Berita Politik

Kapolda Kalteng Pastikan PSU Pilkada Barito Utara Berjalan Aman dan Tertib

724
×

Kapolda Kalteng Pastikan PSU Pilkada Barito Utara Berjalan Aman dan Tertib

Sebarkan artikel ini

Barito Utara, SniperNew.id – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan S.I.K., M.Si., melakukan inspeksi langsung ke sejumlah titik pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara tahun 2024 yang berlangsung pada 2025 ini. Kunjungan tersebut bertujuan memastikan seluruh rangkaian PSU berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur, Sabtu (09/08/2025).

Didampingi Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febryanto, serta Penjabat Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, Kapolda meninjau lokasi rapat pleno rekapitulasi tingkat kecamatan di Aula Kantor Bappeda, Tewen Tengah, pada 7–8 Agustus 2025. Kehadiran jajaran pimpinan kepolisian ini sekaligus menjadi bagian dari langkah antisipasi terhadap potensi kerawanan yang mungkin muncul selama proses demokrasi berlangsung.

Kapolda Kalteng menjelaskan, pengamanan PSU kali ini dilakukan dengan pendekatan yang matang dan terencana. Pemetaan daerah rawan atau titik yang dinilai memiliki potensi gangguan telah dilakukan jauh hari sebelum pelaksanaan.

“Setiap kegiatan demokrasi pasti memiliki potensi kerawanan. Namun, kami sudah memetakan dan mengantisipasi hal itu. Titik-titik yang dianggap rawan telah kami kunci dan siapkan pengamanan maksimal,” ujar Irjen Pol Iwan Kurniawan.

Menurutnya, pengamanan bukan hanya difokuskan pada hari pelaksanaan pemungutan suara, melainkan juga selama tahap rekapitulasi suara di tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten. Personel keamanan akan berjaga di setiap titik strategis, memastikan seluruh proses berjalan lancar tanpa hambatan.

  Golkar Jatim Benahi Aset Daerah

Kapolda juga menegaskan pentingnya peran serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi kondusif. Ia mengimbau para pasangan calon (paslon), tim pemenangan, serta pendukung untuk menghormati proses yang sedang berjalan, menahan diri, dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi memicu gesekan.

“Kami sangat berharap seluruh pihak menjaga keamanan dan ketertiban. PSU ini adalah amanat putusan Mahkamah Konstitusi, dan sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mengawal proses ini sampai selesai,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan, paslon maupun pendukung tidak terburu-buru mengklaim kemenangan atau merasa kalah sebelum Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi mengumumkan hasil rekapitulasi. “Apapun hasilnya, mari kita terima dengan lapang dada demi persatuan masyarakat Barito Utara,” tambah Kapolda.

Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febryanto, dalam kesempatan yang sama memaparkan bahwa sebanyak 550 personel telah dikerahkan untuk mengamankan PSU. Personel tersebut disebar di seluruh kecamatan dan kelurahan yang menjadi lokasi pemungutan suara, serta di titik-titik strategis lainnya.

“Semua anggota yang ditugaskan sudah dalam kondisi siap siaga penuh. Kami memastikan pengawalan dilakukan ketat mulai dari pengamanan logistik, proses pemungutan suara, hingga tahap rekapitulasi,” ungkap Kapolres.

Ia menegaskan bahwa koordinasi antara Polres, Polsek, dan satuan pengamanan lainnya terus dilakukan untuk memastikan respons cepat jika terjadi potensi gangguan. “Pengamanan ini bersifat preventif, tapi kami siap melakukan tindakan tegas sesuai aturan jika ada pihak yang mencoba mengganggu jalannya proses demokrasi,” tegasnya.

  Golkar Jatim Benahi Aset Daerah

Pelaksanaan PSU di Barito Utara merupakan tindak lanjut dari putusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa hasil Pilkada 2024. Keputusan tersebut mewajibkan pelaksanaan pemungutan suara ulang di sejumlah wilayah yang dianggap memiliki pelanggaran prosedur atau masalah administrasi.

Sejak awal, KPU bersama Bawaslu, kepolisian, dan pemerintah daerah telah melakukan persiapan matang. Sosialisasi kepada masyarakat, distribusi logistik, serta pengaturan jadwal pelaksanaan dilakukan dengan mempertimbangkan keamanan dan kenyamanan pemilih.

Kapolda Kalteng menyebut, pihaknya telah melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan logistik di lapangan. “Kami memastikan semua berjalan sesuai prosedur, mulai dari distribusi surat suara hingga keamanan di TPS. Tidak ada ruang bagi pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi untuk kepentingan di luar jalur hukum,” ujarnya.

Selain mengamankan jalannya PSU, Kapolda juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat akan nilai demokrasi yang sehat. Ia mengajak seluruh warga untuk hadir dan menggunakan hak pilihnya dengan bijak, tanpa tekanan, dan berdasarkan pilihan hati nurani.

“Mari kita jadikan PSU ini sebagai momentum untuk menunjukkan bahwa masyarakat Barito Utara mampu melaksanakan demokrasi dengan dewasa dan bertanggung jawab. Suara rakyat adalah penentu masa depan daerah ini,” katanya.

Kapolres Barito Utara menambahkan, kehadiran masyarakat di TPS bukan hanya bentuk partisipasi politik, tetapi juga kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas wilayah. “Semakin tinggi partisipasi, semakin kuat legitimasi hasilnya. Itu yang kita harapkan,” ujarnya.

  Golkar Jatim Benahi Aset Daerah

Pengamanan PSU tidak hanya melibatkan jajaran kepolisian. Sejumlah unsur TNI, Satpol PP, hingga relawan turut membantu mengamankan proses pemungutan suara dan rekapitulasi. Hal ini menunjukkan adanya sinergi lintas instansi demi tercapainya tujuan bersama: PSU yang aman, tertib, dan transparan.

“Semua pihak sudah bekerja sama secara solid. Kami juga berterima kasih kepada media dan wartawan yang terus memberikan informasi akurat kepada masyarakat, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh isu atau hoaks,” kata Kapolda.

Situasi politik di tingkat daerah sering kali memiliki dinamika yang berbeda dibandingkan skala nasional. Kedekatan sosial, hubungan kekerabatan, dan persaingan lokal dapat menjadi faktor yang memengaruhi tensi politik. Oleh karena itu, pengamanan di daerah seperti Barito Utara memerlukan strategi yang tidak hanya mengandalkan kekuatan personel, tetapi juga pendekatan humanis.

Kapolda menegaskan bahwa pihaknya selalu mengedepankan dialog dan mediasi jika terjadi perbedaan pendapat di lapangan. “Kami ingin masyarakat merasa dilindungi, bukan diintimidasi. Keamanan harus dirasakan sebagai hak setiap warga,” tuturnya.

Dengan pengamanan yang terencana, keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, serta koordinasi lintas instansi yang solid, diharapkan PSU Pilkada Barito Utara 2025 dapat berjalan lancar.

Kapolda Kalteng mengakhiri kunjungannya dengan pesan singkat namun tegas: “Jaga keamanan, hormati proses, dan terima hasil dengan jiwa besar. Karena yang kita jaga bukan hanya suara, tetapi juga persatuan.”

Penulis: (Henryanus).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *