Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Arini Ruth Yuni br Siringoringo pegawai KPP Pratama Cilandak Jakarta Selatan benar DPO Polrestabes Medan .

135
×

Arini Ruth Yuni br Siringoringo pegawai KPP Pratama Cilandak Jakarta Selatan benar DPO Polrestabes Medan .

Sebarkan artikel ini

Medan, Snipernews.id — 

Kehe­bo­han melan­da pub­lik Medan menyusul beredarnya infor­masi diduga menye­satkan di akun Tik­Tok atas nama Joshua Simatu­pang 02 .

Akun terse­but menuduh Surat daf­tar Pen­car­i­an Orang (DPO) yang dikelu­arkan Pol­restabes Medan ter­hadap Ari­ni Ruth Yuni br Siringoringo, Eri­ka br Siringoringo, dan Nur­in­tan br Naba­ban tidak benar .

Perny­ataan terse­but dini­lai seba­gai upaya pele­ce­han ter­hadap kin­er­ja kepolisian dan telah menim­bulkan kere­sa­han di masyarakat.
Akun Joshua Simatu­pang 02 juga sem­pat mem­balas komen­tar dari neti­zen den­gan men­gatakan ” media tidak jelas” ,

Perny­ataan terse­but dini­lai juga sudah men­jatuhkan Mar­wah dan marta­bat pro­fe­si jur­nalis dan pen­gusa­ha ser­ta pemi­lik media yang sela­ma ini telah berkon­tribusi bersama pemer­in­tah dalam menya­jikan pem­ber­i­taan yang adil dan berim­bang ser­ta men­dukung pro­gram pro­gram pemer­in­tah dan kepolisian .

Akun tik­tok Joshua Simatu­pang 02 men­da­p­at sorotan tajam dari berba­gai pihak.  Sebelum­nya, Leo Zai dari kan­tor hukum DRS & Part­ners juga mem­berikan perny­ataan seru­pa di beber­a­pa media online, mengk­laim telah berko­or­di­nasi den­gan pihak kepolisian dan meny­atakan DPO terse­but pal­su.

  Waspada Berita Hoaks Jelang Pilkada, Bhabinkamtibmas Polsek Gadingrejo Ingatkan Warga

Hal ini semakin mem­perkeruh situ­asi dan menim­bulkan per­tanyaan besar ten­tang pro­fe­sion­al­isme seo­rang oknum kuasa hukum yang seharus­nya men­jun­jung ting­gi hukum dan tidak menye­satkan pub­lik den­gan edukasi dan perny­ataan nya .

Kuasa hukum kor­ban, Hen­ry Pak­pa­han, S.H.,  den­gan tegas mem­ban­tah klaim terse­but.  Dalam kon­fer­en­si pers di Pol­restabes Medan, didampin­gi kor­ban Doris Feni­ta br Marpaung dan Riris br Marpaung , 23/05/2025 ,  Pak­pa­han meny­atakan, “Akun Tik­Tok Joshua D. Simatu­pang san­gat menye­satkan pub­lik. Kepolisian tidak mungkin salah dalam men­gelu­arkan sta­tus DPO.” Tegas­nya .

Pak­pa­han mene­gaskan ” keper­cayaan saya pada kin­er­ja Pol­restabes Medan san­gat baik  ” terang nya

Hen­ry Pak­pa­han menan­tang pihak yang mer­agukan keab­sa­han DPO untuk men­em­puh jalur hukum yang benar.  “Ambil langkah hukum, prap­eradi­lan, jan­gan hanya bicara di media sosial , jika memang DPO pal­su kena­pa pada saat kon­fer­en­si pers di kan­tor imi­grasi kemarin para DPO tidak dihadirkan, kena­pa harus dis­em­bun­yikan ” tegas­nya.

Ia juga mem­per­tanyakan alasan keti­ga ter­sang­ka dis­em­bun­yikan saat kon­fer­en­si pers di kan­tor imi­grasi,  mengin­gatkan pent­ingnya meng­hadirkan mere­ka untuk mem­per­tang­gung­jawabkan per­bu­atan­nya.

Pak­pa­han menyerukan kepa­da kepala kan­tor KPP Prata­ma Cilan­dak Jakar­ta Sela­tan tem­pat Ari­ni Ruth Yuni br Siringoringo bek­er­ja segera men­gul­ti­ma­tum kepa­da pegawainya untuk meny­er­ahkan diri kepa­da polisi biar segera pros­es hukum bisa ber­jalan .

  Polres Barito Utara Salurkan 1 Ton Beras Lewat Gerakan Pangan Murah

Hen­ry Pakpahan,S.H juga mem­inta kepa­da Men­tri Keuan­gan ibu Sri Mulyani , Dir­jen Pajak bapak Bimo Wijayan­to , dan Kepala Kan­tor KPP Prata­ma Cilan­dak Jakar­ta Sela­tan mengam­bil sikap tegas kepa­da pegawainya yang tidak mematuhi hukum dan men­ja­di buro­nan kepolisian Repub­lik Indone­sia .

” kepa­da bapak Kapol­ri jen­der­al pol Listyo Sig­it Prabowo , Kapol­da Sumut Irjen pol Whis­nu Her­mawan feb­ruan­to dan Kapol­restabes Medan Kombes pol Gideon Arif Seti­awan  dim­inta untuk aten­sikan kasus ini kare­na diduga oknum kuasa hukum telah men­coreng insti­tusi kepolisian den­gan tidak mem­per­cayai kin­er­ja kepolisian den­gan men­gatakan bah­wa DPO yang diter­bitkan polisi itu pal­su

Buat selu­ruh masyarakat Indone­sia dan aparat kepolisian jika meli­hat dan men­e­mukan mere­ka dimana saja segera menangkap dan meny­er­ahkan keti­ga DPO terse­but kepa­da pihak berwa­jib agar pros­es hukum dap­at ber­jalan lan­car ”  Hardiknya

Lan­jut sebelum nya ‚keti­ga ter­sang­ka telah dite­tap­kan seba­gai ter­sang­ka pada 6 Jan­u­ari 2025  lalu atas kasus pen­ga­ni­ayaan ter­hadap Doris Feni­ta br Marpaung dan Riris br Marpaung dan dite­tap­kan Pasal 170 Jo 351 KUHP .

Sta­tus DPO dikelu­arkan kare­na mere­ka dini­lai tidak koop­er­atif, mangkir dari pang­gi­lan kepolisian, dan pada saat dilakukan pen­jem­putan oleh polisi dike­tahui mere­ka bera­da di luar negeri dari pihak kelu­ar­ga .

  Tren Spiritual Modern: Layanan Supranatural di Lamongan Jadi Solusi Rumah Tangga dan Energi Negatif

Atas dasar itu penyidik mengam­bil langkah hukum yang tegas den­gan mene­tap­kan sta­tus DPO kepa­da tiga ter­sang­ka pada tang­gal 14/04/2025 , den­gan Nomor DPO mas­ing-mas­ing ter­sang­ka adalah:

- Eri­ka br Siringoringo: DPO / 59 /IV / RES 1.6/ 2025 / Reskrim
— Ari­ni Ruth Yuni br Siringoringo: DPO / 60 /IV / RES 1.6/2025/Reskrim
— Nur­in­tan br Naba­ban: DPO / 61 /IV / RES 1.6 /2025 / Reskrim

Hen­ry Pak­pa­han meny­atakan akan mengam­bil sikap dan langkah hukum  ter­hadap pemi­lik akun Tik­Tok Joshua D. Simatu­pang, Ia juga menghim­bau masyarakat untuk tidak takut ter­hadap intim­i­dasi sia­pa saja dan tetap men­dukung kin­er­ja kepolisian.  “Jan­gan takut den­gan anca­man dan intim­i­dasi dari pihak man­a­pun jika kita benar,” tutup­nya.  Kasus ini kini men­ja­di sorotan pub­lik dan menan­tikan perkem­ban­gan selan­jut­nya dari pihak berwa­jib.

Dihim­bau juga agar Pol­restabes Medan selaku insti­tusi res­mi yang men­gelu­arkan sta­tus DPO kepa­da 3 ter­sang­ka agar angkat bicara. Hal ini san­gat pent­ing agar tidak ada oknum PH den­gan mudah mele­cehkan Kepolisian dan menye­satkan masyarakat dalam perny­ataan di media sosial .

Red/Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *