Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Ekonomi

Dari Pengacara ke Pedagang Telur Asin, Hendul Purnomo Bagikan Perjalanan Hidupnya

216
×

Dari Pengacara ke Pedagang Telur Asin, Hendul Purnomo Bagikan Perjalanan Hidupnya

Sebarkan artikel ini

Ban­dar Lam­pung, SniperNew.id — Seo­rang peng­gu­na Threads berna­ma Hen­dul Purnomo mem­bagikan kisah per­jalanan­nya dalam beral­ih pro­fe­si, dari seo­rang pen­gacara sela­ma ham­pir sem­bi­lan tahun, men­ja­di peda­gang telur asin, Sab­tu (15/11/2025).

Kisah­nya menarik per­ha­t­ian war­ganet sete­lah ia men­gung­gah ceri­ta sekali­gus doku­men­tasi video ser­ta foto pro­duk telur asin yang ia jual.

Dalam ung­ga­han­nya, Hen­dul menulis bah­wa hidup baginya adalah per­jalanan yang tidak per­lu ditaku­ti, dan ia men­ga­jak orang lain untuk tidak mudah meny­er­ah. “Hidup ini seru; jan­gan nyer­ah dulu. Sete­lah berhen­ti dari pen­gacara, ham­pir 9 tahun. Den­gan latar belakang Sar­ja Hukum, sekarang beral­ih dagang telur asin,” tulis­nya.

  Anggaran Publikasi Pekon Panggungrejo 2025 Masih Tanpa Kejelasan

Ia menye­but bah­wa usa­ha per­lu dibaren­gi keteku­nan. “Yang pent­ing berusa­ha dulu, kalau hari ini kurang laku, ya besok dijual lagi. Kalau besoknya eng­gak laku, ya doanya dis­eringin lagi. Sam­pai Tuhan bilang ‘ini wak­tun­ya’.”

Hen­dul mene­gaskan pent­ingnya men­ja­ga kehor­matan melalui peker­jaan yang halal.

“Pesan­nya; tidak per­lu malu, yang pent­ing halal. Seman­gat dan berdoa, Tuhan itu maha baik.”

Ia juga menye­but bah­wa paka­ian toga kebang­gaan­nya kini ter­sim­pan rapi di lemari.

  Pemerintah Tegaskan Satu NIK Bisa Terima Banyak Program Bansos, Asal Penuhi Syarat!

Ung­ga­han terse­but men­da­p­at banyak tang­ga­pan posi­tif. Sejum­lah war­ganet memu­ji kual­i­tas telur asin yang ia pro­duk­si. Seo­rang peng­gu­na berna­ma Zikriy­onathan berko­men­tar,
“Telor asin nya meng­gu­gah naf­su makan kak… masir ben­er ya kak.”
Hen­dul men­jawab bah­wa bagian dalam telur asin buatan­nya memang berwar­na oranye dan masir.

Peng­gu­na lain, Tinung_Setyoati, menulis:
“Telur asine bagus bgt.” Hen­dul mem­balas den­gan uca­pan ter­i­ma kasih.

Beber­a­pa war­ganet juga meny­ing­gung peruba­han pro­fesinya. Fretless__bass bertanya,

“Knp berhen­ti sbg PENGACARA bro?”
Semen­tara yayuk_mk22 menulis:
“Wah, man­tan pen­gacara ya pak. Semoga suk­ses di usa­ha nya, aami­in.”
Hen­dul mere­spons den­gan uca­pan ter­i­ma kasih dan doa agar semuanya selalu sehat.

  Gelombang Solidaritas Mengalir untuk Aceh–Sumatera

Ada pula peng­gu­na lain yang menanyakan asal daer­ah pen­gi­r­i­man telur asin.
Veronica471969 menulis:
“Kalau masir enak. Daer­ah mana pak?”
Hen­dul men­je­laskan bah­wa pen­gi­r­i­man dilakukan dari Ban­dar Lam­pung, den­gan opsi lewat jasa eks­pe­disi.

Dalam kolom komen­tar lain, Hen­dul juga men­je­laskan bah­wa telur asin terse­but ia hasilkan dari ter­nak sendiri dan pro­duk­si sendiri.

Ung­ga­han Hen­dul meny­er­takan: Video saat ia berk­endara di sebuah jalan raya, menggam­barkan aktiv­i­tas har­i­an dalam men­jalankan usa­hanya.

Foto telur asin bela­han dua den­gan kun­ing telur berwar­na oranye cer­ah. Kon­ten terse­but men­guatkan pesan men­ge­nai usa­hanya dalam mem­ban­gun bis­nis baru secara mandiri.

Penulis Iskan­dar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *