Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Bentrok Dua Ormas Terjadi di Mandala Medan, Polisi Lakukan Pengamanan Ketat

398
×

Bentrok Dua Ormas Terjadi di Mandala Medan, Polisi Lakukan Pengamanan Ketat

Sebarkan artikel ini

Medan, SniperNew.id – Ben­trokan antara dua organ­isasi masyarakat (ormas) kem­bali pec­ah di kawasan Man­dala, Kota Medan, pada Ming­gu (5/10/2025). Insi­d­en terse­but meli­batkan kelom­pok mas­sa dari Pemu­da Pan­casi­la (PP) dan Ikatan Pemu­da Karya (IPK), dua ormas yang cukup dike­nal di Sumat­era Utara.

Peri­s­ti­wa ini per­ta­ma kali ramai dike­tahui pub­lik sete­lah akun media sosial @mediagramindo mem­bagikan video berdurasi singkat yang mem­per­li­hatkan ratu­san pria berpaka­ian ser­agam ormas ter­li­bat keribu­tan di ten­gah jalan. Dalam keteran­gan ung­ga­han­nya, akun terse­but menye­but bah­wa ben­trokan ter­ja­di antara anggota PP dan IPK di kawasan Man­dala, Medan.

“Ben­trokan PP dan IPK di Man­dala Medan. Sebuah video menun­jukkan ratu­san pria berba­ju organ­isasi masyarakat (Ormas) Pemu­da Pan­casi­la sedang ter­li­bat keribu­tan den­gan kelom­pok pemu­da lain­nya,” tulis akun terse­but.

“Dalam narasi yang dibagikan war­ga, ten­gah ter­ja­di keribu­tan antara mas­sa PP dan Ikatan Pemu­da Karya (IPK). Peri­s­ti­wa ter­ja­di di Man­dala, Kota Medan, Ming­gu (5/10/2025),” lan­jut­nya.

Berdasarkan infor­masi yang dihim­pun dari war­ga sek­i­tar, ben­trokan ter­ja­di pada Ming­gu sore, sek­i­tar pukul 16.30 WIB. Awal­nya, beber­a­pa anggota ormas ter­li­hat berkumpul di sek­i­tar Jalan Man­dala By Pass, Keca­matan Medan Denai. Situ­asi sem­u­la ber­jalan nor­mal, namun kete­gan­gan mulai meningkat keti­ka dua kelom­pok ormas berte­mu di lokasi yang sama.

  Gazebo FKIP Tasikmalaya Roboh, 18 Orang Terluka

Beber­a­pa sak­si mata menye­butkan, percek­cokan awal dipicu oleh kesalah­pa­haman dalam kegiatan yang meli­batkan ked­ua ormas di wilayah terse­but. Tidak lama kemu­di­an, adu mulut berubah men­ja­di aksi sal­ing dorong hing­ga pelem­paran ben­da tumpul. Suasana pun men­ja­di ricuh, den­gan ratu­san orang ter­li­bat sal­ing serang meng­gu­nakan kayu, batu, dan ben­da lain­nya.

“Awal­nya cuma ribut-ribut mulut, lama-lama mere­ka sal­ing lem­par. War­ga lang­sung lari ke rumah mas­ing-mas­ing,” ujar seo­rang peda­gang di sek­i­tar lokasi yang eng­gan dise­butkan namanya.

Kepu­lan asap ter­li­hat mem­bum­bung dari area ben­trokan, semen­tara sejum­lah kendaraan dan fasil­i­tas umum dise­but men­gala­mi kerusakan. Petu­gas kea­manan yang men­da­p­at lapo­ran lang­sung menu­ju lokasi untuk menga­mankan situ­asi.

Kepolisian Sek­tor (Polsek) Medan Area bersama Pol­restabes Medan segera melakukan langkah penga­manan sete­lah mener­i­ma lapo­ran dari war­ga. Sejum­lah per­son­el dik­er­ahkan untuk memisahkan mas­sa yang masih berta­han di lokasi dan mence­gah keribu­tan melu­as ke daer­ah lain.

Kapolsek Medan Area, dalam keteran­gan­nya kepa­da awak media, mem­be­narkan adanya keja­di­an ben­trok antara dua kelom­pok ormas di wilayah Man­dala. “Benar, telah ter­ja­di ben­trokan antara dua kelom­pok masyarakat. Kami telah menu­runk­an per­son­el untuk mene­nangkan situ­asi. Saat ini kon­disi sudah terk­endali,” ujarnya.

Polisi juga mene­gaskan akan melakukan penye­lidikan untuk menge­tahui penye­bab pasti ben­trokan terse­but ser­ta memas­tikan sia­pa yang mem­u­lai tin­dakan pro­vokatif. Aparat menga­mankan sejum­lah orang yang diduga ter­li­bat untuk dim­intai keteran­gan.

Selain itu, polisi berko­or­di­nasi den­gan pemer­in­tah setem­pat ser­ta tokoh masyarakat untuk mence­gah teru­langnya insi­d­en seru­pa. “Kami juga mengim­bau kepa­da selu­ruh pihak agar mena­han diri dan tidak ter­panc­ing emosi. Semua masalah harus dis­e­le­saikan secara hukum,” tam­bah­nya.

  Kecelakaan di Ungaran, Satu Korban Meninggal Dunia

War­ga sek­i­tar lokasi keja­di­an men­gaku resah den­gan ben­trokan terse­but. Banyak di antara mere­ka yang memil­ih menut­up warung dan toko lebih awal demi menghin­dari kemu­ngk­i­nan kerusuhan melu­as.

“Takut sekali, soal­nya rame kali orang berke­lahi. Ada yang lem­par batu, ada yang bawa kayu,” kata seo­rang ibu rumah tang­ga yang ting­gal tidak jauh dari lokasi.

Beber­a­pa reka­man amatir dari war­ga mem­per­li­hatkan suasana jalanan yang sem­pat macet total aki­bat keribu­tan. Sejum­lah kendaraan prib­a­di yang melin­tas di sek­i­tar lokasi ter­pak­sa berba­lik arah. Hing­ga malam hari, polisi masih ber­ja­ga di beber­a­pa titik untuk memas­tikan keadaan benar-benar aman.

Ben­trokan terse­but menim­bulkan keru­gian mate­r­i­al, teruta­ma di sek­i­tar lokasi keja­di­an. Beber­a­pa prop­er­ti war­ga dan peda­gang dila­porkan men­gala­mi kerusakan aki­bat aksi lem­paran. Meskipun belum ada lapo­ran kor­ban jiwa, sejum­lah orang dik­abarkan men­gala­mi luka ringan.

Pemer­in­tah Kota Medan bersama aparat kepolisian beru­paya melakukan pemuli­han situ­asi pas­caben­trokan. Dinas Keber­si­han diter­junkan untuk mem­ber­sihkan sisa-sisa puing di lokasi keja­di­an, semen­tara aparat kea­manan tetap melakukan pen­ja­gaan.

Tokoh masyarakat dan per­wak­i­lan dari ked­ua ormas juga dik­abarkan akan dime­di­asi oleh pihak kepolisian untuk mence­gah ben­trokan susu­lan.

Pemu­da Pan­casi­la (PP) dan Ikatan Pemu­da Karya (IPK) meru­pakan dua organ­isasi masyarakat besar yang telah lama berdiri di Sumat­era Utara. Ked­u­anya memi­li­ki basis mas­sa kuat dan aktif dalam kegiatan sosial maupun kemasyarakatan.

Namun, di sejum­lah daer­ah, gesekan antarang­gota ked­ua ormas ini kadang ter­ja­di kare­na per­soalan inter­nal, perebu­tan wilayah kegiatan, atau kesalah­pa­haman di lapan­gan. Aparat kea­manan terus beru­paya melakukan pen­dekatan per­suasif untuk men­ja­ga ketert­iban dan mence­gah ben­trokan antaror­mas di masa men­datang.

  Kebakaran Rumah di Buahbatu, Bandung: Petugas Damkar Bergerak Cepat, Tidak Ada Korban Jiwa

Pemer­in­tah daer­ah melalui camat dan lurah setem­pat menyerukan kepa­da selu­ruh ele­men masyarakat untuk men­ja­ga kon­dusi­fi­tas dan tidak ter­pro­vokasi oleh isu-isu yang beredar di media sosial.

“Kami mem­inta semua pihak mena­han diri dan meny­er­ahkan penye­le­sa­ian masalah kepa­da aparat pene­gak hukum. Jan­gan mudah per­caya pada kabar yang belum ten­tu benar,” ujar salah satu peja­bat kelu­ra­han di Medan Denai.

Selain itu, tokoh pemu­da dan masyarakat turut menyerukan agar selu­ruh organ­isasi masyarakat lebih mengede­pankan nilai-nilai per­saudaraan dan musyawarah dalam menye­le­saikan perbe­daan.

Ben­trokan antara dua ormas di kawasan Man­dala, Medan, men­ja­di peringatan pent­ing bagi semua pihak ten­tang pent­ingnya men­ja­ga sta­bil­i­tas sosial dan ketert­iban umum. Meskipun situ­asi telah berhasil dik­enda­likan oleh aparat, upaya damai dan pen­dekatan lin­tas komu­ni­tas tetap diper­lukan agar kon­flik seru­pa tidak teru­lang.

Pihak kepolisian masih terus melakukan penye­lidikan ter­hadap motif dan pihak-pihak yang ter­li­bat, ser­ta berkomit­men untuk menin­dak tegas sia­pa pun yang ter­buk­ti melang­gar hukum.

Kon­disi di Man­dala, Medan, pada Senin pagi (6/10/2025) dila­porkan sudah berang­sur kon­dusif. Aktiv­i­tas masyarakat mulai kem­bali nor­mal mes­ki masih tam­pak beber­a­pa petu­gas ber­ja­ga di sejum­lah titik strate­gis.

Den­gan penan­ganan cepat aparat dan ker­ja sama masyarakat, dihara­p­kan kea­manan ser­ta ketert­iban di Kota Medan dap­at segera pulih sepenuh­nya. (Ahm/abd).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *