Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Banjir dan Longsor Terjang Tanggamus, 700 Rumah Rusak dan Ratusan Warga Mengungsi

450
×

Banjir dan Longsor Terjang Tanggamus, 700 Rumah Rusak dan Ratusan Warga Mengungsi

Sebarkan artikel ini

Tangga­mus, SniperNew.id - Ben­cana alam kem­bali melan­da wilayah Indone­sia. Kali ini, ban­jir ban­dang dis­er­tai tanah long­sor men­er­jang Kabu­pat­en Tangga­mus, Provin­si Lam­pung, pada Selasa, 29 Juli 2025. Peri­s­ti­wa tragis ini berdampak pada 23 desa di enam keca­matan, menye­babkan keru­gian besar baik secara materi­il maupun non­ma­teri, Rabu 30 Juli 2025.

  STNK dan Kunci Mobil Nissan Ditemukan Tergeletak di Lampung Tengah, Siapa Pemiliknya?!

Hujan deras yang meng­guyur wilayah terse­but sejak Senin malam, 28 Juli 2025, men­ja­di pemicu uta­ma ben­cana ini. Aki­bat curah hujan ekstrem sela­ma ber­jam-jam, sun­gai-sun­gai di sek­i­tar wilayah Tangga­mus melu­ap hing­ga menim­bulkan ban­jir ban­dang yang mem­bawa mate­r­i­al lumpur ser­ta meng­hanyutkan berba­gai ben­da dari dataran ting­gi.

Menu­rut infor­masi yang dihim­pun dari akun Face­book Shan­ty Balqees, hing­ga saat ini ter­catat lebih dari 700 rumah war­ga men­gala­mi kerusakan aki­bat ben­cana terse­but. Sebanyak 259 war­ga dila­porkan ter­pak­sa men­gungsi ke tem­pat-tem­pat yang lebih aman kare­na rumah mere­ka sudah tidak lagi layak huni atau berisiko ting­gi ter­dampak long­sor susu­lan.

  Tabrakan Maut di Tanjung Gadang! Bus ANS vs Truk Ayam, Satu Tewas, Banyak Luka-Kronologi Masih Misteri!

Tak hanya merusak per­muki­man, ben­cana ini juga meren­dam sek­i­tar 143 hek­tar sawah, yang kemu­ngk­i­nan besar akan menye­babkan gagal panen dan berdampak pada keta­hanan pan­gan war­ga setem­pat. Kerusakan infra­struk­tur seper­ti jalan desa, jem­bat­an, ser­ta akses ke beber­a­pa wilayah juga turut dila­porkan, menyulitkan pros­es evakuasi dan pen­gi­r­i­man ban­tu­an logis­tik.

Dalam ung­ga­han foto yang dibagikan, ter­li­hat ham­paran sawah dan rumah war­ga yang teren­dam air bercam­pur lumpur. Kon­disi ini mem­per­li­hatkan beta­pa luas dan parah dampak ban­jir terse­but. Genan­gan air berwar­na cok­lat pekat tam­pak men­gua­sai lahan per­tan­ian dan pemuki­man war­ga, meny­isakan kerusakan yang cukup parah.

  Massa Nelayan Amankan Kapal Patroli di Air Haji, Pesisir Selatan

Pemer­in­tah daer­ah bersama Badan Penang­gu­lan­gan Ben­cana Daer­ah (BPBD) saat ini ten­gah melakukan penan­ganan daru­rat, ter­ma­suk mem­bu­ka posko pen­gungsian, menyalurkan ban­tu­an makanan dan selimut, ser­ta men­da­ta jum­lah kor­ban dan kerusakan. War­ga diim­bau tetap was­pa­da ter­hadap poten­si long­sor dan ban­jir susu­lan mengin­gat inten­si­tas hujan masih ting­gi dalam beber­a­pa hari ke depan.

Ben­cana ini men­ja­di pengin­gat bagi semua pihak pent­ingnya men­ja­ga eko­sis­tem hulu sun­gai dan mem­perku­at infra­struk­tur mit­i­gasi ben­cana agar keja­di­an seru­pa tidak terus beru­lang di masa men­datang. Pemer­in­tah pusat dihara­p­kan turut turun tan­gan dalam pros­es pemuli­han dan reha­bil­i­tasi wilayah ter­dampak. Edi­tor: (Ahmad).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *