Berita Peristiwa

Atap Klinik Ambruk Diterjang Angin: 9 Pasien Dievakuasi ke RS Waled

173
×

Atap Klinik Ambruk Diterjang Angin: 9 Pasien Dievakuasi ke RS Waled

Sebarkan artikel ini

Cirebon, SniperNew.id — Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan atap Klinik Utama Kita Sehat di Desa Ciledug Kulon, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, ambruk pada Senin (17/11/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.

Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan akun media sosial Trends, yang menegaskan bahwa lokasi kejadian bukan berada di RS Waled Cirebon, melainkan di sebuah klinik sekitar lima kilometer dari rumah sakit tersebut. Unggahan itu turut mengingatkan agar publik menyampaikan informasi secara jelas agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

  Peristiwa Terekam Unggahan Treands Jadi Sorotan Publik

Peristiwa ambruknya bagian atap klinik itu terjadi saat hujan lebat dan angin kencang melanda wilayah Ciledug. Sembilan pasien yang sedang menjalani perawatan di dalam gedung tertimpa reruntuhan material bangunan sehingga harus segera dievakuasi ke fasilitas kesehatan lain.

  Bentrokan Ormas dan Debt Collector di Cengkareng, Diduga Dipicu Penarikan Paksa Motor

Seluruh pasien yang terdampak telah dipindahkan ke RS Waled Cirebon untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Tidak ada laporan korban jiwa, namun kondisi bangunan klinik mengalami kerusakan signifikan.

Unggahan Trends juga menampilkan tajuk berita terkait musibah tersebut: “Angin Puting Beliung Hancurkan Klinik di Ciledug Cirebon, Pasien Dievakuasi di Tengah Puing-Puing.” Berita tersebut menyoroti proses penyelamatan para pasien dari reruntuhan bangunan akibat terjangan angin kencang.

  Kericuhan Warnai Aksi Massa di DPRD Makassar, Kantor dan Kendaraan Terbakar

Hingga kini, pihak terkait belum menyampaikan penjelasan resmi mengenai detail kerusakan dan langkah lanjutan yang akan dilakukan terhadap bangunan klinik.

Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan peninjauan untuk memastikan keamanan fasilitas kesehatan di wilayah tersebut, terutama di tengah cuaca ekstrem yang kerap terjadi.

Penulis Iskandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *