Bangkalan, SniperNew.id – Dua kecelakaan beruntun dalam kurun waktu kurang dari tiga jam mengguncang proyek revitalisasi Jembatan Pangeleyan di Desa Pangeleyan, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Madura, dikutip melalui postingan akun Facebook “Teh Nur NY” pada Senin (23/6/2025) dini hari. Sebanyak enam kendaraan terlibat, namun syukurnya, tidak ada korban jiwa.
Dua insiden kecelakaan terjadi di lokasi proyek jalan dengan sistem buka-tutup yang sedang berlangsung. Kejadian pertama terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, disusul kecelakaan kedua pada pukul 05.20 WIB.
Kecelakaan pertama melibatkan truk Fuso dan dua mobil Daihatsu Gran Max. Sedangkan kecelakaan kedua melibatkan Toyota Innova, pikap L300, dan truk Hino tronton.
Pada kecelakaan pertama, truk Fuso yang dikemudikan RK (54), warga Kediri, mengalami rem blong lalu menabrak dua Gran Max yang tengah terparkir. Mobil tersebut milik pekerja proyek, yaitu MS (57), warga Pamekasan, dan AB (43), warga Dukuh Pakis, Surabaya.
Pada kecelakaan kedua, Toyota Innova yang dikemudikan HB (31), warga Sumenep, melaju kencang dan kehilangan kendali di dekat lokasi proyek. Kendaraan tersebut menabrak pikap L300 milik AF (49), warga Bangkalan, yang kemudian terdorong ke arah truk Hino tronton bernopol DA 8524 ZR yang dikemudikan MR (49), warga Sidoarjo.
Kedua insiden terjadi di lokasi proyek revitalisasi Jembatan Pangeleyan, sebuah proyek yang tengah berlangsung di Jalan Raya Pangeleyan, Desa Pangeleyan, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Madura.
Kecelakaan pertama terjadi pada Senin dini hari pukul 03.00 WIB, sedangkan kecelakaan kedua menyusul pukul 05.20 WIB di lokasi yang sama, hanya berselang dua jam lebih.
Menurut Kasat Lantas Polres Bangkalan, AKP Diyon Fitrianto dan Kanit Gakkum Ipda Jauhari, penyebab utama dua kecelakaan ini adalah kelalaian pengemudi, kecepatan tinggi, dan kelayakan kendaraan yang tidak diperiksa sebelum perjalanan.
“Tidak ada korban jiwa dalam dua insiden ini, namun enam unit kendaraan rusak. Kami minta seluruh pengemudi lebih berhati-hati,” tegas Ipda Jauhari.
Petugas Satlantas Polres Bangkalan telah memasang papan peringatan di tiga titik strategis dari arah timur dan barat proyek, masing-masing berjarak 1 km, 750 meter, dan 500 meter dari lokasi. Sistem lalu lintas buka-tutup juga diberlakukan selama pengerjaan proyek.
Proyek revitalisasi jembatan sepanjang 15,6 meter dan lebar 6 meter ini ditangani oleh kontraktor CV Tri Surya Jaya, dengan estimasi waktu pengerjaan selama satu minggu.
Imbauan untuk Pengendara
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar: Selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, Mengurangi kecepatan di dekat area proyek dan tanjakan, Tidak menyerobot jalur buka-tutup, Melakukan pengecekan rutin pada kendaraan, khususnya sistem rem, Mematuhi arahan petugas lapangan
Alhamdulillah, dua kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun kerusakan kendaraan cukup parah dan menjadi peringatan bagi semua pengguna jalan untuk lebih waspada.
Mari jadikan peristiwa ini sebagai pengingat penting bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Disiplin, kesabaran, dan kepatuhan terhadap aturan bisa menyelamatkan nyawa.
Editor: (Red)
Sumber Facebook: (Teh Nur NY)



















