Barito Utara, SniperNew.id – Turnamen sepak bola pelajar paling bergengsi di Kabupaten Barito Utara, Fazzio Cup 2025, resmi berakhir pada Sabtu, 13 September 2025. Penutupan berlangsung meriah di Stadion Swakarya, Muara Teweh, setelah hampir dua pekan kompetisi sengit antar sekolah tingkat SMP dan SMA sederajat, Minggu (14/09).
Ajang yang dimulai sejak 30 Agustus 2025 ini tidak hanya menjadi arena perebutan piala, tetapi juga wadah silaturahmi, pembinaan bibit muda sepak bola, serta sarana hiburan bagi masyarakat Barito Utara. Atmosfer Stadion Swakarya pada laga final benar-benar mencerminkan antusiasme pelajar, guru, dan masyarakat yang datang dari berbagai wilayah.
Acara penutupan dihadiri sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat, di antaranya Asisten III Setda Barito Utara Yaser Arafat, Anggota DPRD Patih Herman, Sekretaris Disbudparpora, Lurah Lanjas, Askab PSSI Barito Utara, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran mereka menandakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pembinaan olahraga usia dini.
Ketua Panitia Pelaksana, Dedy Suryana, menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam kesuksesan turnamen ini. Menurutnya, Fazzio Cup 2025 tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pendidikan karakter.
“Kejuaraan ini bertujuan mempererat silaturahmi antar sekolah, mencari bibit muda sepak bola di Barito Utara, mendukung program pembinaan usia dini Askab PSSI, sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat,” ujar Dedy.
Ia menambahkan bahwa turnamen ini diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet muda berbakat yang nantinya bisa mewakili Barito Utara di tingkat provinsi, bahkan nasional. Dedy juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, pelatih, wasit, serta sekolah-sekolah yang berpartisipasi.
Kompetisi di kategori SMP berlangsung ketat. Pada akhirnya, MTsN Barut keluar sebagai juara pertama setelah menampilkan performa impresif sepanjang turnamen. Diikuti oleh SMPN 1 Muara Teweh di posisi kedua, MTs NU Lahei di urutan ketiga, dan SMPN 4 Muara Teweh di posisi keempat.
Dominasi MTsN Barut semakin diperkuat dengan diraihnya gelar Top Skor kategori SMP oleh salah satu pemain mereka. Hal ini menunjukkan kualitas pembinaan sepak bola di sekolah tersebut.
Sementara itu, kategori Suporter Terbaik tingkat SMP juga diumumkan. SMPN 2 Muara Teweh berhasil meraih peringkat pertama, disusul oleh SMPN 1 Muara Teweh dan MTsN Barut. Kreativitas dan sportivitas para suporter menjadi nilai tambah dalam meramaikan turnamen.
Pada kategori SMA, SMAN 1 Muara Teweh tampil perkasa dengan merebut Juara 1, sekaligus meraih gelar Suporter Terbaik dan Top Skor. Tim ini membuktikan diri sebagai kekuatan dominan di turnamen Fazzio Cup 2025.
Di posisi kedua, SMAN 5 Lemo memberikan kejutan dengan performa luar biasa, meski harus puas di peringkat runner-up. Namun, kebanggaan tetap terjaga karena salah satu pemain mereka berhasil meraih gelar Pemain Terbaik.
Juara ketiga ditempati oleh SMAN 2 Muara Teweh, sedangkan posisi keempat diraih SMKN 1 Bukit Sawit.
Kepala Sekolah SMAN 1 Muara Teweh, Rajikinnor, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan timnya.
“Kemenangan ini bukan hanya soal piala, tetapi semangat sportivitas dan kerja keras. Saya berharap anak-anak terus rendah hati, menjaga kekompakan, dan menjadikan kemenangan ini sebagai motivasi untuk meraih prestasi lebih tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 5 Lemo, Trian Jhon Tlima, tetap mengapresiasi perjuangan timnya. “Kami bangga meski berada di peringkat kedua, namun mampu melahirkan pemain terbaik. Semoga ke depan SMAN 5 Lemo bisa tampil lebih kuat dan meraih juara utama,” katanya.
Pada acara penutupan, hadiah diserahkan langsung oleh tokoh-tokoh pemerintahan daerah, perwakilan KONI, dan pihak kepolisian yang turut mendukung jalannya turnamen. Panitia juga memberikan penghargaan kepada pihak keamanan yang telah memastikan jalannya kompetisi berlangsung aman dan tertib.
Penyerahan piala dan medali menjadi momen puncak yang paling ditunggu para peserta dan pendukung. Suasana stadion dipenuhi sorak-sorai, yel-yel, dan semangat kebersamaan.
Fazzio Cup 2025 memberikan banyak pelajaran penting bagi para pelajar, bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi juga tentang nilai sportivitas, disiplin, dan kerja sama tim.
Turnamen ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan olahraga sejak dini bisa memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter generasi muda. Dukungan penuh pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat menjadi kunci sukses penyelenggaraan acara ini.
Selain itu, kegiatan ini juga mampu meningkatkan interaksi sosial antar sekolah, mempererat persaudaraan, serta menjadi ajang rekreasi yang sehat. Stadion Swakarya menjadi pusat perhatian masyarakat setiap kali pertandingan berlangsung, menciptakan suasana kompetisi yang meriah.
Dengan berakhirnya Fazzio Cup 2025, diharapkan turnamen ini menjadi agenda tahunan yang semakin berkembang. Pemerintah daerah bersama KONI dan Askab PSSI Barito Utara berkomitmen untuk terus memajukan olahraga sepak bola dan mencari bakat-bakat baru yang bisa mengharumkan nama daerah.
Para pelajar yang bertanding diharapkan tidak berhenti berlatih, menjaga sportivitas, serta menjadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Semangat kebersamaan dan persaudaraan yang terjalin selama turnamen diharapkan tetap terjaga, bahkan setelah kompetisi usai. (Henryanus).













