Berita Peristiwa

Gelombang Aksi Masyarakat Pati Tuntut Bupati Sadevo Mundur

219
×

Gelombang Aksi Masyarakat Pati Tuntut Bupati Sadevo Mundur

Sebarkan artikel ini
Suasana menjelang tanggal 13 Agustus 2025 di Kantor Bupati Kabupaten Pati, Doc. Fhoto screenshot Unggah media sosial Treands, Senin 12 Agustus 2025.

Pati, SniperNew.id  – Suasana Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memanas jelang tanggal 13 Agustus. Ribuan warga tumpah ruah di jalanan membawa beragam spanduk, poster, serta bantuan logistik yang menumpuk di kendaraan. Aksi ini menjadi sorotan warganet setelah serangkaian unggahan di media sosial Threads memuat seruan tegas agar Bupati Pati, Sadevo, segera dilengserkan dari jabatannya.

Unggahan akun d10n_w4hyu menuliskan pesan bernada peringatan, “Jangan lawan rakyat. Bila rakyat sudah marah, jabatan kalian akan jadi pertaruhan. Satu kata dukung rakyat Pati: ‘Lengserkan Bupati Sadevo’.” Ia juga mengajak wilayah lain untuk mencontoh Pati dan tidak gentar menyuarakan pendapatnya.

Video yang dibagikan memperlihatkan kerumunan besar di alun-alun Pati, dengan latar menara masjid yang menjulang. Kotak-kotak berisi logistik, mulai dari air mineral, bahan makanan, hingga perlengkapan lainnya, tampak memenuhi mobil komando.

  Tragedi Konten Berujung Petaka: Dua Pelajar Diduga Tenggelam Usai Terjun dari Jembatan Pelangi Tegal

Beberapa komentar dari warganet memperlihatkan solidaritas dan dukungan penuh kepada masyarakat Pati. Akun istaqsundly menulis bahwa meskipun satu rakyat kecil melawan pejabat mungkin kalah, jika seluruh rakyat bersatu, pejabat hingga negara bisa tumbang dengan sendirinya. Ia menegaskan bahwa demokrasi menempatkan kekuasaan tertinggi di tangan rakyat, dan Pati menjadi contoh nyata rakyat yang berdaulat.

Akun andipajallo menyebut, “Bupati Sadevo pilihannya Jokowi, harus segera dilengserkan.” Sementara cardacardasa mengungkapkan kebanggaannya melihat Pati bersatu, menyebut bahwa hal itu menunjukkan kedaulatan sepenuhnya di tangan rakyat.

Akun abdul.hasyim.94617 mengajak masyarakat Pati untuk terus maju tanpa mundur, menyingkirkan pejabat yang dianggap tidak kompeten. dian_2504 berharap daerah lain mengikuti langkah Pati agar tidak terus-menerus ditindas.

digopartawijaya, yang mengingatkan bahwa bahkan rezim yang berkuasa selama puluhan tahun pun bisa tumbang jika rakyat sudah marah. onebay.hcp menolak permintaan maaf dari Bupati Sadevo, menilai permintaan itu tidak tulus dan hanya pura-pura.

Akun sofia.djoyodigdo melontarkan pertanyaan pedas kepada pimpinan negara, mempertanyakan keberadaan presiden di tengah kondisi seperti ini. Menurutnya, kepemimpinan pusat terasa seperti boneka.

nurul_ikmalia menyebut Pati sebagai pelopor perlawanan rakyat yang berani bersatu. Ada juga komentar satir dari hadiz38 yang mengusulkan lagu berjudul “Bupati Don, Go ke Laut Please…”. mardianarian5 menambahkan bahwa jika punya malu, bukan hanya Bupati Sadevo yang mundur, tetapi juga tokoh-tokoh lain di pemerintahan pusat.

  Hujan Deras Guyur Aceh Utara, Sejumlah Ruas Jalan Tergenang

Akun gunung.urang berulang kali menyerukan aksi dimulai sejak pagi untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah pusat, khususnya terkait kebijakan yang dinilai membebani rakyat dengan berbagai pajak.

Video yang tersebar memperlihatkan lautan manusia di pusat kota Pati pada malam hari. Di tengah keramaian, terdapat kendaraan yang penuh dengan kardus logistik, buah-buahan, dan perlengkapan lain. Lampu-lampu kendaraan dan ponsel warga berkelip, menciptakan suasana semarak namun tegang.

Suasana menjelang tanggal 13 Agustus 2025 di Kantor Bupati Kabupaten Pati, Doc. Fhoto screenshot Unggah media sosial Treands, Senin 12 Agustus 2025.

Kendaraan komando dengan pengeras suara memimpin yel-yel massa. Sorakan “lengserkan” terdengar dari berbagai penjuru. Di media sosial, warganet menandai momen ini sebagai titik balik bagi perlawanan rakyat terhadap kebijakan yang dianggap merugikan.

Banyak komentar menyuarakan harapan agar aksi Pati menjadi inspirasi bagi daerah lain. gezza_g mengingatkan bahwa pejabat dibiayai oleh uang rakyat, sehingga tidak layak merendahkan masyarakat. bs8856036 berharap aksi ini menjadi pelajaran bagi para pemimpin yang arogan.

  Massa Aksi DPR Bertahan di Slipi hingga Larut Malam

son_mungo mengajak rakyat Indonesia untuk bangkit bersama, sedangkan normamariati dengan tegas menuliskan tagar #LENGSERKANBUPATISADEWO.

Pesan senada diulang kembali oleh gunung.urang yang menegaskan perlunya perlawanan terhadap kebijakan pusat yang dianggap membebani masyarakat.

Gelombang protes ini tampak bukan hanya menyasar Bupati Pati, tetapi juga meluas ke kritik terhadap pemerintah pusat. Nada komentar banyak yang mengarah pada ketidakpuasan atas kepemimpinan nasional, kebijakan pajak, dan tuduhan arogansi pejabat.

Berdasarkan pantauan media sosial, aksi ini memicu resonansi luas. Banyak pihak memuji kekompakan warga Pati, sementara sebagian lainnya mengkhawatirkan potensi gesekan jika tuntutan tidak direspons.

Dari sisi etika demokrasi, aksi massa ini menunjukkan bahwa saluran aspirasi rakyat tetap hidup. Namun, penting bagi semua pihak untuk menjaga agar demonstrasi berjalan damai, menghindari provokasi, dan memastikan tuntutan disampaikan secara konstruktif.

Situasi di Pati menjadi cerminan bahwa di era digital, suara rakyat dapat menyebar dan membesar dengan cepat melalui media sosial. Tagar, video, dan komentar dukungan menjadi bahan bakar gerakan yang melampaui batas geografis daerah.

Apakah tuntutan warga Pati akan direspons oleh Bupati Sadevo atau pemerintah pusat masih menjadi tanda tanya. Namun, satu hal yang pasti, aksi ini telah mengirimkan pesan kuat: ketika rakyat bersatu, mereka mampu mengguncang kursi kekuasaan. (Abdul).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *