Berita Peristiwa

Telah Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas Ringan di Depan Indomaret Jalan Cigadung Raya Timur, Bandung: Tidak Ada Korban Jiwa, Warga Diimbau Selalu Waspada Saat Berkendara

488
×

Telah Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas Ringan di Depan Indomaret Jalan Cigadung Raya Timur, Bandung: Tidak Ada Korban Jiwa, Warga Diimbau Selalu Waspada Saat Berkendara

Sebarkan artikel ini

Ban­dung, SniperNew.id – Sebuah insi­d­en kece­lakaan lalu lin­tas yang meli­batkan dua pen­gen­dara sepe­da motor ter­ja­di pada Senin pagi, 15 Sep­tem­ber 2025, sek­i­tar pukul 09.00 WIB. Peri­s­ti­wa ini berlang­sung di depan salah satu gerai Indo­maret yang berlokasi di Jalan Cigadung Raya Timur, tepat­nya kawasan Sekemirung, Cigadung, Kota Ban­dung. Keja­di­an terse­but sem­pat terekam kam­era CCTV dan beredar di media sosial, salah sat­un­ya melalui akun info.cigadung.

Berdasarkan infor­masi yang dibagikan melalui akun media sosial info.cigadung, tabrakan antara dua kendaraan roda dua ini ter­ja­di keti­ka aktiv­i­tas lalu lin­tas di kawasan terse­but cukup padat. Video reka­man CCTV mem­per­li­hatkan dua pen­gen­dara sepe­da motor bertabrakan di area depan min­i­mar­ket. Ben­tu­ran terse­but menye­babkan salah satu pen­gen­dara ter­jatuh bersama kendaraan­nya ke badan jalan.

War­ga sek­i­tar yang bera­da di lokasi ter­li­hat sigap mem­berikan ban­tu­an. Sejum­lah orang lang­sung meng­ham­piri kor­ban untuk memas­tikan kon­disinya, meno­long pen­gen­dara yang jatuh, ser­ta mem­ban­tu men­gangkat motor yang roboh. Suasana sem­pat mene­gangkan, namun segera bisa dik­enda­likan.

Menu­rut keteran­gan, meskipun sem­pat ter­ja­di ben­tu­ran keras, Alham­dulil­lah tidak ada kor­ban jiwa dalam peri­s­ti­wa ini. Pen­gen­dara hanya men­gala­mi ter­jatuh tan­pa ced­era serius. Situ­asi lalu lin­tas juga kem­bali nor­mal sete­lah beber­a­pa menit, sete­lah war­ga dan pen­gen­dara lain mem­ban­tu meny­ingkirkan kendaraan dari badan jalan.

Kece­lakaan ini meli­batkan dua pen­gen­dara sepe­da motor. Namun, sesuai kode etik jur­nal­is­tik dan demi men­ja­ga pri­vasi, iden­ti­tas para pen­gen­dara tidak dise­butkan secara ter­bu­ka. Dalam lapo­ran yang terse­bar di media sosial, baik akun penye­bar infor­masi maupun sum­ber war­ga di lokasi hanya menye­butkan bah­wa ked­u­anya meru­pakan pen­gen­dara motor yang sedang melin­tas di kawasan terse­but.

  Kebakaran Kembali Terjadi, Permukiman Warga Dilanda Duka Mendalam

Dari video CCTV yang beredar, ter­li­hat bah­wa salah satu pen­gen­dara meng­gu­nakan sepe­da motor berwar­na cer­ah (diduga kun­ing-oranye), semen­tara satu motor lain berhen­ti di dekat­nya. Sejum­lah war­ga yang bera­da di sek­i­tar lokasi juga ter­li­bat mem­ban­tu evakuasi.

Peri­s­ti­wa ini ter­ja­di di Jalan Cigadung Raya Timur, tepat­nya di kawasan Sekemirung, Cigadung, Ban­dung. Jalan ini dike­nal cukup ramai pada pagi hari kare­na meru­pakan jalur uta­ma war­ga untuk berak­tiv­i­tas, baik menu­ju seko­lah, tem­pat ker­ja, maupun pusat per­be­lan­jaan. Lokasi di depan min­i­mar­ket, seper­ti Indo­maret, ser­ing kali men­ja­di titik padat lalu lin­tas kare­na aktiv­i­tas kelu­ar-masuk kendaraan pem­be­li, pejalan kaki, ser­ta kendaraan yang berhen­ti seje­nak.

Kon­disi jalan yang relatif sem­pit dan padat kendaraan ker­ap menun­tut pen­gen­dara untuk lebih was­pa­da. Apala­gi, pada jam sibuk pagi hari, lalu lin­tas di kawasan ini bisa men­ja­di cukup ramai sehing­ga risiko ter­jadinya kece­lakaan kecil lebih ting­gi.

Insi­d­en ini ter­ja­di pada Senin, 15 Sep­tem­ber 2025, sek­i­tar pukul 09.00 WIB. Wak­tu terse­but ter­ma­suk jam sibuk aktiv­i­tas masyarakat, teruta­ma di kawasan perko­taan seper­ti Ban­dung. Hal ini yang mem­bu­at jalur Cigadung Raya Timur relatif ramai oleh kendaraan bermo­tor maupun aktiv­i­tas war­ga sek­i­tar.

CCTV yang merekam keja­di­an terse­but menun­jukkan wak­tu keja­di­an sek­i­tar pukul 09.13 WIB. Perbe­daan beber­a­pa menit den­gan lapo­ran war­ga kemu­ngk­i­nan ter­ja­di kare­na keter­batasan sinkro­nisasi wak­tu pada perangkat perekam.

Penye­bab pasti dari kece­lakaan ini belum dap­at dipastikan kare­na belum ada keteran­gan res­mi dari pihak kepolisian setem­pat. Namun, dari video CCTV yang beredar, ter­li­hat bah­wa dua sepe­da motor berpa­pasan cukup dekat di depan min­i­mar­ket hing­ga akhirnya ter­ja­di ben­tu­ran.

  Jalur Longsor Aceh, Warga Pikul BBM Berjam-jam

Dalam situ­asi lalu lin­tas perko­taan, ter­da­p­at beber­a­pa fak­tor umum yang dap­at memicu kece­lakaan ringan semacam ini, di antaranya:

1. Kepa­datan lalu lin­tas – Jalan yang ramai ser­ing mem­bu­at pen­gen­dara kesuli­tan men­ja­ga jarak aman.

2. Kurangnya kon­sen­trasi – Aktiv­i­tas di sek­i­tar min­i­mar­ket bisa meng­gang­gu fokus pen­gen­dara.

3. Keter­batasan ruang ger­ak – Ruang jalan yang sem­pit mem­bu­at manu­ver pen­gen­dara lebih berisiko.

4. Kurangnya kehati-hat­ian – Kecepatan meskipun tidak ting­gi, bila tidak dis­er­tai kewas­padaan, dap­at beru­jung ben­tu­ran.

Meskipun demikian, semua pihak bersyukur bah­wa keja­di­an ini tidak menim­bulkan kor­ban jiwa maupun luka berat.

Sete­lah tabrakan ter­ja­di, sejum­lah war­ga dan pen­gen­dara lain yang bera­da di sek­i­tar lang­sung berg­er­ak cepat. Mere­ka mem­ban­tu kor­ban yang jatuh untuk bangk­it kem­bali ser­ta meny­ingkirkan sepe­da motor dari ten­gah jalan agar tidak meng­gang­gu lalu lin­tas.

Dari reka­man CCTV ter­li­hat seti­daknya ada beber­a­pa war­ga yang turut meno­long, ter­ma­suk pen­gen­dara yang kebe­tu­lan berhen­ti di sek­i­tar lokasi. Penan­ganan cepat dari masyarakat mem­bu­at situ­asi segera terk­endali.

Tidak lama kemu­di­an, lalu lin­tas di sek­i­tar Indo­maret Cigadung kem­bali nor­mal. Semen­tara itu, pihak pen­gelo­la akun info.cigadung mengim­bau kepa­da selu­ruh pen­gen­dara agar lebih berhati-hati dan selalu was­pa­da saat berk­endara, ter­lebih di kawasan jalan raya yang padat aktiv­i­tas.

Melalui ung­ga­han­nya, akun info.cigadung menyam­paikan pesan pent­ing: “Teta­plah selalu berhati-hati saat men­gen­darai.” Pesan ini men­ja­di pengin­gat bersama bah­wa kese­la­matan lalu lin­tas adalah tang­gung jawab semua pihak.

Beber­a­pa langkah yang dap­at dilakukan pen­gen­dara untuk mem­i­ni­mal­isir risiko kece­lakaan di jalan antara lain. Selalu menguta­makan kewas­padaan, khusus­nya di area ramai seper­ti depan min­i­mar­ket atau per­tokoan. Men­ja­ga jarak aman den­gan kendaraan di depan. Men­gu­ran­gi kecepatan saat mele­wati area padat aktiv­i­tas war­ga.

  Enam Hari Terisolir, Warga Aceh Tengah Minta Bantuan Lewat Udara

Tidak meng­gu­nakan gawai atau melakukan aktiv­i­tas lain yang meng­gang­gu kon­sen­trasi saat berk­endara. Memas­tikan kon­disi kendaraan dalam keadaan baik sebelum digu­nakan.

War­ga sek­i­tar Cigadung menyam­but baik adanya reka­man dan lapo­ran di media sosial seba­gai ben­tuk peringatan. Beber­a­pa war­ga men­gungkap­kan bah­wa kawasan terse­but memang ker­ap ramai pada jam-jam ter­ten­tu, sehing­ga pen­gen­dara harus lebih berhati-hati.

Selain itu, ada pula war­ga yang men­gusulkan agar di depan min­i­mar­ket dipasang ram­bu peringatan atau mar­ka jalan tam­ba­han untuk mengin­gatkan pen­gen­dara agar melam­bat­kan laju kendaraan. Upaya ini dihara­p­kan bisa men­gu­ran­gi poten­si ter­jadinya kece­lakaan seru­pa di masa men­datang.

Kece­lakaan lalu lin­tas ringan yang ter­ja­di di depan Indo­maret Jalan Cigadung Raya Timur, Sekemirung, Cigadung, Ban­dung, pada Senin 15 Sep­tem­ber 2025 sek­i­tar pukul 09.00 WIB men­ja­di pengin­gat pent­ing bagi selu­ruh masyarakat peng­gu­na jalan. Meskipun tidak ada kor­ban jiwa dalam insi­d­en ini, keja­di­an terse­but menun­jukkan bah­wa kewas­padaan saat berk­endara tidak boleh dia­baikan, teruta­ma di kawasan padat aktiv­i­tas.

Berkat respon cepat dari war­ga sek­i­tar, situ­asi bisa segera ter­atasi tan­pa menim­bulkan keru­gian yang lebih besar. Pesan yang dis­am­paikan melalui media sosial untuk tetap berhati-hati patut men­ja­di reflek­si bersama.

Kese­la­matan lalu lin­tas bukan hanya tang­gung jawab indi­vidu, melainkan tang­gung jawab kolek­tif selu­ruh peng­gu­na jalan. Den­gan meningkatkan kesadaran, men­ja­ga eti­ka berk­endara, dan mematuhi atu­ran lalu lin­tas, dihara­p­kan keja­di­an seru­pa tidak lagi teru­lang di kemu­di­an hari. (Red/abd).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *