Berita Peristiwa

Bumi Sedang Berteriak, Alam Balas Ketidakpedulian Manusia

427
×

Bumi Sedang Berteriak, Alam Balas Ketidakpedulian Manusia

Sebarkan artikel ini

JakartaSniperNew.id — Sebuah unggahan viral dari akun media sosial adaelesha dengan caption penuh makna menggugah kesadaran publik tentang kondisi lingkungan. Dalam unggahan tersebut tertulis.

“Bumi kita sedang berteriak. Volume tangisan ini sudah terlalu keras untuk diabaikan. Jangan anggap ini sekadar ‘musibah tahunan’, anggap ini sebagai peringatan terakhir bagi setiap tindakan kita. Keselamatan kita ada di tangan kepedulian kita sendiri.”

Unggahan ini disertai video yang memperlihatkan derasnya arus banjir yang menghanyutkan rumah dan pepohonan di sebuah daerah yang belum teridentifikasi.

Sejumlah warganet memberikan tanggapan beragam. Pengguna spjckj3 menulis, “Setiap produk pabrik itu menghasilkan sampah, pabrik bayar pajak perusahaan, tapi uang pajaknya tidak digunakan untuk mengelola sampah. Dana pengelolaan sampah dan penebangan hutan liar malah dinikmati orang tertentu.”

Komentar lain dari bangbroooh menyoroti gaya hidup masyarakat, “Orang kota tahu apa soal menjaga alam? Segala produk yang kalian pakai di rumah itu penyumbang potensi banjir dan bencana alam lainnya.”

Sementara itu, jrobin_jr menambahkan, “Alam sudah rusak, gunung rusak, hutan rusak, bencana menghampiri di musim hujan — ulah keserakahan manusia.”

Netizen lain seperti caswitem turut mengungkapkan keprihatinan, “Di mana ini jeng, Inna ilaihi wa inna ilaihi rojiun, semoga penghuninya diselamatkan.”

Beberapa pengguna juga mempertanyakan lokasi kejadian, seperti gilangsurya83 dan dodoyialfayar yang menulis, “Di manakah video ini direkam… dan dasyat banget,” serta “Di daerah mana ini kawan?”

Unggahan tersebut kini ramai diperbincangkan dan menjadi refleksi bersama akan pentingnya menjaga lingkungan. Video tersebut menjadi simbol nyata dari jeritan alam akibat perilaku manusia yang abai terhadap keseimbangan ekosistem.

Penulis: (Iskandar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *