anggaran terse­but digu­nakan mem­ba­yar media yang telah berlang­ganan den­gan kepala pekon sebelum­nya. Pem­ba­yaran­nya melalui lem­ba­ga-lem­ba­ga yang ada di Kabu­pat­en Pringsewu,” jelas Jevi Her­di, Sab­tu 11 Mei 2024.

Pem­ba­yaran itu juga tak sem­barang, pasal­nya anggaran diberikan hanya kepa­da media yang sudah memi­li­ki mem­o­ran­dum of under­stand­ing (MoU) dan telah berlang­ganan sebelum­nya.

  Naas Saat Mencari Rumput, Warga Pringsewu Tewas Tersambar Petir

“Jadi intinya, tidak ada kesala­han dalam pem­ba­yaran melalui lem­ba­ga terse­but, kare­na sesuai medi­anya,” tegas­nya.

Jevi menye­butkan, bah­wa ker­jasama antara DPC Apde­si dan lem­ba­ga atau wartawan bertu­juan untuk mem­per­mu­dah pem­ba­yaran media dan bukan meru­pakan tin­dakan yang men­curi­gakan.

“Kami seba­gai pen­gu­rus DPC Apde­si jus­tru kebin­gun­gan, apala­gi jika kami disang­ka melakukan per­mu­fakatan jahat oleh pihak ter­ten­tu ter­hadap DPC Apde­si dan DPK Apde­si di Pringsewu,” ujarnya.

  H. Riyanto Pamungkas dan Umi Laila Unggul dengan Elektabilitas Sebesar 30,08%. Atas Pasangan Lainnya

Kesem­patan itu, Jevi meny­atakan bah­wa pen­gu­rus DPC dan DPK Apde­si bersama wartawan yang ter­gabung dalam 12 lem­ba­ga telah menyadari bah­wa tidak ada per­mu­fakatan jahat dalam MoU terse­but.

Dia juga mene­gaskan bah­wa wartawan tidak akan menan­datan­gani MoU yang dap­at diang­gap seba­gai anggaran keber­samaan atau per­mu­fakatan jahat.

“Kami dan rekan-rekan wartawan yang bernaung di 12 lem­ba­ga pro­fe­si wartawan di Kabu­pat­en Pringsewu dap­at melan­jutkan pem­ba­yaran kepa­da media den­gan lan­car. Saya rasa tidak ada yang per­lu diper­soalkan,” pungkas­nya. (Ahm/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *