Berita Investigasi

Diduga Serap Dana Hingga Ratusan Juta Rupiah, Begini Fisik Bangunan Balai Serbaguna Desa Lolofaoso

399
×

Diduga Serap Dana Hingga Ratusan Juta Rupiah, Begini Fisik Bangunan Balai Serbaguna Desa Lolofaoso

Sebarkan artikel ini

Snipernew.id, Nias — Pem­ban­gu­nan Gedung Bal­ai Sang­gar Seni Serba­gu­na Desa Lolo­faoso, Keca­matan Hilis­erangkai Kabu­pat­en Nias Tahun Anggaran 2019 yang diduga ser­ap dana hing­ga ratu­san juta rupi­ah kini ter­bengkalai.

Dari pan­tauan awak media hari ini dila­pan­gan (selasa, 25/06/24) bersama salah seo­rang tokoh masyarakat Danosokhi Halawa, ter­pan­tau ban­gu­nan terse­but sejak dim­u­lai tahap pem­ban­gu­nan­nya kurang lebih 5 tahun lalu kini penuh den­gan rumput dan semak belukar yang hanya ter­li­hat beber­a­pa tiang besi tapak ban­gu­nan berdiri diten­gah ham­paran rumput yang belum sele­sai pem­ban­gu­nan­nya dan tak ada tan­da — tan­da akan ada kelan­ju­tan pem­ban­gu­nan.

Danosokhi Halawa, salah satu tokoh masyarakat Desa Lolo­faoso yang men­e­mani awak media Snipernew.id men­gatakan, bah­wa ter­bengkalainya pem­ban­gu­nan Gedung Bal­ai Serba­gu­na terse­but aki­bat ulah oknum Kepala Desa yang tidak bertang­gung jawab, dan yang diduga, telah menyelewengkan Dana Desa (DD). Khusus­nya, pada pem­ban­gu­nan fisik Gedung Bal­ai Serba­gu­na sebe­sar Rp. 768.438.000 den­gan vol­ume : 15m x 16m yang bersum­ber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2019.

Lebih lan­jut, sam­bil ber­jalan menelusuri tapak tanah Gedung Bal­ai Serba­gu­na terse­but, Danosikho Halawa juga men­erangkan, Kepala Desa tidak transparan kepa­da masyarakat, Dimana dalam penyusunan APB­Des saja ter­buk­ti Kepala Desa hanya men­gun­dang beber­a­pa masyarakat saja yang memi­li­ki hubun­gan dekat den­gan­nya, dalam melak­sanakan musyawarah mufakat hing­ga pada akhirnya kepu­tu­san bisa diam­bil oleh Kepala Desa secara sepi­hak dan mere­al­isas­ikan pem­ban­gu­nan Gedung Bal­ai Serba­gu­na terse­but.

“Saya dari awal selalu meman­tau pak bahkan ikut bek­er­ja pada pem­ban­gu­nan gedung terse­but, saya lihat dan saya den­gar den­gan telin­ga dan mata saya sendiri bah­wa pem­ban­gu­nan gedung bal­ai serba­gu­na di desa kami desa Lolo­faoso san­gat tidak transparan sama sekali, saya berani buk­tikan dan pun­ya buk­tinya pak,” ucap Danoskhi penuh yakin.

Danosokhi, Saat dis­ing­gung oleh awak media men­ge­nai bagaimana pen­da­p­at BPD pada wak­tu itu, Danosokhi pun men­jawab. “Dulu kan mere­ka san­gat men­dukung, tapi sekarang malah ikut balik bertanya kepa­da kepala desa sete­lah meli­hat hasil dila­pan­gan yang terny­a­ta hanya empat tapak tiang besi saja yang berdiri,” katanya.

“Bahkan jawa­ban kepala desa wak­tu itu hanya menyam­paikan pasti akan dilan­jutkan lagi, namun pada keny­ataan sela­ma kurang lebih 6 tahun ini tidak ada kelan­ju­tan,” imbuh­nya.

Di tem­pat ter­pisah, Tim Pelak­sana Kegiatan (TPK), Otenisi Halawa yang pada saat itu seba­gai Ket­ua Pelak­sana Kegiatan saat dite­mui oleh awak media dirumah­nya sore harinya mengutarakan hal yang sama.

Otenisi juga menam­bahkan tidak tahu sama sekali per­soalan rin­cian anggaran biaya pem­ban­gu­nan gedung bal­ai serba­gu­na terse­but, dikare­nakan yang mengam­bil alih semuanya adalah kepala desa.

Ianya men­gaku hanya diberikan uang untuk mem­ba­yarkan Gaji Hari Orang Ker­ja (HOK) sesuai den­gan petun­juk Kepala Desa.

“Saya tahun­ya hanya dis­u­ruh bayar gaji para peker­ja pak sesuai den­gan HOK, untuk uru­san belan­janya ya pak kades yang tahu semua,” ungkap Otenisi.

Masih penasaran, awak media pun ingin melan­jutkan kon­fir­masi lang­sung dila­pan­gan den­gan men­e­mui man­tan Ket­ua BPD yang men­ja­bat pada wak­tu itu. Namun sayang, beli­au men­gala­mi sak­it keras sehing­ga tidak dap­at lagi dikon­fir­masi untuk seterus­nya dan juga kepa­da pen­gu­rus BPD yang lain tak mem­buahkan hasil untuk dikon­fir­masi.
Tak mau meny­er­ah, awak media pun melan­jutkan untuk men­e­mui kepala desa dikan­tornya, namun jam kan­tor sudah berakhir dan hing­ga dite­mui ke rumah­nya terny­a­ta kepala desa sedang tidak ditem­pat.

Per­jalanan awak media dila­pan­gan untuk men­da­p­atkan infor­masi lebih lan­jut ten­tang Pem­ban­gu­nan Gedung Bal­ai Sang­gar Seni Serba­gu­na Desa Lolo­faoso Keca­matan Hilis­erangkai Kabu­pat­en Nias semen­tara berakhir, namun beber­a­pa infor­masi pent­ing dan aku­rat yang dida­p­atkan oleh awak media dari  masyarakat lain­nya yang  tidak mau dise­butkan namanya telah berhasil dihim­pun dan akan diter­bitkan pada pem­ber­i­taan selan­jut­nya.

Kaper­wil Kepu­lauan Nias : Agri Helpin Zebua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *