Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita TNI

Danrem Ajak Warga Korem 044/Gapo Nobar The East/ De Oost

397
×

Danrem Ajak Warga Korem 044/Gapo Nobar The East/ De Oost

Sebarkan artikel ini

Palem­bang, SniperNew.id – Dan­rem 044/Gapo Brig­jen TNI Muham­mad Tho­hir, S.Sos., M.M bersama Pra­ju­rit, PNS dan Per­sit menyak­sikan Film (Nobar) The East / De Oost, bertem­pat di Aula Korem 044/Gapo Jl. Jen­der­al Sudirman Km. 4 Kota Palem­bang, Jumat (2/8/2024).

Film yang digarap sutradara Jim Tai­hut­tu Yel­low Claw seo­rang war­ga Belan­da ketu­runan Maluku dan dis­u­tradarai oleh Sander Ver­donk asal Belan­da dan Shan­ty Har­mayn asal Indone­sia, mencer­i­takan sudut pan­dang seo­rang ten­tara Belan­da keti­ka sat­u­an khusus militer Belan­da ter­li­bat pem­ban­ta­ian di Sulawe­si Sela­tan pada tahun 1946 usai Perang Dunia II.

  Kasdam XII/Tpr Cek Kesiapan Prajurit Beruang Cakti yang Akan Berangkat Amankan Perbatasan RI-MLY

Dis­am­paikan Kapen­rem 044/Gapo May­or Inf Jauhari, De Oost / The East, meru­pakan Film yang mencer­i­takan kisah Johan de Vries, seo­rang ten­tara muda Belan­da yang dikir­im ke Hin­dia Belan­da (sekarang Indone­sia) sete­lah Perang Dunia II untuk mem­ban­tu mem­be­baskan raky­at Indone­sia dari pen­ja­ja­han Jepang.

“Anak muda yang berna­ma Johan meyaki­ni kedatan­gan mere­ka mem­bawa per­dama­ian, Namun, saat di Indone­sia keny­ataan ter­ba­lik yang ter­li­hat, Ia harus mener­i­ma keny­ataan pahit di medan perang, menyak­sikan keke­ja­man ten­tara Belan­da ter­hadap raky­at Indone­sia, ter­ma­suk pem­ban­ta­ian mas­sal dan pem­bakaran desa,” tutur Kapen­rem.

  Ratusan Anggota Klub Motor 'Terpanggil' Ikut Patroli Bersama Kapolda Sumsel Jaga Kamtibmas di Kota Palembang

“Kapten Ray­mond West­er­ling, seo­rang koman­dan kejam yang terke­nal den­gan tak­tik bru­tal­nya. Mem­bu­at Johan bera­da di dua sisi, setia atau tun­duk kepa­da per­in­tah atasan dan negaranya atau mengiku­ti hati yang meno­lak keke­ja­man Belan­da,” tam­bah­nya.

“Dan­rem 044/Gapo men­gapre­si­asi pem­bu­atan Film De Oost, Ini meru­pakan Film yang berani. Sutradara dan Pro­duser dari Negara Belan­da, berani men­gungkap keny­ataan kolo­nial­isme Belan­da,” jelas Kapen.

“Menteri Per­ta­hanan RI Prabowo Subianto, memer­in­tahkan untuk menon­ton film berjudul De Oost atau The East. Film ini berdasarkan surat-surat, buku-buku yang dit­ulis oleh pra­ju­rit-pra­ju­rit Belan­da, ten­tang apa yang mere­ka lakukan di Indone­sia pada saat perang kemerdekaan 1945–1950,”.

  Wujud Sinergitas TNI-Polri, Kapolsek Sukahaji Hadiri Acara Pisah Sambut Danramil 1708/Sukahaji

“De Oost bukan sekedar film perang, Film ini ten­tang kolo­nial­isme, rasisme, dan per­juan­gan moral. Film ini menggam­barkan kom­plek­si­tas situ­asi di Indone­sia sete­lah Perang Dunia II. Dan­rem meng­hara­p­kan Film ini dap­at mem­berikan wawasan, pema­haman sejarah, men­ja­ga seman­gat nasion­al­isme dan meningkatkan rasa cin­ta tanah air,” ujarnya.

“Kegiatan ini bukan hanya Nobar, tetapi men­ja­di media edukasi untuk mema­ha­mi sejarah, meng­har­gai kemerdekaan yang kita nikmati sekarang dan terus berusa­ha untuk mem­ban­gun bangsa yang lebih baik.” pungkas­nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *