Berita Peristiwa

Pemotor Babak Belur Dianiaya Juru Parkir Liar di Kelapa Gading

407
×

Pemotor Babak Belur Dianiaya Juru Parkir Liar di Kelapa Gading

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta Utara, SniperNew.id  – Seo­rang pen­gen­dara motor berin­isial SR (40) men­ja­di kor­ban pen­ga­ni­ayaan bru­tal oleh seo­rang juru parkir liar di kawasan Kela­pa Gad­ing, Jakar­ta Utara. Peri­s­ti­wa terse­but ter­ja­di pada Ming­gu malam (21/9/2025) di Jalan Boule­vard Raya. Kasus ini men­ja­di sorotan pub­lik sete­lah reka­man video kon­disi kor­ban yang bersim­bah darah beredar luas di media sosial.

Keja­di­an bermu­la keti­ka SR hen­dak memarkir kendaraan­nya di lokasi terse­but. Berdasarkan keteran­gan yang dihim­pun, SR dim­inta mem­ba­yar uang parkir sebe­sar Rp10.000 oleh seo­rang pria yang diduga juru parkir liar. Pada­hal, umum­nya tarif parkir untuk sepe­da motor berk­isar Rp5.000. Menu­rut sak­si, SR awal­nya meny­er­ahkan uang sebe­sar Rp5.000 sesuai tarif umum. Namun, pelaku bersik­eras mem­inta tam­ba­han Rp5.000 lagi sehing­ga total men­ja­di Rp10.000.

SR yang merasa keber­atan kemu­di­an mem­protes per­mintaan terse­but. Perselisi­han singkat pun ter­ja­di. Bukan­nya mem­beri pen­je­lasan, pelaku jus­tru mere­spons den­gan tin­dakan kek­erasan. Ia lang­sung memukul SR berkali-kali meng­gu­nakan pipa besi. Aki­bat­nya, kor­ban men­gala­mi luka serius di bagian wajah dan kepala hing­ga babak belur ser­ta berlu­mu­ran darah.

  Oknum Parkir Diduga Jual Nomor Antrian RSU Tanjung Pura, Warga Langkat Resah

Video yang mem­per­li­hatkan kon­disi SR beredar di media sosial dan diung­gah salah sat­un­ya oleh akun diskur­sus­net­work. Dalam ung­ga­han terse­but, ter­li­hat wajah kor­ban penuh luka den­gan darah men­galir. Keteran­gan dalam ung­ga­han men­je­laskan bah­wa kor­ban men­ja­di sasaran pen­ga­ni­ayaan sete­lah meno­lak tarif parkir yang diang­gap tidak wajar.

Ung­ga­han terse­but berbun­yi. “Seo­rang pemo­tor berin­isial SR (40) men­ja­di kor­ban pen­ga­ni­ayaan bru­tal oleh juru parkir liar di Jalan Boule­vard Raya, Kela­pa Gad­ing, Jakar­ta Utara, Ming­gu (21/9/2025) malam. Awal­nya SR hanya mem­ba­yar Rp5.000 per motor, namun pelaku memak­sa mem­inta Rp10.000. Saat SR mem­protes tarif tidak wajar itu, pelaku lang­sung memukul­nya berkali-kali den­gan pipa besi hing­ga kor­ban babak belur.”

Ung­ga­han itu juga dilengkapi den­gan tan­da pagar #Kela­pa­Gad­ing #Pre­man­Parkir #Jakar­taU­tara #Pol­res­Jakut.

Kor­ban adalah SR (40), seo­rang pemo­tor. Pelaku diduga juru parkir liar di kawasan Jalan Boule­vard Raya, Kela­pa Gad­ing, Jakar­ta Utara.

Pen­ga­ni­ayaan bru­tal meng­gu­nakan pipa besi sete­lah kor­ban meno­lak mem­ba­yar tarif parkir yang dim­inta lebih ting­gi dari biasanya.

Ming­gu malam, 21 Sep­tem­ber 2025. Jalan Boule­vard Raya, Kela­pa Gad­ing, Jakar­ta Utara. Perselisi­han dipicu kare­na kor­ban hanya mem­ba­yar Rp5.000 sesuai tarif umum, sedan­gkan pelaku memak­sa mem­inta Rp10.000.

Sete­lah kor­ban meno­lak dan mem­protes tarif, pelaku lang­sung melakukan pemuku­lan berkali-kali meng­gu­nakan pipa besi hing­ga kor­ban men­gala­mi luka parah.

  Kebakaran Hebat Landa SDN Cibaregbeg dan Kantor Desa Cibeber

Dalam video yang beredar, SR tam­pak duduk den­gan wajah penuh darah. Paka­ian yang dike­nakan­nya juga tern­o­da darah aki­bat luka yang dider­i­tanya. Mes­ki dalam kon­disi lemah, kor­ban masih sem­pat mem­berikan keteran­gan singkat men­ge­nai apa yang dialaminya.

Kor­ban men­je­laskan bah­wa dirinya dipukul bertubi-tubi tan­pa ampun sete­lah meno­lak mem­ba­yar tarif yang dim­inta. SR menye­but pelaku tidak hanya melakukan kek­erasan fisik, tetapi juga men­gelu­arkan kata-kata kasar.

Kasus ini memicu kemara­han war­ganet. Banyak komen­tar di media sosial yang menun­tut aparat kepolisian untuk segera menangkap pelaku. Tagar #Pre­man­Parkir dan #Pol­res­Jakut ramai digu­nakan oleh neti­zen untuk mende­sak adanya tin­dakan tegas.

Sejum­lah peng­gu­na media sosial juga men­geluhkan prak­tik parkir liar yang mere­sahkan di berba­gai daer­ah, ter­ma­suk Jakar­ta. Mere­ka meni­lai keber­adaan juru parkir liar ser­ing kali merugikan masyarakat kare­na mema­tok tarif seenaknya tan­pa atu­ran res­mi.

Parkir liar bukan­lah per­soalan baru di Jakar­ta. Banyak pen­gen­dara men­geluhkan pung­utan liar yang dilakukan oleh oknum juru parkir di sejum­lah titik kera­ma­ian. Tarif yang dipa­tok ker­ap lebih ting­gi dari tarif res­mi yang berlaku.

Di beber­a­pa kawasan, prak­tik terse­but bahkan dibaren­gi den­gan intim­i­dasi atau anca­man jika peng­gu­na kendaraan meno­lak mem­ba­yar. Hal ini yang kemu­di­an mem­bu­at seba­gian besar masyarakat eng­gan melawan, kare­na khawatir men­ja­di kor­ban kek­erasan seper­ti yang diala­mi SR.

Hing­ga beri­ta ini ditu­runk­an, pihak kepolisian setem­pat dise­but sedang melakukan penye­lidikan. Pol­res Metro Jakar­ta Utara kemu­ngk­i­nan akan menin­dak­lan­ju­ti lapo­ran kor­ban dan melakukan penge­jaran ter­hadap pelaku.

  Tanggul Kali Jebol, Lampu Merah Hek Jakarta Timur Terendam Banjir

Kepolisian dihara­p­kan segera mem­berikan keteran­gan res­mi men­ge­nai perkem­ban­gan kasus ini. Pub­lik menung­gu langkah cepat aparat dalam menun­taskan perkara ini agar mem­berikan efek jera bagi pelaku pre­man­isme seru­pa.

Kasus pen­ga­ni­ayaan ini bukan hanya sekadar tin­dak krim­i­nal, tetapi juga mem­per­li­hatkan per­soalan lebih luas, yakni lemah­nya pen­gawasan ter­hadap parkir liar di ibu kota. Keja­di­an ini menim­bulkan rasa takut di kalan­gan masyarakat, khusus­nya para peng­gu­na kendaraan bermo­tor.

Selain itu, insi­d­en ini mem­per­bu­ruk cit­ra tata kelo­la trans­portasi di Jakar­ta. Pemer­in­tah daer­ah bersama kepolisian dihara­p­kan mam­pu men­ert­ibkan prak­tik parkir liar den­gan tegas, sekali­gus mem­berikan jam­i­nan kea­manan bagi masyarakat.

Pen­ga­ni­ayaan yang diala­mi SR men­ja­di cer­min nya­ta beta­pa berba­hayanya prak­tik pre­man­isme di balik parkir liar. Dari sekadar per­soalan tarif, kasus ini beru­jung pada tin­dakan bru­tal yang men­gan­cam nyawa sese­o­rang.

Pub­lik berharap aparat kepolisian segera menangkap pelaku dan mem­pros­es­nya sesuai hukum yang berlaku. Lebih jauh, masyarakat menan­tikan langkah konkret pemer­in­tah dalam meng­ha­pus prak­tik parkir liar yang mere­sahkan di berba­gai sudut kota.

Peri­s­ti­wa di Kela­pa Gad­ing ini harus men­ja­di pela­jaran pent­ing, bah­wa kea­manan war­ga tidak boleh dikalahkan oleh prak­tik liar yang sudah lama dib­iarkan. (Ahm/abh).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *