Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

DLH Ayo Bertindak, Limbah Kotoran Ayam di Buang Kebahu Jalan Warga Desa Pelempang Resah

384
×

DLH Ayo Bertindak, Limbah Kotoran Ayam di Buang Kebahu Jalan Warga Desa Pelempang Resah

Sebarkan artikel ini

Muara enim Sniper news.id-Desa Pelm­pang keca­matan kelekar kabu­pat­en muara enim lim­bah air pem­buan­gan cucian kotoran ayam yang dibuang kebahu jalan umur menu­ju ke desa Pelem­pang .

Kon­disi ini mem­bu­at war­ga resah. Pasal­nya, lim­bah pem­buan­gan bekas cucian kotoran ayam terse­but menye­babkan bau nya yang menyen­gat yang berasal dari cucian kotoran ayam.

  Sekretariat DPRD Pringsewu Bungkam Saat Dikonfirmasi Anggaran 2025, Ada Apa di Balik Ratusan Juta Rupiah?

Dari pen­gakuan war­ga, pelaku pem­buang lim­bah dari pihak perusa­haan ayam cabang PT SMS yang Ter­letak di keca­matan Gelum­bang, Perusa­haan yang memi­li­ki usa­ha peter­nakan ayam terse­but. War­ga pun per­nah mene­gur kepi­hak perusa­haan namun tidak per­nah digubris.

“Semau dia (pemi­lik kan­dang ayam) saja buang bekas cucian kotoran ayam, sehing­ga men­gak­i­batkan bau di dijalan tem­pat pelin­tasan menu­ju ke desa Pelem­pang air pem­buan­gan kotoran ayam itu mem­bu­at war­ga dan peng­gu­na jalan tidak nya­man,” ujar war­ga Minggu(29/09/2024)

  Putus Fanbelt, UKW Lulus, Semangat Tak Putus

Sena­da dikatakan ‚masyrakat Desa Pelem­pang Keca­matan kelekar Menu­rut­nya, pem­buan­gan secara sem­barangan lim­bah air kotoran ayam itu sudah berlang­sung cukup lama sehing­ga ter­ge­nang di Ping­gi­ran jalan peli­tasan jalan umum menu­ju ke Desa Pelem­pang

“Udah lama air bekas cucian kotoran ayam dibuang di ping­gi­ran jalan, semaun­ya dia pemi­lik perusa­haan kan­dang ayam saja. Pemer­in­tah desa pelem­pang sudah mene­gor pihak perusa­haan nama­mun di hiraukan oleh pemi­lik usa­ha pert­er­nakan ayam terse­but.

Sa’at awak media Sniper kon­fir­masi kepa­da kepala desa,Kata kepala desa Pelem­pang, selain war­ga dan peng­gu­na jalan merasa ter­gang­gu kare­na bau lim­bah kotoran ayam yang dibuang di ping­gi­ran jalan, war­ga juga ker­ap men­geluh banyaknya lalat semen­jak adanya kan­dang ayam di desa Pelem­pang keca­matan Kelekar kabu­pat­en Muara Enin.

  Muslok IX ORARI Pringsewu Disorot Netizen Media Sosial

“Jelas masyarakat ter­gang­gu kare­na baun­ya, jan­gan tanya kalau masalah lalatmah apala­gi kalau lagi panen. Bau kotoran ayam dan bagkai ayam, kan ayam yang mati juga dibakar,” Ujar kepala desa

War­ga berharap Kepa­da pemer­in­tah keca­matan kelekar mem­berikan. Tegasan dan mem­berikan sangsi kepa­da Pemi­lik perusa­haan agar tidak mem­buang bekas cucian kotoran ayam terse­but dan meni­jau ke lokasi. Lap. Indra

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *