Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Nasional

Polri dan Kemenimipas Teken MoU, Sinergi Penegakan Hukum Diperkuat

473
×

Polri dan Kemenimipas Teken MoU, Sinergi Penegakan Hukum Diperkuat

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta, SniperNew.id — Kepolisian Negara Repub­lik Indone­sia (Pol­ri) res­mi menan­datan­gani Nota Kesep­a­haman (MoU) den­gan Kementer­ian Imi­grasi dan Pemasyarakatan (Kemenimi­pas) dalam rang­ka mem­perku­at sin­er­gisi­tas antar-lem­ba­ga, pada Senin (04/08) Penan­datan­ganan yang berlang­sung di Jakar­ta ini dilakukan lang­sung oleh Kapol­ri Jen­der­al Listyo Sig­it Prabowo bersama Menteri Imi­pas, Agus Andrianto, Selasa (05/08).

Nota Kesep­a­haman ini menyangkut ker­ja sama strate­gis dalam pelak­sanaan tugas dan fungsi di bidang kepolisian, keimi­grasian, ser­ta pemasyarakatan. Kegiatan terse­but turut dihadiri oleh sejum­lah peja­bat ting­gi dari ked­ua insti­tusi, ser­ta para undan­gan dari unsur pemer­in­tah dan instan­si pene­gak hukum lain­nya.

Kapol­ri Listyo Sig­it dalam sambu­tan­nya menyam­paikan hara­pan besar dari penan­datan­ganan ini, yakni agar sin­er­gisi­tas antara Pol­ri dan Kemenimi­pas semakin opti­mal, solid­i­tas semakin kuat, dan koor­di­nasi dalam pelayanan pub­lik semakin ter­in­te­grasi.

“Ten­tun­ya kita semua berharap agar sin­er­gisi­tas antara Pol­ri dan Kementer­ian Imi­pas, solid­i­tas, dan juga ker­ja-ker­ja kita dalam mem­berikan pelayanan ter­baik kepa­da masyarakat, bangsa, dan negara akan terus bisa ter­ja­ga dan semakin baik,” ujar Sig­it.

Sig­it juga menekankan pent­ingnya ker­ja sama ini seba­gai bagian dari dukun­gan ter­hadap visi dan misi Pres­i­den Prabowo Subianto dalam men­ja­ga kea­manan nasion­al dan meningkatkan kual­i­tas pelayanan pub­lik di ten­gah tan­ta­n­gan glob­al yang semakin kom­pleks.

  Bahas Dugaan Praktik Tak Manusiawi, Mensos Terima Aktivis di Kemensos

Dalam pidatonya, Kapol­ri meng­garis­bawahi bah­wa MoU ini men­ja­di san­gat pent­ing mengin­gat dinami­ka glob­al yang memen­garuhi sta­bil­i­tas nasion­al. Salah satu tan­ta­n­gan besar yang dihadapi Indone­sia saat ini adalah meningkat­nya keja­hatan lin­tas negara atau Transna­tion­al Crime.

Ia menye­but sejum­lah ben­tuk keja­hatan yang harus diantisi­pasi secara serius, seper­ti penyelundu­pan narko­ba, perda­gan­gan orang, ile­gal fish­ing, dan penyelundu­pan sen­ja­ta api. Menu­rut­nya, keja­hatan terse­but tidak hanya ter­ja­di di jalur-jalur tikus, tetapi juga melalui pelabuhan dan ban­dara res­mi.

“Belum lagi keja­hatan yang ter­ja­di di jalur-jalur res­mi seper­ti pelabuhan inter­na­sion­al, kita pun­ya 96 pelabuhan, belum ter­ma­suk 20 ban­dara. Ini men­ja­di jalur yang ser­ing diman­faatkan oleh pelaku ile­gal,” tegas Sig­it.

Den­gan adanya MoU ini, dihara­p­kan koor­di­nasi dan pen­gawasan ter­hadap titik-titik rawan terse­but bisa lebih tajam dan efek­tif. Hal ini diang­gap pent­ing untuk mence­gah berba­gai anca­man yang tidak hanya berdampak pada kea­manan nasion­al, tetapi juga sta­bil­i­tas ekono­mi negara.

Nota Kesep­a­haman yang ditan­datan­gani oleh ked­ua belah pihak ter­diri dari tujuh poin strate­gis yang men­gatur ruang lingkup sin­er­gisi­tas antara Pol­ri dan Kemenimi­pas. Meskipun tidak dirin­ci satu per satu dalam acara terse­but, poin-poin terse­but men­cakup:

  Sukan SEA 2027 Jadi Momentum Perpaduan Nasional Malaysia

1. Per­tukaran data dan infor­masi intelijen terkait keja­hatan lin­tas negara.

2. Pen­ingkatan kap­a­sitas sum­ber daya manu­sia melalui pelati­han bersama.

3. Operasi gabun­gan di wilayah per­batasan dan titik rawan keja­hatan.

4. Peman­faatan teknolo­gi infor­masi untuk pen­gawasan imi­grasi dan pemasyarakatan.

5. Dukun­gan logis­tik dan fasil­i­tas operasional.6. Pem­ben­tukan tim koor­di­nasi lin­tas lem­ba­ga.

7. Eval­u­asi dan mon­i­tor­ing berkala atas imple­men­tasi ker­ja sama.

Kapol­ri menye­but bah­wa tujuh poin terse­but san­gat rel­e­van dan mende­sak untuk dijalankan mengin­gat kon­disi kea­manan yang terus berubah.

Lebih lan­jut, Sig­it meny­oroti bagaimana ker­ja sama ini akan meningkatkan efisien­si dan efek­tiv­i­tas dalam mem­berikan pelayanan pub­lik. Ia men­con­tohkan per­lun­ya kecepatan dalam penan­ganan doku­men imi­grasi, pen­gawasan nara­p­i­dana, hing­ga pela­cakan buro­nan lin­tas negara.

Menu­rut­nya, MoU ini juga men­cakup strate­gi pen­ingkatan SDM (sum­ber daya manu­sia) melalui pelati­han bersama, inte­grasi sis­tem infor­masi, dan pengem­ban­gan kuriku­lum pelati­han yang ter­stan­darisasi.

“Den­gan nota kesep­a­haman ini, kecepatan layanan, peman­faatan fasil­i­tas, hing­ga pen­ingkatan kap­a­sitas SDM akan men­ja­di semakin baik. Koor­di­nasi lapan­gan akan jauh lebih mudah,” kata Sig­it.

Sig­it juga menekankan pent­ingnya ker­ja sama yang ter­ban­gun tidak hanya di tingkat pusat, tetapi juga harus menyen­tuh jajaran pal­ing bawah. Ia berharap selu­ruh ele­men di Pol­ri dan Kemenimi­pas bisa men­jalankan kolab­o­rasi secara menyelu­ruh dan ter­struk­tur.

“Sin­er­gisi­tas ini adalah kun­ci. Kalau keku­atan ini kita satukan dan padukan dari atas hing­ga bawah, maka kita bisa berg­er­ak serentak dan lebih efek­tif,” tam­bah­nya.

  Bara Rokok Picu Kebakaran Petasan, Detik-Detik Mencekam Terekam Video

Dalam kon­teks pelak­sanaan di lapan­gan, hal ini berar­ti pen­ingkatan koor­di­nasi antara kan­tor-kan­tor imi­grasi, rumah tahanan, lem­ba­ga pemasyarakatan, dan jajaran kepolisian daer­ah.

Menteri Imi­grasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menyam­but baik penan­datan­ganan MoU ini dan meny­atakan kesi­a­pan penuh dari pihaknya untuk men­jalankan butir-butir kesep­a­haman terse­but.

Ia menyam­paikan bah­wa tugas Kemenimi­pas tidak bisa dip­isahkan dari per­an Pol­ri, teruta­ma dalam kon­teks pene­gakan hukum, pen­gawasan orang asing, dan pen­gelo­laan nara­p­i­dana.

“Kami yakin bah­wa ker­ja sama ini akan mem­perku­at sis­tem kea­manan nasion­al dan meningkatkan akunt­abil­i­tas dalam seti­ap pelak­sanaan tugas kami,” ujar Agus.

Penan­datan­ganan nota kesep­a­haman ini men­ja­di sim­bol komit­men bersama dalam mem­perku­at sis­tem hukum dan kea­manan nasion­al. Langkah ini sekali­gus mencer­minkan arah kebi­jakan pemer­in­tah yang fokus pada pen­guatan kelem­ba­gaan, efek­tiv­i­tas birokrasi, dan pen­ingkatan pelayanan pub­lik.

Den­gan tan­ta­n­gan yang semakin kom­pleks, ter­ma­suk kema­juan teknolo­gi dan mobil­i­tas glob­al, sin­er­gi antar­lem­ba­ga men­ja­di kebu­tuhan mende­sak yang tidak bisa ditun­da.

Kapol­ri dan Menteri Imi­pas pun menut­up acara den­gan hara­pan bah­wa ker­ja sama ini akan men­ja­di fon­dasi kuat bagi sis­tem pene­gakan hukum yang lebih respon­sif, inklusif, dan mod­ern.

“Semoga nota kesep­a­haman ini mem­bawa kebaikan untuk bangsa, mem­perku­at sin­er­gi antar-lem­ba­ga, dan men­ja­di tong­gak pent­ing dalam trans­for­masi sis­tem kea­manan nasion­al kita,” tut­up Sig­it.

Penulis/Editor: (Ahm/rilis,)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *