Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Wanita di Makassar Jadi Korban Busur Panah Misterius

543
×

Wanita di Makassar Jadi Korban Busur Panah Misterius

Sebarkan artikel ini

Makas­sar, SniperNew.id – Seo­rang wani­ta muda di Makas­sar men­ja­di kor­ban seran­gan busur panah oleh pelaku tak dike­nal, insi­d­en yang menge­jutkan war­ga sek­i­tar Jl. Lem­bo, Makas­sar, Sulawe­si Sela­tan. Peri­s­ti­wa ini ter­ja­di pada Senin malam, 22 Sep­tem­ber 2025, dan den­gan cepat menye­bar luas di media sosial sete­lah akun volunteer.netizen mem­bagikan ung­ga­han video dan keteran­gan terkait keja­di­an terse­but.

Menu­rut keteran­gan yang beredar, peri­s­ti­wa ter­ja­di keti­ka kor­ban hen­dak mem­be­li bak­so di sek­i­tar Jl. Lem­bo. Tan­pa disang­ka, sebuah anak panah dari busur mele­sat dan menan­cap di leher bagian belakang kor­ban. Keja­di­an itu son­tak mem­bu­at war­ga sek­i­tar panik. Video yang diung­gah ke media sosial menun­jukkan kor­ban dalam kon­disi his­teris, memegan­gi lehernya den­gan wajah mena­han sak­it dan ketaku­tan.

Ung­ga­han volunteer.netizen menuliskan:
“🔥VIRAL! SEROANG WANITA JADI KORBAN BUSUR PANAH DARI ORANG TAK DIKENAL!? 😱 Seo­rang wani­ta muda di Jl Lem­bo, Makas­sar terke­na anak panah busur saat hen­dak beli bak­so. 😲 Keja­di­an ini berlang­sung Senin malam (22/9/2025) dan lang­sung bikin war­ga sek­i­tar heboh. Kor­ban yang masih sem­pat merekam kon­disinya ter­li­hat his­teris den­gan busur menan­cap di leher bagian belakang sam­bil berka­ta ketaku­tan: ‘Aaa takut­ka’. Berun­tung, ia segera dilarikan ke rumah sak­it untuk men­da­p­atkan per­to­lon­gan medis. 🙏”

Dalam video yang sama, beber­a­pa orang ter­li­hat berusa­ha mene­nangkan kor­ban dan mem­beri per­to­lon­gan per­ta­ma sebelum dibawa ke rumah sak­it ter­dekat. Petu­gas medis yang men­ge­nakan paka­ian operasi hijau juga ter­li­hat sedang memerik­sa kon­disi kor­ban dan mem­per­si­ap­kan tin­dakan lan­ju­tan.

  Enam Hari Air Mati, Pelayanan PDAM Way Layap Disorot

Hing­ga beri­ta ini dit­ulis, iden­ti­tas lengkap kor­ban belum dipub­likasikan secara res­mi oleh pihak kepolisian maupun kelu­ar­ga. Namun, dari video yang beredar, kor­ban tam­pak seba­gai seo­rang wani­ta muda berkaus putih. Ia ter­li­hat syok dan sem­pat men­gu­cap­kan kata-kata ketaku­tan dalam bahasa Makas­sar: “Aaa takut­ka,” yang berar­ti “Saya takut.”

War­ga sek­i­tar menye­but kor­ban dike­nal ramah dan ser­ing mem­be­li jajanan di kawasan terse­but. Namun, mere­ka tidak menyang­ka bah­wa pada malam itu ia akan men­gala­mi insi­d­en yang men­gan­cam kese­la­matan­nya. Beber­a­pa sak­si mata men­gatakan, sebelum­nya tidak ter­li­hat tan­da-tan­da men­curi­gakan sebelum busur panah mele­sat men­ge­nai kor­ban.

Pelaku pen­em­bakan busur panah hing­ga kini belum dike­tahui iden­ti­tas­nya. Tidak ada sak­si yang meli­hat lang­sung dari mana anak panah terse­but datang. Diduga, pelaku meng­gu­nakan busur dari jarak jauh dan meman­faatkan kon­disi jalan yang sepi. Pihak kepolisian setem­pat dise­butkan sedang mengumpulkan infor­masi dari sak­si-sak­si di sek­i­tar lokasi keja­di­an.

War­ga berharap pihak berwe­nang segera menye­lidi­ki insi­d­en ini agar keja­di­an seru­pa tidak teru­lang. Beber­a­pa war­ga juga men­duga bah­wa peri­s­ti­wa ini bisa terkait den­gan aksi krim­i­nal­i­tas jalanan yang kadang meng­gu­nakan busur panah seba­gai sen­ja­ta, mes­ki dugaan ini belum dap­at dipastikan.

Sete­lah keja­di­an, kor­ban segera dilarikan ke rumah sak­it untuk men­da­p­atkan per­to­lon­gan medis. Dalam ung­ga­han video, ter­li­hat beber­a­pa petu­gas medis sedang mem­per­si­ap­kan per­ala­tan dan memerik­sa area luka di leher kor­ban. Mere­ka ter­li­hat berhati-hati agar tidak mem­per­parah luka saat mengevakuasi anak panah.

Kon­disi kor­ban hing­ga saat ini belum diu­mumkan secara res­mi, namun dalam ung­ga­han volunteer.netizen, dise­butkan bah­wa ia sela­mat berkat penan­ganan cepat. Beber­a­pa war­ganet menyam­paikan doa dan dukun­gan moral melalui kolom komen­tar agar kor­ban lekas pulih.

Peri­s­ti­wa ini lang­sung men­ja­di perbin­can­gan hangat di media sosial, teruta­ma kare­na jarangnya kasus seran­gan busur panah ter­ja­di di area perko­taan seper­ti Makas­sar. Banyak war­ganet meny­atakan kepri­hati­nan dan kemara­han ter­hadap pelaku. Mere­ka mende­sak aparat pene­gak hukum untuk meningkatkan patroli kea­manan di malam hari.

  Video Lansia Terjebak Banjir Medan Gegerkan Warga

Ung­ga­han volunteer.netizen di plat­form Threads menarik ratu­san komen­tar dan dibagikan ke berba­gai grup war­ga lokal. Beber­a­pa peng­gu­na media sosial menye­butkan bah­wa keja­di­an seru­pa per­nah ter­ja­di sebelum­nya di beber­a­pa daer­ah di Sulawe­si Sela­tan, meskipun jarang terek­spos. Namun, pihak kepolisian belum men­gon­fir­masi adanya kai­tan antara keja­di­an ini den­gan insi­d­en-insi­d­en sebelum­nya.

Pihak kepolisian Makas­sar diperki­rakan akan segera mengu­mumkan perkem­ban­gan penye­lidikan dalam beber­a­pa hari men­datang. Mere­ka dihara­p­kan memerik­sa reka­man CCTV di sek­i­tar Jl. Lem­bo dan melakukan patroli tam­ba­han di titik-titik rawan. War­ga juga dim­inta untuk lebih berhati-hati saat berak­tiv­i­tas di malam hari dan segera mela­por ke pihak berwe­nang jika meli­hat ger­ak-gerik men­curi­gakan.

Keja­di­an ini men­ja­di pengin­gat pent­ingnya kesadaran akan kea­manan lingkun­gan, teruta­ma di daer­ah perko­taan. Ben­tuk-ben­tuk keja­hatan jalanan, ter­ma­suk peng­gu­naan busur panah, memer­lukan per­ha­t­ian serius dari aparat kea­manan dan ker­ja sama war­ga untuk mence­gah teru­langnya peri­s­ti­wa seru­pa.

Seran­gan meng­gu­nakan busur panah bukan per­ta­ma kali ter­ja­di di Indone­sia, teruta­ma di wilayah Sulawe­si Sela­tan. Dalam beber­a­pa tahun ter­akhir, polisi beber­a­pa kali men­gungkap kasus geng motor atau indi­vidu yang mem­bawa busur panah seba­gai sen­ja­ta. Alasan peng­gu­naan busur panah bervari­asi, mulai dari kenakalan rema­ja, upaya menakut-naku­ti, hing­ga tin­dak krim­i­nal serius.

Peng­gu­naan busur panah seba­gai sen­ja­ta berba­haya telah dila­rang, dan pelaku yang keda­p­atan meng­gu­nakan alat terse­but untuk melukai orang lain dap­at dijer­at pasal pidana berat. Dalam kasus ini, polisi diduga akan men­er­ap­kan pasal terkait pen­ga­ni­ayaan berat atau per­cobaan pem­bunuhan sete­lah pelaku dite­mukan.

  Diduga Charger HP Picu Kebakaran, Rumah Warga Banyurip Nyaris Ludes Berita Peristiwa

Selain luka fisik, peri­s­ti­wa ini juga diperki­rakan menim­bulkan trau­ma psikol­o­gis pada kor­ban. Uca­pan “Aaa takut­ka” yang diu­cap­kan kor­ban menun­jukkan ketaku­tan men­dalam yang dialaminya. War­ga yang menyak­sikan keja­di­an itu juga merasa tidak aman dan berharap lingkun­gan mere­ka kem­bali kon­dusif. Beber­a­pa war­ga meny­atakan kekhawati­ran bah­wa pelaku masih bera­da di sek­i­tar kawasan terse­but.

Ahli psikolo­gi krim­i­nal menye­butkan bah­wa kor­ban kek­erasan acak seper­ti ini ser­ing kali memer­lukan dukun­gan emo­sion­al, tidak hanya per­awatan medis. Lingkun­gan sek­i­tar juga berper­an pent­ing dalam mem­ban­tu kor­ban pulih dari trau­ma.

Peri­s­ti­wa seo­rang wani­ta muda yang men­ja­di kor­ban seran­gan busur panah mis­terius di Jl. Lem­bo, Makas­sar, menun­jukkan bah­wa anca­man keja­hatan dap­at ter­ja­di kapan saja dan di mana saja. Mes­ki kor­ban sela­mat dan sudah men­da­p­atkan per­awatan medis, kasus ini memer­lukan tin­dak lan­jut serius dari pihak kepolisian agar pelaku segera ter­tangkap.

War­ga dim­inta untuk selalu was­pa­da saat bera­da di luar rumah, teruta­ma pada malam hari. Kolab­o­rasi antara masyarakat dan aparat kea­manan san­gat pent­ing untuk mence­gah keja­hatan seru­pa. Hing­ga beri­ta ini diter­bitkan, belum ada keteran­gan res­mi lebih lan­jut dari pihak kepolisian men­ge­nai pelaku dan motif di balik seran­gan terse­but.

Den­gan cepat­nya penye­baran infor­masi di media sosial, kasus ini men­ja­di pengin­gat bagi masyarakat ten­tang pent­ingnya kea­manan pub­lik dan sol­i­dar­i­tas war­ga dalam meng­hadapi situ­asi daru­rat. Ung­ga­han volunteer.netizen yang men­ja­di sum­ber awal infor­masi mem­ban­tu mem­per­cepat penan­ganan kor­ban, tetapi juga mene­gaskan per­lun­ya ver­i­fikasi lebih lan­jut untuk menghin­dari penye­baran isu yang belum terkon­fir­masi.

Catatan Redak­si: Beri­ta ini dis­usun seba­gai lapo­ran infor­masi semen­tara berdasarkan ung­ga­han media sosial dan kesak­sian awal war­ga. Keteran­gan res­mi dari pihak kepolisian dan pihak rumah sak­it dihara­p­kan dap­at mem­per­barui infor­masi lebih lengkap dalam wak­tu dekat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *