Bandar Lampung, SniperNew.id — Seorang pengguna Threads bernama Hendul Purnomo membagikan kisah perjalanannya dalam beralih profesi, dari seorang pengacara selama hampir sembilan tahun, menjadi pedagang telur asin, Sabtu (15/11/2025).
Kisahnya menarik perhatian warganet setelah ia mengunggah cerita sekaligus dokumentasi video serta foto produk telur asin yang ia jual.
Dalam unggahannya, Hendul menulis bahwa hidup baginya adalah perjalanan yang tidak perlu ditakuti, dan ia mengajak orang lain untuk tidak mudah menyerah. “Hidup ini seru; jangan nyerah dulu. Setelah berhenti dari pengacara, hampir 9 tahun. Dengan latar belakang Sarja Hukum, sekarang beralih dagang telur asin,” tulisnya.
Ia menyebut bahwa usaha perlu dibarengi ketekunan. “Yang penting berusaha dulu, kalau hari ini kurang laku, ya besok dijual lagi. Kalau besoknya enggak laku, ya doanya diseringin lagi. Sampai Tuhan bilang ‘ini waktunya’.”
Hendul menegaskan pentingnya menjaga kehormatan melalui pekerjaan yang halal.
“Pesannya; tidak perlu malu, yang penting halal. Semangat dan berdoa, Tuhan itu maha baik.”
Ia juga menyebut bahwa pakaian toga kebanggaannya kini tersimpan rapi di lemari.
Unggahan tersebut mendapat banyak tanggapan positif. Sejumlah warganet memuji kualitas telur asin yang ia produksi. Seorang pengguna bernama Zikriyonathan berkomentar,
“Telor asin nya menggugah nafsu makan kak… masir bener ya kak.”
Hendul menjawab bahwa bagian dalam telur asin buatannya memang berwarna oranye dan masir.
Pengguna lain, Tinung_Setyoati, menulis:
“Telur asine bagus bgt.” Hendul membalas dengan ucapan terima kasih.
Beberapa warganet juga menyinggung perubahan profesinya. Fretless__bass bertanya,
“Knp berhenti sbg PENGACARA bro?”
Sementara yayuk_mk22 menulis:
“Wah, mantan pengacara ya pak. Semoga sukses di usaha nya, aamiin.”
Hendul merespons dengan ucapan terima kasih dan doa agar semuanya selalu sehat.
Ada pula pengguna lain yang menanyakan asal daerah pengiriman telur asin.
Veronica471969 menulis:
“Kalau masir enak. Daerah mana pak?”
Hendul menjelaskan bahwa pengiriman dilakukan dari Bandar Lampung, dengan opsi lewat jasa ekspedisi.
Dalam kolom komentar lain, Hendul juga menjelaskan bahwa telur asin tersebut ia hasilkan dari ternak sendiri dan produksi sendiri.
Unggahan Hendul menyertakan: Video saat ia berkendara di sebuah jalan raya, menggambarkan aktivitas harian dalam menjalankan usahanya.
Foto telur asin belahan dua dengan kuning telur berwarna oranye cerah. Konten tersebut menguatkan pesan mengenai usahanya dalam membangun bisnis baru secara mandiri.
Penulis Iskandar













