Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Kesehatan

Ruqyah Online: Antara Ikhtiar Spiritual dan Kesadaran Medis-Kisah Kesembuhan Istri di Karya Sakti Jadi Inspirasi

1050
×

Ruqyah Online: Antara Ikhtiar Spiritual dan Kesadaran Medis-Kisah Kesembuhan Istri di Karya Sakti Jadi Inspirasi

Sebarkan artikel ini

Lam­pung Utara, SniperNews.id – Di ten­gah kema­juan teknolo­gi dig­i­tal, berba­gai ben­tuk ikhtiar untuk mem­per­oleh kesem­buhan kini ikut beradap­tasi, ter­ma­suk melalui metode ruqyah dar­ing (online). Kisah yang datang dari Desa Karya Sak­ti, Keca­matan Abung Surakar­ta, Kabu­pat­en Lam­pung Utara, men­ja­di con­toh bagaimana keyak­i­nan dan doa dipadukan den­gan teknolo­gi seba­gai upaya men­cari kesem­buhan.

Seo­rang wani­ta yang dise­but SY, istri dari AN, sela­ma ham­pir satu tahun men­gala­mi gang­guan kese­hatan mis­terius: sulit meng­ger­akkan kaki, ser­ing sak­it kepala, dan nyeri di perut. Berba­gai cara telah ditem­puh kelu­ar­ga, mulai dari pen­go­b­atan medis hing­ga tra­di­sion­al, namun belum mem­buahkan hasil.

  Lampung Bergerak Menuju Bebas TBC 2030

Hing­ga akhirnya, pada Jumat sore, 16 Okto­ber 2025, kelu­ar­ga men­co­ba jalur berbe­da ruqyah secara video call (VC) bersama seo­rang tokoh spir­i­tu­al asal Pringsewu yang dike­nal war­ga setem­pat seba­gai “om spir­i­tu­al kam­pung.”

Dalam sesi itu, sang spir­i­tu­al mem­ba­cakan ayat-ayat Al-Qur’an dan doa-doa yang diyaki­ni memi­li­ki keku­atan penyem­buhan. Menu­rut penu­tu­ran kelu­ar­ga, SY mulai merasakan peruba­han: kakinya bisa dig­er­akkan kem­bali, dan keluhan di kepala ser­ta perut per­la­han mere­da.

Kelu­ar­ga pun bersyukur dan meyaki­ni bah­wa kesem­buhan terse­but adalah izin dan kehen­dak Allah SWT melalui per­an­tara doa dan keikhlasan.

Dalam ajaran Islam, ruqyah syar’iyyah meru­pakan prak­tik mem­ba­ca ayat-ayat suci Al-Qur’an dan doa yang sah seba­gai ben­tuk ikhtiar spir­i­tu­al. Prak­tik ini diper­bolehkan sela­ma men­jauhi unsur mist­ik, klenik, atau jan­ji-jan­ji yang tidak sesuai den­gan ajaran aga­ma.

  Babinsa Kratonan Turun ke Posyandu, Pastikan Balita Sehat, Ibu Tenang

Namun, para ahli dan tokoh aga­ma juga mengin­gatkan bah­wa ruqyah tidak boleh meng­gan­tikan pen­go­b­atan medis, melainkan men­ja­di pelengkap yang mem­perku­at men­tal dan spir­i­tu­al pasien.

Om Spir­i­tu­al Kam­pung, “Ruqyah bisa men­ja­di bagian dari ter­api keji­waan dan rohani, tetapi kita tetap dian­jurkan untuk ber­o­bat secara medis. Ked­u­anya tidak berten­tan­gan, jus­tru sal­ing melengkapi.”

Peng­gu­naan video call seba­gai media ruqyah kini mulai dike­nal di berba­gai daer­ah Indone­sia. Bagi masyarakat pedesaan yang sulit men­gak­ses tena­ga medis atau ustaz ruqyah secara lang­sung, metode ini diang­gap seba­gai ino­vasi yang prak­tis dan “mod­ern”.

Namun demikian, masyarakat per­lu berhati-hati. Tidak semua yang men­gaku “ruqyah online” memi­li­ki dasar ilmu aga­ma yang benar. Pil­ih­lah peruqyah yang mema­ha­mi syari­at Islam, berakhlak baik, dan tidak men­cam­purkan prak­tik den­gan hal-hal mist­ik.

  Rapot Digital Kesehatan Anak Hadir Perdana di Indonesia, Dimulai dari Serdang Bedagai

Kisah SY di Karya Sak­ti bukan sekadar ceri­ta kesem­buhan, tetapi juga pengin­gat ten­tang pent­ingnya kese­im­ban­gan antara ikhtiar lahir dan batin. Doa dan keyak­i­nan memi­li­ki keku­atan besar dalam pros­es penyem­buhan, tetapi tang­gung jawab medis dan penge­tahuan ilmi­ah tetap harus men­ja­di bagian dari upaya manu­sia.

Bagi masyarakat, kisah ini dap­at men­ja­di moti­vasi bah­wa: Kesem­buhan adalah hak Allah SWT, manu­sia hanya berikhtiar. Doa dan keyak­i­nan dap­at men­ja­di ener­gi posi­tif dalam meng­hadapi penyak­it.

Pemerik­saan medis dan pen­dampin­gan spir­i­tu­al per­lu ber­jalan berdampin­gan, bukan sal­ing meng­gan­tikan.

Di era dig­i­tal ini, bahkan prak­tik keaga­maan dan spir­i­tu­al pun terus beradap­tasi. Namun seman­gat­nya tetap satu: men­cari rid­ha dan kesem­buhan atas izin Allah SWT, den­gan cara yang bijak, syar’i, dan tetap berlan­daskan ilmu.

Penulis: (ahm/Abd)
Edi­tor: (Redak­si)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *