Berita Daerah

Kilau IWO Award 2025: Komitmen Thomas Amirico Majukan Lampung

284
×

Kilau IWO Award 2025: Komitmen Thomas Amirico Majukan Lampung

Sebarkan artikel ini

Ban­dar Lam­pung, SniperNew.id – Dunia pen­didikan Provin­si Lam­pung kem­bali menorehkan prestasi gemi­lang. Kepala Dinas Pen­didikan dan Kebu­dayaan Provin­si Lam­pung, Thomas Amiri­co, res­mi meraih IWO Award 2025 untuk kat­e­gori Pen­ingkatan Kual­i­tas Pen­didikan dan SDM.

Peng­har­gaan bergengsi dari Ikatan Wartawan Online (IWO) itu dis­er­ahkan pada Selasa malam, 9 Sep­tem­ber 2025, bertepatan den­gan pun­cak per­ayaan Milad ke-13 IWO di Hotel Hori­son, Ban­dar Lam­pung.

Per­he­la­tan ini men­ja­di momen­tum pent­ing bagi Lam­pung untuk menun­jukkan komit­men­nya mema­jukan pen­didikan dan kual­i­tas sum­ber daya manu­sia. Selain peja­bat pemer­in­ta­han, malam pun­cak Milad IWO juga dihadiri berba­gai tokoh pent­ing dan insan pers yang men­dukung kema­juan daer­ah.

Thomas Amiri­co mener­i­ma IWO Award 2025 seba­gai pen­gakuan atas ker­ja keras­nya dalam meningkatkan mutu pen­didikan di Lam­pung. Ia dini­lai berhasil men­dorong berba­gai pro­gram strate­gis, mulai dari pen­guatan kom­pe­ten­si guru, dig­i­tal­isasi seko­lah, hing­ga per­lu­asan akses pen­didikan di daer­ah ter­pen­cil.

Dalam sambu­tan­nya, Thomas menyam­paikan rasa syukur sekali­gus mem­persem­bahkan peng­har­gaan ini kepa­da selu­ruh insan pen­didikan Lam­pung.

“Peng­har­gaan ini saya persem­bahkan untuk selu­ruh guru, tena­ga kepen­didikan, dan masyarakat Lam­pung. Mere­ka adalah bagian ter­pent­ing dari keber­hasi­lan ini. Tan­pa dukun­gan mere­ka, saya tidak bisa melangkah sejauh ini,” ujarnya penuh haru.

Peng­har­gaan IWO Award bukan sekadar sim­bol prestasi indi­vidu, melainkan cer­min keber­hasi­lan kolab­o­rasi antara pemer­in­tah, guru, siswa, dan masyarakat dalam mema­jukan sek­tor pen­didikan.

Thomas Amiri­co bukan nama baru dalam dunia pen­didikan Lam­pung. Seba­gai Kepala Dinas Pen­didikan dan Kebu­dayaan Provin­si Lam­pung, ia dike­nal memi­li­ki visi jelas: meningkatkan kual­i­tas sum­ber daya manu­sia seba­gai pon­dasi pem­ban­gu­nan daer­ah.

  Insan Brilian BRI BO Perdagangan Bermuhasabah Sambut Bulan Suci

Di bawah kepemimp­inan­nya, Lam­pung berhasil melun­curkan beber­a­pa inisi­atif ung­gu­lan, ter­ma­suk pengem­ban­gan seko­lah berba­sis teknolo­gi infor­masi dan pro­gram pelati­han berke­lan­ju­tan bagi guru.

Acara terse­but juga dihadiri sejum­lah tokoh pent­ing, yakni, Ahmad Giri Akbar, Ket­ua DPRD Provin­si Lam­pung. M. Tau­fiqul­lah, Kepala Dinas Bina Mar­ga dan Bina Kon­struk­si (BMBK). Slamet Ria­di, Kepala Badan Pen­da­p­atan Daer­ah (Bapen­da). Kombes Pol Yuni Iswan­dari Yuyun, Kabid Humas Pol­da Lam­pung. Apro­han Sapu­tra, Ket­ua IWO Lam­pung. Gan­jar Jationo, Kepala Dinas Kom­in­fotik Lam­pung, mewak­ili Guber­nur Rah­mat Mirzani Djausal.

Kehadi­ran para peja­bat dan insan pers mem­per­li­hatkan kuat­nya dukun­gan lin­tas sek­tor ter­hadap pengem­ban­gan pen­didikan dan per­an media.

Peny­er­a­han IWO Award 2025 berlang­sung pada Selasa, 9 Sep­tem­ber 2025, bertepatan den­gan Milad ke-13 Ikatan Wartawan Online. Malam peng­har­gaan ini bukan sekadar ser­e­mo­ni­al, tetapi men­ja­di ajang reflek­si dan pen­guatan komit­men selu­ruh pihak untuk terus men­dukung pem­ban­gu­nan daer­ah.

Milad ke-13 IWO sendiri men­gusung tema kolab­o­rasi dan pro­fe­sion­al­isme pers di era dig­i­tal. Tema ini sejalan den­gan peruba­han cepat dalam dunia infor­masi, yang menun­tut jur­nal­isme online tetap pro­fe­sion­al, inde­pen­den, dan berin­tegri­tas.

Hotel Hori­son, Ban­dar Lam­pung, dip­il­ih seba­gai lokasi acara pun­cak Milad IWO kare­na rep­utasinya seba­gai tem­pat strate­gis untuk perte­muan besar di provin­si terse­but. Ruan­gan penuh tamu undan­gan dari berba­gai latar belakang mem­bu­at suasana malam itu terasa hangat sekali­gus berwibawa. Deko­rasi bertema hijau dan emas menggam­barkan opti­misme ser­ta hara­pan baru bagi kema­juan Lam­pung.

Peng­har­gaan yang diter­i­ma Thomas Amiri­co men­ja­di buk­ti nya­ta bah­wa pen­didikan Lam­pung sedang bera­da di jalur yang tepat. Bagi Thomas, peng­har­gaan ini bukan sema­ta-mata prestasi prib­a­di, tetapi ener­gi baru untuk melan­jutkan ker­ja keras.

  Kapolres Tegal Resmikan Robot Anti Knalpot Brong

Ket­ua IWO Lam­pung, Apro­han Sapu­tra, mene­gaskan pent­ingnya dukun­gan lin­tas sek­tor. “Kehadi­ran para tokoh malam ini bukan sekadar for­mal­i­tas, tetapi ben­tuk nya­ta dukun­gan luar biasa untuk IWO Lam­pung. Dukun­gan ini mem­beri ener­gi baru bagi kami agar lebih kokoh dalam men­jalankan per­an seba­gai mitra pem­ban­gu­nan daer­ah,” ujarnya.

Ia berharap IWO Award bukan hanya ser­e­moni, tetapi mam­pu men­dorong seman­gat kolab­o­rasi antara pers, pemer­in­tah, dan masyarakat.

“Kami ingin IWO Lam­pung semakin diper­caya, semakin sol­id, dan terus melahirkan karya jur­nal­is­tik yang objek­tif ser­ta berman­faat bagi pem­ban­gu­nan,” tam­bah Apro­han.

Keber­hasi­lan pen­didikan Lam­pung tidak lep­as dari kolab­o­rasi berba­gai pihak. Dalam sambu­tan ter­tulis yang diba­cakan Gan­jar Jationo, Guber­nur Lam­pung Rah­mat Mirzani Djausal menekankan bah­wa sin­er­gi adalah kun­ci.

“Den­gan adanya Milad IWO ke-13 dan IWO Award, saya berharap IWO semakin kokoh dan pro­fe­sion­al. Wartawan telah banyak mem­ban­tu pem­ban­gu­nan Lam­pung menu­ju Indone­sia Emas melalui pem­ber­i­taan yang objek­tif,” tulis­nya.

Gan­jar menam­bahkan, peruba­han besar di era dig­i­tal mem­bu­at media online berper­an pent­ing seba­gai jem­bat­an infor­masi dan edukasi bagi masyarakat. Pemer­in­tah provin­si meli­hat IWO seba­gai mitra strate­gis dalam mewu­jud­kan visi Lam­pung Maju Menu­ju Indone­sia Emas 2045.

“Kolab­o­rasi adalah kun­ci. Dari kolab­o­rasi ini­lah lahir kon­tribusi bersama,” tegas Gan­jar.

Ikatan Wartawan Online (IWO) berdiri seba­gai wadah bagi jur­nalis online untuk men­ja­ga mar­wah pers. Sela­ma 13 tahun berdiri, IWO kon­sis­ten men­dorong pro­fe­sion­al­isme wartawan di ten­gah deras­nya arus dig­i­tal­isasi.

Lam­pung sendiri men­gala­mi lom­patan sig­nifikan di sek­tor pen­didikan dalam beber­a­pa tahun ter­akhir. Di bawah kepemimp­inan Thomas Amiri­co, berba­gai pro­gram ino­vatif dilun­curkan:

  Tokoh Agama Soroti Dugaan Ketidaktransparanan Pemilihan Kepling Bagelen

Seko­lah Dig­i­tal Mandiri: Men­dorong peng­gu­naan teknolo­gi dalam pros­es bela­jar-men­ga­jar.

Pelati­han Guru Berke­lan­ju­tan: Meningkatkan kual­i­tas pen­ga­jaran melalui work­shop dan ser­ti­fikasi.

Akses Pen­didikan Daer­ah Ter­pen­cil: Pro­gram bea­siswa dan pen­gi­r­i­man guru ke pelosok Lam­pung.

Kemi­traan den­gan Indus­tri: Mem­per­si­ap­kan siswa meng­hadapi dunia ker­ja mod­ern.

Pro­gram-pro­gram ini diang­gap seba­gai pon­dasi pent­ing bagi gen­erasi muda Lam­pung untuk ber­saing di tingkat nasion­al dan glob­al.

Banyak pihak menyam­but posi­tif peng­har­gaan yang diter­i­ma Thomas Amiri­co. Guru-guru di Lam­pung men­gang­gap peng­har­gaan ini seba­gai buk­ti bah­wa ker­ja keras mere­ka dihar­gai. Sejum­lah kepala seko­lah juga berharap peng­har­gaan ini mem­perku­at moti­vasi untuk terus meningkatkan kual­i­tas pen­didikan.

Apro­han Sapu­tra dari IWO Lam­pung menut­up malam peng­har­gaan den­gan hara­pan besar: “Peng­har­gaan ini bukan akhir, tetapi awal per­jalanan pan­jang. Kita semua — pemer­in­tah, pers, dan masyarakat — harus bersama-sama memas­tikan pen­didikan Lam­pung terus mele­sat dan mem­beri dampak posi­tif bagi Indone­sia.”

Prestasi Thomas Amiri­co lewat IWO Award 2025 mem­perku­at pan­dan­gan bah­wa pen­didikan adalah pilar uta­ma pem­ban­gu­nan. Lam­pung, den­gan segala potensinya, kini tampil di pang­gung nasion­al seba­gai daer­ah yang serius mema­jukan SDM.

Ke depan, tan­ta­n­gan ten­tu masih banyak: pemer­ataan kual­i­tas seko­lah, pen­ingkatan fasil­i­tas, ser­ta adap­tasi ter­hadap teknolo­gi pen­didikan. Namun peng­har­gaan ini men­ja­di penye­man­gat bah­wa peruba­han besar bisa ter­ja­di den­gan dedikasi, ker­ja sama, dan visi yang jelas.

Den­gan momen­tum Milad ke-13 IWO, pers online dihara­p­kan terus men­gaw­al kebi­jakan pub­lik, ter­ma­suk di sek­tor pen­didikan, agar tetap berpi­hak pada kema­juan masyarakat. Lam­pung kini memi­li­ki pijakan kuat untuk melangkah lebih jauh — dan nama Thomas Amiri­co akan dike­nang seba­gai salah satu motor peng­ger­ak peruba­han terse­but. (Sufiyawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *