JAKARTA, SNIPERNEW.id — Perum Bulog memastikan kesiapan menyalurkan hingga 5.000 ton beras untuk membantu korban bencana di Sumatera Utara, sesuai permintaan Gubernur Sumut Bobby Nasution serta arahan Kepala Badan Pangan Nasional dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Selasa [09/12]
Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan pengiriman beras akan dilakukan secara bertahap sambil menyesuaikan kebutuhan di lapangan. Bulog juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk menentukan titik penerimaan utama, apakah seluruh pasokan akan diarahkan ke Sibolga atau sebagian dialokasikan ke Belawan.
“Ya, sesuai arahan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas agar menyiapkan dukungan 5.000 ton khusus untuk Sumatera Utara,” ujar Rizal di Jakarta, Selasa.
Bulog juga menggandeng TNI Angkatan Laut guna memastikan ketersediaan armada laut untuk mempercepat distribusi logistik. Menurut Rizal, penggunaan kapal TNI AL menjadi prioritas karena dinilai lebih sigap dan efisien dalam menangani kondisi darurat.
Namun, apabila kapal TNI AL tidak tersedia, Bulog telah menyiapkan opsi lain dengan menyewa kapal komersial agar penyaluran tetap berjalan tanpa hambatan.
Rizal menegaskan pentingnya fleksibilitas dalam proses pendistribusian, mengingat situasi bencana membutuhkan penanganan cepat dan tepat. Bulog ingin memastikan penyaluran beras benar-benar menjangkau titik-titik terdampak dan membantu pemulihan kebutuhan pangan masyarakat.
“Kami berharap pembagian dan titik distribusi segera diputuskan, sehingga pengiriman dapat berlangsung cepat dan tepat sasaran,” kata Rizal.
Bulog menambahkan bahwa seluruh jalur logistik akan dimaksimalkan agar bantuan pangan dapat tiba tepat waktu dan memberi dukungan nyata kepada warga Sumatera Utara yang tengah terdampak bencana.
Penulis: [ iskandar] – [Sumber: [AntaraNews]






