Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Bupati Pasaman Sabar AS Apresiasi Kerja Kejari Pasaman, Tuntut Pengguna Narkoba hukuman pidana mati terhadap terdakwa.

490
×

Bupati Pasaman Sabar AS Apresiasi Kerja Kejari Pasaman, Tuntut Pengguna Narkoba hukuman pidana mati terhadap terdakwa.

Sebarkan artikel ini

 

Pasaman SniperNew.id Saat acara non­ton bareng di Pol­res Pasaman dalam rang­ka Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-78, Bupati Pasaman Sabar AS mem­berikan apre­si­asi kepa­da Kejari Pasaman atas mem­berikan huku­man mati ter­hadap ter­dak­wa yang ter­jer­at kasus peredaran narko­ba jenis sabu-sabu, Jumat (05/07/24).

“Saya san­gat men­gapre­si­asi ker­ja Kejari Pasaman atas tun­tu­tan yang diba­cakan oleh Tim JPU dan kawan-kawan (Sobeng Suradal, S.H.,M.H., Ilza Putra Zul­fa, S.H.,Diyani Faudi­la, S.H.,Agus Sal­im, S.H ) dalam sidang yang dige­lar di Pen­gadi­lan Negeri Lubuk Sikap­ing pada hari Kamis tang­gal 4 Juli 2024,” kata Sabar AS.

  Demo Sengketa Lahan Ricuh, Warga Jadi Korban

Banyak fenom­e­na yang telah ter­ja­di di Kabu­pat­en Pasaman, salah sat­un­ya penyalah­gu­naan narko­ba di kalan­gan para gen­erasi muda. Pada­hal gen­erasi muda adalah hara­pan bangsa, dan meru­pakan penerus gen­erasi selan­jut­nya, namun terkadang hara­pan terse­but seo­lah-olah mus­nah kare­na telah banyak yang ter­jeru­mus kedalam penyalah­gu­naan narkoti­ka, psikotropi­ka, dan bahan aktif Lain­nya (narko­ba), ucap Bupati Sabar AS.

Penyalah­gu­naan narko­ba seba­gian kecil diawali den­gan coba-coba dalam lingkun­gan per­gaulan. Semakin lama pemaka­ian, sehing­ga risiko yang diter­i­ma semakin ting­gi. Jika pemaka­ian narko­ba terus dilan­jutkan, maka dosis narko­ba yang digu­nakan akan semakin besar, sehing­ga kon­disi yang tidak diinginkan pun ter­ja­di (tel­er atau high), tam­bah­nya lagi.

Kemu­di­an, Sabar AS men­gatakan Narko­ba san­gat berba­haya bagi kon­disi tubuh ser­ta peng­gu­naan obat-obatan yang terus menerus juga bisa mem­pen­garuhi kual­i­tas hidup mis­al­nya tidak bisa berkon­sen­trasi saat bek­er­ja, men­gala­mi masalah dalam rumah tang­ga dan keuan­gan, gang­guan pola pikir, daya ingat berku­rang, ser­ta merasakan keing­i­nan kuat yang sulit diben­dung untuk meng­gu­nakan narko­ba, katanya.

  Profil Lengkap Camat Banyumas Kabupaten Pringsewu, Zainal Abidin, S.Pd., M.M.: Kiprah Kepemimpinan dan Kontribusi Untuk Pembangunan Daerah

Sabar AS men­gu­cap­kan ter­i­makasih yang sebe­sar besarnya kepa­da Tim JPU dan kawan-kawan yang telah menun­tut huku­man mati bagi peng­gu­naa Narko­ba di Kabu­pat­en Pasaman, mudah2an ini sebuah pela­jaran bagi yang lain, yang ingin coba-coba memakai Narko­ba, ucap­nya.

“Kita lagi giat-giat­nya men­jalankan pro­gram Pasaman Berim­taq, Saya mengutuk keras bagi peng­gu­na Narko­ba di Pasaman ini,” tegas Sabar AS.

Saya berharap, pihak Pol­ri (Pol­res Pasaman) tetap amanah men­jalankan tugas­nya untuk menin­dak para pelaku peng­gu­na Narko­ba di Pasaman, tut­up Sabar AS.

  Azan Magrib Bergema di Masjid Al Munawwarah Pascabanjir

Kajari Pasaman Sobeng Suradal men­je­laskan huku­man mati ditun­tut sete­lah JPU meyaki­ni para ter­dak­wa secara sah dan ter­buk­ti bersalah melakukan tin­dak pidana seba­gaimana pasal 114 ayat (2) Undang-Undang nomor 35 Tahun 2009 ten­tang Narkoti­ka, Junc­to (Jo) pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009.

“Sete­lah diba­cakan tun­tu­tan ter­hadap para ter­dak­wa, kita tung­gu pem­be­laan (ple­doi) dari ter­dak­wa,” kata Sobeng.

“JPU pada Kejak­saan Negeri Pasaman men­gatakan, ter­dak­wa yang ditun­tut huku­man mati adalah Gun­tur Hasi­buan pang­gi­lan Gun­tur, M Rid­wan pang­gi­lan Iwan, dan M Zikri pang­gi­lan Riko yang diduga meru­pakan sindikat pengedar narko­ba. Dan satu orang yang ditun­tut den­gan 20 tahun pen­jara, yakni Rah­man dan dita­m­bah den­da sebe­sar Rp1 mil­iar den­gan keten­tu­an apa­bi­la tidak diba­yar maka digan­ti den­gan pen­jara sela­ma satu tahun,” katanya.( Tim )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *