Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Viral

Bakso Remaja Dituduh Gunakan Bahan Non-Halal, Pemilik Bantah dan Sebut Ada Kesalahpahaman

342
×

Bakso Remaja Dituduh Gunakan Bahan Non-Halal, Pemilik Bantah dan Sebut Ada Kesalahpahaman

Sebarkan artikel ini

Solo, SniperNew.id — Pada 3 Novem­ber 2025 Sebuah ung­ga­han di media sosial meny­oroti kasus yang menim­pa warung Bak­so Rema­ja di Kota Solo sete­lah beredar surat hasil kun­jun­gan dari Dinas Keta­hanan Pan­gan dan Per­tan­ian Kota Solo, Selasa (11/11/2025).

  Viral! Tumpukan Besi Bekas Picu Spekulasi Warganet

Surat terse­but menye­butkan bah­wa Bak­so Rema­ja diduga meng­gu­nakan bahan non-halal. Infor­masi ini kemu­di­an menye­bar cepat melalui What­sApp dan berba­gai plat­form media sosial, menye­babkan rat­ing Google Review warung terse­but anjlok dari 4,5 men­ja­di 3,8.

  Pedagang Jujur Pilih Tak Berjualan Demi Kualitas, Kisah Inspiratif Pakdhe Parjono

Anak pemi­lik warung, Thirtha­nia Lau­ra Damayan­thie, mem­ban­tah tuduhan terse­but. Ia mene­gaskan bah­wa kelu­ar­ganya tidak per­nah men­jual bak­so den­gan bahan dag­ing babi, ser­ta menam­bahkan bah­wa kelu­ar­ganya beraga­ma Islam dan selalu men­ja­ga keha­lalan pro­duk yang dijual.

Dalam ung­ga­han yang sama, ter­li­hat petu­gas dari dinas terkait telah men­em­pelkan stik­er bertuliskan “Masakan Men­gan­dung Bahan Non-Halal” di gerai Bak­so Rema­ja. Tin­dakan ini sem­pat menim­bulkan polemik dan kere­sa­han di kalan­gan pelang­gan setia.

  Warga Muara Sibuntuon Bertaruh Nyawa Menyebrangi Sungai Deras

Kasus ini pun men­ja­di sorotan pub­lik, den­gan banyak pihak mende­sak agar dilakukan klar­i­fikasi res­mi dari pihak dinas terkait untuk memas­tikan kebe­naran infor­masi terse­but dan memulihkan nama baik pemi­lik usa­ha jika ter­buk­ti ter­ja­di kesala­han data.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *