Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Rumah Nenek Nuri Warga Desa Karang Satu Ambruk, Untung Tak Ada Korban Jiwa

246
×

Rumah Nenek Nuri Warga Desa Karang Satu Ambruk, Untung Tak Ada Korban Jiwa

Sebarkan artikel ini

Bekasi, SniperNew.id — Dinas Sosial Kabu­pat­en Bekasi beru­paya melakukan penan­ganan kemiski­nan ekstrem di Kabu­pat­en Bekasi. Upaya terse­but dilakukan guna men­ca­pai tar­get penu­runan angka kemiski­nan ekstrem di tanah air hing­ga nol persen pada tahun 2024 ini.

Namun, keny­ataanya masyarakat miskin di Kabu­pat­en Bekasi masih banyak kita jumpai, seper­ti yang kita lihat hari ini diwilayah Desa Karang Satu Keca­matan Karang Baha­gia Kabu­pat­en Bekasi, Selasa ‚(9/7–2024).

Salah satu rumah Nenek Nuri war­ga lan­sia yang berlokasi di Dusun II RT 12/RW 004 Desa Karang Satu Keca­matan Karang Baha­gia Kabu­pat­en Bekasi di kabarkan ambruk pada Senin (7/7–2024) sek­i­tar pukul 05 : 00 WIB pagi. Lan­taran sudah lapuk dan rapuh, banyak dari bahan ban­gu­nan­nya kero­pos aki­bat dimakan rayap sehing­ga mem­bu­at ambruk.

  Ela-Azwar Resmi Terpilih Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur

Nenek Nuri beru­sia 70 tahun yang meru­pakan si pemi­lik rumah terse­but, saat itu dirinya ten­gah ter­tidur lelap. Nenek Nuri ting­gal sendiri­an di rumah terse­but, dan saat ini rumah­nya telah ambruk yang di aki­batkan sudah rapuh­nya ban­gu­nan rumah yang sudah cukup lama dib­iarkan dan ter­makan usia.

Suto­mo yang meru­pakan kepon­akan­nya Nenek Nuri men­je­laskan awal ter­jadinya rumah nenek Nuri ambruk.

“Saat itu nenek sedang bera­da di dalam rumah. Saya dan istri saya menden­gar suara retakan kayu dari atap rumah nenek Nuri, tak lama kemu­di­an ter­jadi­lah ambruk. Saya dan istri lang­sung spon­tan meng­ham­piri nenek Nuri untuk mem­berikan per­to­lon­gan kepa­da nenek Nuri.” Terangnya.

“Alham­dulil­lah nenek Nuri tidak terke­na rerun­tuhan kayu dan lang­sung cepat kami sela­matkan,” jelas­nya.

Hing­ga saat keja­di­an musi­bah robohnya rumah terse­but, Nenek Nuri semen­tara wak­tu di evakuasi di rumah kepon­akan­nya, yang kebe­tu­lan berse­be­la­han den­gan nenek Nuri.

Ares salah satu anggota Karang Taruna Keca­matan Karang Baha­gia saat bera­da dilokasi rumah kor­ban men­gatakan, bah­wa kabar terse­but di ketahuinya dari group What­sap Karang Taruna Keca­matan.

  KPU Terima Kedatangan Formulir Model C Untuk Pilkada 2024, Polres Pringsewu Pastikan Keamanannya

“Sebelum­nya saya men­da­p­at infor­masi terse­but dari grup What­sApp Karang Taruna Keca­matan Karang Baha­gia, kemu­di­an infor­masi terse­but saya share ke grup What­sApp (FBI) “Forum Bebas Inter­ak­si”, dan Alham­dulil­lah saat itu juga ada beber­a­pa orang anggota lang­sung menang­gapi info dari saya, terkait adanya rumah war­ga yang roboh itu.” Ucap­nya.

“Dan pada saat tau infor­masi terse­but sejak robohnya rumah nenek Nuri lang­sung saya berin­isi­atif meng­in­fokan kepa­da pihak Forum Pen­gu­ran­gan Resiko Ben­cana (FPRB) Keca­matan Karang Baha­gia, Din­sos dan Baz­nas Kabu­pat­en Bekasi.” Ungkap­nya menan­daskan.

“Alhasil lapo­ran saya ke pihak (FPRB) Din­sos dan Baz­nas ditang­gapi, dan beren­cana akan turun ke lokasi rumah kor­ban, pada hari Sab­tu dan Ming­gu, namun keny­ataan­nya belum ada yang turun ke lokasi, kemu­ngk­i­nan ada kendala kare­na hujan.” Paparnya.

Semen­tara itu Kar­na­di Camat Karang Baha­gia yang men­da­p­atkan infor­masi per­soalan terse­but pihaknya segera menu­runk­an jajaranya ke lokasi tem­pat keja­di­an terse­but.

  Seorang Pemotor Tewas Kecelakaan di Depan SPBU Wates, Polisi Imbau Warga Tertib Berlalu Lintas

“Hari ini saya tugaskan lang­sung staf dari Kasie Ekbang Keca­matan untuk mon­i­tor rumah rubuh milik nenek Nuri terse­but.

Pemdes Karang Satu infor­masinya telah mem­berikan ban­tu­an beru­pa bahan ban­gu­nan asbes dan juga uang.” Ujarnya.

“Kemu­di­an Pemdes Karang Satu akan segera mem­bu­at pro­pos­al pen­ga­juan untuk dilayangkan ke Baz­nas den­gan secepat­nya. Kemu­di­an juga pihak dari Dinas Sosial infor­masinya akan datang ke lokasi, demikian agar mak­lum adanya.” Ungkap­nya men­je­laskan.

Dilokasi yang berbe­da, Kepala Desa Karang Satu Sarim saat di kon­fir­masi men­gatakan. Saat keja­di­an terse­but di hari Jum’at saat itu juga pihaknya lang­sung meng­in­for­masikan ke RT setem­pat.

“Saat Kami Pemer­in­tah Desa Karang Satu, siap mem­ban­tu, dan kami juga lang­sung men­ga­jukan pro­pos­al ke dinas terkait. Hara­pan kami seba­gai Pemer­in­tah semoga dari pihak Baz­nas dan pihak terkait lain­nya yang ada di Kabu­pat­en Bekasi bisa secepat­nya bisa mere­al­isas­ikan ban­tu­an untuk war­ga kami.” Pungkas­nya.

Kaper­wil (SniperNew.id)Jabar.
– T.S –

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *