SUMATERA, SNIPERNEW.id — Banjir yang melanda sebuah kawasan pemukiman kembali memaksa warga untuk mengungsi setelah air terus mengalami kenaikan sejak pagi hari. Dalam sebuah unggahan di media sosial Threads, seorang warga membagikan pengalamannya saat harus meninggalkan rumah demi menyelamatkan diri dan anaknya, Jumat [12/12/2025].
Warga tersebut mengungkapkan bahwa dirinya sudah berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dibawa. Namun, debit air yang semakin meninggi membuat keselamatan keluarga menjadi prioritas utama. “Keselamatan diri anak dan aku nomor satu. Kami tinggalkan rumah dan mengungsi,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Dalam foto yang disertakan, tampak jalan utama di kawasan pemukiman itu sudah terendam banjir cokelat setinggi lutut hingga pinggang. Beberapa warga terlihat berupaya menyelamatkan diri dan barang-barang mereka, sementara kendaraan tidak lagi dapat melintas.
Unggahan itu juga menggambarkan suasana emosional warga yang terdampak, mulai dari rasa sedih hingga syukur karena masih diberi keselamatan.
“Allahuakbar, sedih, syukur yang luar biasa. Terima kasih ya Allah,” tulisnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait penyebab utama banjir maupun jumlah warga yang terdampak. Aparat setempat dan relawan dilaporkan sudah turun ke lokasi untuk membantu proses evakuasi.
Penulis;[iskandar]






